[SERIES] Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 2

Title                 : [SERIES] Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 2

Length             : Series

Rating             : PG

Genre              : Medical, Romance, Melodrama, Family

Author             : Shin Ra Rin [@EzraSari]

Cast                 : – Cho Kyuhyun, – Choi Sooyoung, – Choi Siwon, – Tiffany Hwang, and many more

 

Haii readers ku~~ kita ketemu lagi… mungkin dari kebanyakan orang tidak begitu paham dengan FF medical version sehingga kalian tidak meninggalkan komentar… well~~ its okay.. Its no problem for me but… Honestly, I’m so sad 😦 ….

Okay langsung mulai saja ya ceritanya.. Happy Reading Guys :))

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 2 Start-

 

“Aaaaahhhhhhhh……..!!!!” teriakan keras terdengar.

 

Pagi itu, Dr. Choi Sooyoung terbangun dan teriak ketakutan karena melihat Cho Kyuhyun berdiri di depannya sambil menggosok gigi, hanya mengenakan celana pendek. Sooyoung terbatuk-batuk, lalu ia melempari Kyuhyun dengan bantal.

 

Sooyoung : “Apa yang kau lakukan padaku? Kau melakukan sesuatu yang buruk padaku, ya kan?”

 

Kyuhyun tidak menjawab, hanya berusaha menghindar lemparan bantal Sooyoung. Sooyoung bingung mencari senjata, ia mengambil remote TV. Menggunakannya sebagai senjata dan tanpa sengaja menyalakan TV yang kebetulan menyiarkan berita mengerikan :

 

“Cara yang dipakai pemerkosa semakin berani saja hari demi hari, Polisi mengumumkan, mereka telah menangkap Tuan Cho yang memperkosa 3 orang wanita yang sedang mabuk dengan berpura-pura menjadi pacar mereka, menolong mereka pulang ke rumah, tapi sebenarnya membawa mereka ke rumahnya.”

 

Kyuhyun menoleh ke arah Sooyoung. Sooyoung panik dan menutupi tubuhnya.

 

Sooyoung : “Aku akan melaporkanmu pada polisi. Jangan mendekat!”

 

Kyuhyun : “Ini rumahku.”

 

Sooyoung : “Ini bukan rumahmu, ini rumahku. Dasar pria hidung belang, tunggu saja. Oh dimana ponselku.”

 

Sooyoung berusaha mengambil tasnya dan terjatuh dari tempat tidur. Kyuhyun dengan polos ingin membantu Sooyoung tapi Sooyoung teriak lagi.

 

Sooyoung : “Jangan mendekat!!”

 

Sooyoung melihat sekitar apartemen dan mulai sadar. Ia tanya berapa nomor apartemen ini.

 

Kyuhyun : “Unit 101.”

 

Sooyoung merasa malu, dia yang salah masuk kamar. Sooyoung minta Kyuhyun memutar kepalanya. Kyuhyun bingung dan memutar kepala seperti olah raga. Sooyoung kesal.

 

Sooyoung : “Bukan seperti itu. Berbalik dan lihat sebelah sana, jangan melihatku.”

 

Kyuhyun dengan patuh berbalik. Sooyoung berusaha mengenakan bajunya dengan cepat sambil bicara sendiri.

 

Sooyoung : “Ah ini benar-benar memalukan. Jangan melihat!”

 

Kyuhyun menghentikan kegiatannya gosok gigi sebentar untuk menjawab.

 

Kyuhyun : “Baik.” Lalu gosok gigi lagi.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Kyuhyun dan Sooyoung jalan keluar apartemen.

 

Sooyoung : “Maaf, ada kesalahpahaman. Aku tinggal di kamar itu sampai minggu lalu. Aku tinggal di kamar No. 201 sekarang, tepat diatasmu.”

 

Kyuhyun hanya menoleh. Sooyoung kembali menjelaskan.

 

Sooyoung : “Passwordnya pasti tidak diganti. Saat aku mabuk, aku pulang ke rumah lama dan menekan password itu. Kau mengerti situasiku, kan?”

 

Kyuhyun : “Tidak.” Kyuhyun jalan terus. Sooyoung masih belum tahu kondisi Kyuhyun, ia mengejar Kyuhyun.

 

Sooyoung : “Hei aku minta maaf, kau baru pindah ke asrama ini kan? Kau kerja di bagian apa?”

 

Kyuhyun : “Saya Cho Kyuhyun, dokter baru di bagian anak.”

 

Sooyoung : “Ah, kau dokter baru itu ya, aku tidak bertemu denganmu karena aku pulang cepat kemarin. Aku Choi Sooyoung, dokter tahun ke-2 bagian anak. Kita bicara biasa saja ya, karena kau adalah juniorku.”

 

Kyuhyun tiba-tiba berhenti, lalu menghafal petunjuk jalan.

 

Kyuhyun : “Sampai di toko serba ada, belok kanan.” Kyuhyun langsung jalan tanpa menjawab Sooyoung. “Melewati Laundry, jalan terus.” Lanjut Kyuhyun. Sooyoung mulai kesal.

 

Sooyoung : “Apa kau sengaja mengacuhkanku?” Kyuhyun terus menghafal.

 

Kyuhyun : “Di halte bis 80 meter di depan, Naik bis No. 202.” Sooyoung tidak percaya Kyuhyun bersikap seperti ini padanya, meskipun ia melakukan kesalahan.

 

Kyuhyun menoleh ke arah Sooyoung. Sooyoung ingin Kyuhyun bicara dengannya, tapi Kyuhyun memalingkan wajahnya lagi. Ternyata Kyuhyun sedang menghitung.

 

Kyuhyun : “Jumlah total waktu yang dibutuhkan untuk sampai RS 16 menit. Perhentian bis 8 kali.” Kyuhyun jalan lagi.

 

Sooyoung tampak takjub : “Dia ini memang punya tekad kuat atau dia orang aneh?” Sooyoung mengejar Kyuhyun.

 

-(Univ Seongwon Hospital)-

 

Saat di RS, Sooyoung baru mengerti kondisi Kyuhyun dari Dr. Lee Donghae.

 

Sooyoung : “Tidak heran, penampilannya tampak biasa saja, tapi ia tampak tidak normal kalau mulai bicara. Profesor tidak mengatakan apapun?”

 

Donghae : “Ya, ngomong-ngomong, bukankah paling tidak kau punya teman yang tinggal di asrama RS?”

 

Sooyoung : “Ne, Kyuhyun punya koneksi yang bagus.”

 

Donghae : “Aku heran, direktur bukan tipe orang yang suka bermain-main dengan manajemen SDM.”

 

Dr. Choi Siwon datang. Sooyoung langsung membangunkan rekan-rekannya yang masih tidur. Kyuhyun juga melihat Siwon, ia langsung membungkuk. Siwon diam saja. Siwon melirik Sooyoung, lalu melemparkan sesuatu ke arah Sooyoung. Sooyoung heran.

 

Sooyoung : “Kenapa memberiku toner (cairan penyegar tapi untuk pria/after-shave) untuk pria?”

 

Siwon : “Nafasmu masih bau alkohol, pakai itu di wajahmu sebelum mengadakan kunjungan pada pasien.”

 

Sooyoung : “Aku tidak mau. Aku bisa pakai parfum.”

 

Siwon : “Tapi kau tidak punya parfum.”  Siwon langsung pergi. Rekan-rekan Sooyoung cekikikan. Sooyoung membentak mereka.

 

Sooyoung : “Jangan ketawa.” Kyuhyun dengan polos menambahkan.

 

Kyuhyun : “Di kamar mandi umum di tempat kami punya ini. Yang baunya seperti kakek-kakek.” Semua seniornya ketawa.

 

Siwon mulai memimpin kunjungan pasien pagi ini.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Perawat Jo duduk di tengah pasien anak, ada yang tanya bagaimana cara menghindari penindasan di sekolah. Perawat Jo mulai memberi saran yang tidak-tidak.

 

Perawat Jo : “Kalian pergi ke depan kantor guru dan menantang anak yang paling kuat di sekolah, kalian harus menyembunyikan pasir di tangan kalian dan membidik ke mata anak itu.”

 

Tiba-tiba Kepala Perawat Nam menegurnya : “Apa yang kau lakukan? Jangan mengajari anak-anak hal-hal buruk dan lakukan tugasmu.” Perawat Jo langsung mengiyakan dan pergi dengan patuh.

 

Seorang anak mencibir : “Dia itu pembohong, dia bahkan tidak bisa melawan Perawat Nam.”

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Perawat di bagian anak menggosipkan Kyuhyun : “Bagaimana orang seperti itu bisa masuk ke bagian anak? Ini benar-benar nepotisme.” Mereka melihat rombongan Choi Siwon dan langsung menyambutnya.

 

Dr. Lee : “Ah, ini dokter baru kita, Cho Kyuhyun.” Cho Kyuhyun membungkuk dan mulai mengenalkan diri seperti biasa.

 

Kyuhyun : “Apa kabar.. Kangwon-do..” Dr. Woo tampak kesal.

 

Dr. Woo : “Sudah lupakan saja. Itu memalukan.” Kyuhyun menunduk.

 

Kepala Perawat Nam : “Senang bertemu anda Dr. Cho, saya Kepala Perawat Nam Joo Yeon.”

 

Perawat Senior Jo juga mengenalkan diri dengan ramah. Kyuhyun membungkuk pada mereka.

 

Dr. Choi Siwon ingin mereka bersiap untuk operasi Eun Ji. Perawat Nam memberanikan diri.

 

Perawat Nam : “Profesor.. ini hanya pendapat saya pribadi, tapi Eun Ji sebaiknya mendapat perawatan psikiater lebih dulu.”

 

Choi Siwon tahu suster Nam adalah kepanjangan tangan Sooyoung.

 

Siwon : “Kalau itu hanya pendapatmu pribadi, aku akan menerimanya sebagai pendapat pribadi.”

 

Siwon tetap akan melakukan operasi. Ia jalan ke arah kamar pasien. Perawat Nam hanya menggelengkan kepala pada Sooyoung. Sooyoung menghela nafas, ia tidak bisa melawan Choi Siwon.

 

Rombongan dokter mulai mengecek pasien satu per satu. Choi Siwon memberikan evaluasi dan petunjuk apa yang harus diberikan pada para pasien.

 

“Kenapa kau sama sekali tidak mencatat?” tanya Donghae heran dengan Kyuhyun.

 

Kyuhyun menunjuk kepalanya : “Sudah, disini.” Sooyoung tampak tidak percaya.

 

Sooyoung : “Kalau begitu katakan pada kami, apa perintah yang harus kau lakukan selama kunjungan ini.”

 

Kyuhyun menyebutkan satu-persatu : “Kamar 1101, Min Woo Young, ganti infus antibiotik ke PO (lewat mulut), berikan antibiotik cepha yang ke-2. Kamar 1103, Seo Ah Eun, harus konsultasi dengan bagian nutrisi….” Kyuhyun mampu mengingat semua nama dan perintah untuk setiap pasien. Seniornya harus bolak-balik melihat catatan, dan terlihat bengong karena semua yang dikatakan Kyuhyun benar.

 

Sooyoung kesal : “Cho Kyuhyun.. perintah itu tidak sama dengan bahan pelajaran untuk otakmu.” Sebelum Sooyoung melanjutkan tegurannya, Siwon memotongnya dan minta Kyuhyun tidak diganggu.

 

Siwon : “Biarkan saja dia.” Siwon segera pergi diikuti rombongan, Siwon tersenyum tipis. Kyuhyun membungkuk pada ibu pasien itu.

 

Sebelum keluar kamar, Kyuhyun melihat lukisan kupu-kupu di atas tempat tidur Seong Ho. Kyuhyun membaca namanya, Yoo Seong Ho. Kyuhyun mendekat dan tanya.

 

Kyuhyun : “Apa Seong Ho yang menggambar semua kupu-kupu itu?” Ibu Seong Ho tersenyum.

 

Ibu Seong Ho : “Ia ingin menjadi ahli entomologi dan ia suka sekali dengan kupu-kupu.”

 

Kyuhyun berkata pada Seong Ho : “Lukisan kupu-kupumu cantik sekali. Aku juga suka kupu-kupu.”

 

Ibu Seong Ho hanya tersenyum dan membersihkan tangan anaknya. Tiba-tiba tangan itu terkulai lemas. Kyuhyun kelihatan waspada. Seong Ho bangun dan muntah. Muntahannya berwarna hijau kekuningan (empedu). Kyuhyun tampak semakin gelisah. Kyuhyun langsung keluar, tidak mengikuti jadwal visite Dr. Choi Siwon, tapi langsung tanya pada perawat Jo.

 

Kyuhyun : “Apa penyakit Yoo Seong Ho.”

 

Perawat Jo : “Seong Ho dioperasi 3 hari lalu untuk biliary cyst (pelebaran kista pada saluran empedu). Kyuhyun ingin melihat laporan tentang Seong Ho.

 

Kyuhyun kembali lagi ke kamar Seong Ho.

 

Kyuhyun : “Sejak kapan Seong Ho jadi lemas?”

 

Ibu Seong Ho : “Ia mengeluh sakit perut sejak kemarin dan mulai lemas.”

 

Kyuhyun : “Kapan dia mulai muntah?”

 

Ibu Seong Ho : “Mulai pagi ini.” Kyuhyun memeriksa perut Seong Ho.

 

Kyuhyun : “Apa Seong Ho sudah buang air kecil?” Tapi ibu Seong Ho menggeleng.

 

Ibu Seong Ho : “Belum, sejak kemarin.” Perawat Jo juga kelihatan gelisah. Kyuhyun mendengarkan perut Seong Ho, lalu menekannya. Seong Ho kesakitan. Kyuhyun memejamkan mata dan memulai mengerti apa masalah Seong Ho.

 

Ibu Seong Ho panik dan membuat Siwon serta rombongannya kembali lagi.

 

Kyuhyun : “Seong Ho harus segera dioperasi sekarang juga, harus cepat.”

 

Sooyoung : “Coba jelaskan alasannya secara detil pada kami.”

 

Siwon : “Diamlah. Apa Yoo Seong Ho adalah pasien Chief Go?” Perawat Jo membenarkan. Siwon mengeluh dalam hati. Siwon mengajak Kyuhyun bicara diluar.

 

Kepala Perawat Nam : “Tenanglah karena Seong Ho akan baik-baik saja.” Ibu Seong Ho mulai menangis.

 

Ibu Seong Ho : “Dokter juga sudah berkata seperti itu kemarin, tapi apa ini?” Kyuhyun mondar-mandir sambil terus bicara : “Seong Ho dalam bahaya, Seong Ho dalam bahaya.”

 

Siwon : “Diam.” kemudian memandangi Kyuhyun.

 

Sooyoung : “Memang bahaya seperti apa?”

 

Kyuhyun : “Sudah lewat 3 hari pasca operasi tapi ia demam, perutnya sakit dan ia memuntahkan empedu.”

 

Siwon : “Itu bisa karena Ileus (penyumbatan di usus), pasien bisa memuntahkan empedu pasca operasi.”

 

Kyuhyun : “T-tidak..masih ada lagi. Seong Ho mengalami dehidrasi dan tidak bisa buang air kecil sejak kemarin. Dan di area sekitar perut terasa lembut.”

 

Sooyoung : “Itu bisa saja pergerakan ususnya belum pulih dan mungkin itu sakit pasca operasi.”

 

Kyuhyun : “Tidak benar, kalau operasinya berjalan lancar, ia pasti akan segera kuat. Anak-anak itu kuat, kalau dokter melakukan pekerjaan dengan benar maka anak-anak akan segera pulih.”

Kata-kata Kyuhyun membuat semua terdiam. Siwon hanya menatap tajam Kyuhyun.

 

Siwon : “Siapa dokter jaganya?”

 

Donghae : “Dokter bagian pankreas.” Siwon minta Perawat Jo memanggil Chief Go.

 

Perawat Jo : “Chief Go pergi menghadiri seminar.”

 

Siwon : “Cepat telp langsung Chief Go dan kau Cho Kyuhyun mulai sekarang, jangan mengatakan atau melakukan apapun.” Siwon dan rombongannya pergi. Dr. Woo kesal pada Kyuhyun.

 

Dr. Woo : “Kau ini memang suka mencari perhatian, cepat ikut kami.” Kyuhyun kelihatan bimbang, antara kamar Seong Ho atau pergi mengikuti Prof Choi Siwon. Kyuhyun mau tidak mau jalan ke arah Siwon.

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Perawat Jo berusaha telp Chief Go, tapi tidak juga diangkat.

Chief Go sedang sibuk “seminar”. Ternyata dia sedang asyik main golf bersama Eksekutif Direktur Lee Hyuk Pil dan boss  lain. Chief Go mengacuhkan ponselnya.

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

– (Ruang Operasi) –

 

Siwon siap-siap untuk mengoperasi Eun Ji. Kyuhyun juga ada di ruang operasi.

 

Dr. Lee : “Apa sebaiknya ia mengatakan soal pasien Seong Ho pada dokter bagian pankreas yang sedang jaga?”

 

Siwon : “Tolong kau fokus pada pasienmu sendiri (Eun Ji).”

 

Sooyoung : “Untuk jaga-jaga.. sebaiknya Prof Kim Jae Joon..”

 

Siwon kesal : “Tidak ada satupun dari kalian yang fokus.” Kyuhyun masih mondar-mandir dengan gelisah. Ia benar-benar gelisah.

 

Siwon menunjukkan foto CT-scan tentang otak Eun Ji : “Kondisinya semakin parah dibanding hasil CT-scan yang lalu. Kalau saja kita mengikuti saran Dr. Sooyoung untuk menunda operasi dan membiarkan pasien dirawat oleh psikiater dulu, apa yang akan terjadi?”

 

Sooyoung menunduk : “Saya minta maaf.” Siwon baru sadar.

 

Siwon : “Mana Cho Kyuhyun?” Semua juga heran, karena tadi Kyuhyun ada di sini. Siwon mengeluh. Sooyoung dan Donghae tampak kesal.

 

“Apa dia pergi ke kamar pasien Chief Go?” Kyuhyun meninggalkan kamar operasi, membuka maskernya dan pergi ke kamar Seong Ho.

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Direktur Park mendengarkan keluhan Kim Taeyeon soal Tiffany. Taeyeon adalah ibu tiri Tiffany dan Tiffany masih belum bisa menerimanya.

 

Direktur Park : “Aku mengerti, ini karena Tiffany sangat menyayangi mendiang ibu kandungnya. Kau bersabarlah dan beri kesempatan pada Tiffany.” Tiba-tiba ponsel Direktur Park berdering. Kyuhyun menelponnya dan kedengarannya sangat panik. Direktur Park minta Kyuhyun bicara perlahan.

 

– (@Other Side) –

 

Chief Go dan Executive Lee main golf bersama boss perusahaan obat, setelah basa-basi.

 

Boss : “Apa produk perusahaan saya bisa dikatakan sudah lolos review RS Seongwon?”

 

Chief Go : “Saya sudah memakai produk itu dan boss jangan khawatir.” Salah seorang caddy memberikan ponsel Chief Go.

 

Caddy : “Ponsel anda berdering terus dari tadi.” Chief Go menerimanya, ia kelihatan kesal.

 

Perawat Jo : “Kondisi Seong Ho mengkhawatirkan dan apa bisa dilimpahkan pada dokter lain. Pada Prof Choi Siwon atau bagian Bedah Hati-Pankreas?”

 

Chief Go : “Tidak! Pasien itu milikku! Jangan biarkan orang lain menyentuhnya! Aku yang akan mengurusnya!”

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Kyuhyun mondar-mandir di kamar Seong Ho. Perawat Jo lari masuk dan berkata Chief akan datang dalam 2 jam. Kyuhyun menggeleng.

 

Kyuhyun : “Tidak, 2 jam sudah sangat terlambat!” Kepala Perawat Nam tanya soal mengalihkan pasien ke bagian Bedah Hati-Pankreas. Perawat Jo menggeleng, karena Chief Gotidak setuju. Ibu Seong Ho panik tingkat dewa.

 

Ibu Seong Ho : “Cepat, saya mohon lakukan sesuatu! Saya mohon! Anakku yang malang, anakku Seong Ho.”

 

Kyuhyun mengamati lukisan kupu-kupu dan juga Seong Ho. Lalu ia membuat keputusan nekad, Kyuhyun ingin menarik tempat tidur Seong Ho ke ruang operasi.

 

Kepala Perawat Nam mencoba menahan bed Seong Ho.

 

Kepala Perawat Nam : “Dokter! kita tidak memiliki ijin! Perawat Jo lakukan sesuatu!” Kyuhyun tidak peduli, ia fokus untuk segera membedah Seong Ho. Perawat Jo bukan mencegahnya, tapi membantu melepas pengait bed.

 

Perawat Jo : “Maafkan saya Chief, maafkan saya…” Dan kemudian membantu Kyuhyun membawa pasien Seong Ho ke ruang operasi. Chief Nam mengejar mereka sampai di lift, ia teriak-teriak tapi Perawat Jo dan Kyuhyun tetap membawa Seong Ho ke ruang Operasi.

 

Perawat Jo : “Maafkan saya chief..maafkan saya.” Asisten Direktur Kang Hyun Tae melihat mereka.

 

Kang Hyun Tae : “Apa yang terjadi?”

 

Kyuhyun dan Perawat Jo dihadang perawat bagian ruang operasi.

 

Perawat : “Kami mendapat telp dari pusat, dia tidak boleh dioperasi tanpa ijin.”

 

Perawat Jo : “Aku sudah berkali-kali minta maaf, aku akan minta maaf sekali lagi.”

 

Perawat Jo menerjang kedua perawat wanita itu dan menarik Seong Ho masuk ke kamar operasi. Chief Nam sampai di depan ruang OR.

 

Perawat Jo : “Ini cuma mimpi. Bukan ini mimpi buruk. Sialan!”

 

Dr. Hong mendengar laporan keributan ini dan lapor pada Prof Choi Siwon.

 

Dr. Hong : “Dr. Cho Kyuhyun memasukkan pasien di ruang operasi tanpa ijin. Mereka ada di ruang sebelah.”

 

Siwon : “Bagaimana dengan Chief?”

 

Dr. Hong : “Chief Go akan kembali dalam 2 jam. Dia berencana mengoperasi pasien itu sendiri, jadi tidak ada seorang pun yang boleh menyentuh pasiennya.”

 

Sooyoung : “Saya merasa 2 jam akan sangat terlambat.” Siwon menghela nafas dan tetap konsentrasi pada Eun Ji.

 

Kyuhyun dan Perawat Jo mulai memasang kabel-kabel di tubuh Seong Ho. Chief Nam masuk ke ruang Operasi.

 

Chief Nam : “Jangan lakukan apapun. Ini masih belum terlambat, cepat kembalikan pasien ke kamarnya.” Kyuhyun tidak peduli, ia mulai membaca tanda-tanda vital Seong Ho di monitor.

 

“Denyut jantung 160, tekanan darah 80/40, suhu badan 39 derajat.” Perawat Jo juga mulai panik.

 

Perawat Jo : “38.9 oh ini tidak bagus.. apa yang harus kita lakukan? denyut jantungnya semakin menurun.” Kyuhyun tampak panik.

 

Kyuhyun : “Kita harus segera mengoperasinya atau Seong Ho akan mati. Aku akan mengoperasinya.” Tangan Kyuhyun gemetaran karena tegang. Ia terlalu tegang sampai menjatuhkan barang-barang di ruang operasi.

 

Chief Nam : “Dokter, anda harus tenang.”

 

Pintu ruang operasi di samping bergeser. Siwon muncul, ia masih dalam proses membedah Eun Ji. Siwon marah pada Kyuhyun.

 

Siwon : “Apa kau tahu apa yang kau lakukan?!” Kyuhyun tidak tahu, ia hanya tahu menyelamatkan Seong Ho saat ini juga. Kyuhyun langsung teriak.

 

Kyuhyun : “Ini syok septic (kondisi serius yang terjadi akibat infeksi berat sehingga membuat tekanan darah turun), bisa terjadi peritonitis (peradangan pada peritoneum – lapisan tipis dari jaringan yang melapisi organ-organ perut dan terletak di dalam dinding perut).

 

Siwon stres dan membentak Kyuhyun : “Tutup mulutmu!” Tapi Kyuhyun masih berbicara.

 

Siwon teriak lagi : “Tutup mulutmu!” Kyuhyun pun akhirnya terdiam.

 

Siwon memutuskan : “Aku akan melakukannya. Dengarkan baik-baik, kita memiliki dua orang pasien untuk dioperasi secara bersamaan. Dr. Sooyoung dan Woo Il Kyu tetap bersama Eun Ji. Dr. Donghae, Hong Gil Nam dan Kim Sun Joo, ganti baju dan sarung tangan kalian dan ambil alih Seong Ho. Hong Gil Nam, cepat siapkan meja operasi. Kim Sun Joo, bawa semua dokter yang sedang kosong sekarang. Dr. Donghae kau bersiap untuk melakukan laparotomy (operasi yang dilakukan untuk membuka abdomen/perut)

 

Perawat Jo juga ingin membantu, ia dulu sering membantu di ruang operasi. Siwon menyetujui dan juga minta bantuan Chief Nam.

 

Siwon : “Setiap kali pindah kamar operasi, bantu saya mengganti jubah dan sarung tangan secepat mungkin.” Chief Nam mengerti.

 

Siwon : “Pembedahan mulai!”

 

Kyuhyun : “Saya juga ingin ikut..saya juga ingin ikut.”

 

Siwon : “Kau keluar. Kubilang, keluar dari kamar operasi!” Kyuhyun menolak.

 

Kyuhyun : “Saya ingin tetap berada di samping Seong Ho.” Siwon membentaknya.

 

Siwon : “KELUAR!” Kyuhyun masih gelisah dan tidak mau beranjak. Tapi akhirnya ia keluar juga setelah menoleh sekali lagi pada Seong Ho.

 

Siwon memimpin dua operasi sekaligus. Kang Hyun Tae berdiri mengamati operasi dari ruang atas.

 

Kyuhyun muncul, ia juga mengamati operasi itu, tapi tidak menyapa Kang Hyun Tae ataupun melakukan kontak mata dengan Siwon. Tetap fokus pada tindakan medis yang diterapkan untuk Seong Ho. Siwon tampak kesal melihat Kyuhyun. Ia masih mengurus Eun Ji. Direktur Park muncul. Kyuhyun hanya menoleh sekilas, lalu fokus lagi pada jalannya operasi.

 

Direktur Park heran : “Kenapa kau ada disini?”

 

Kang Hyun Tae : “Choi Siwon, ia benar-benar hebat.” Kyuhyun tampak gelisah, kenapa Seong Ho belum dioperasi juga.

 

Siwon : “Dr. Sooyoung kau urus tumor Eun Ji.” Lalu Siwon jalan ke kamar operasi Seong Ho. Siwon mulai mempelajari hasil CT-scan Seong Ho dan menemukan kejanggalan operasi sebelumnya.

 

Siwon : “Kalau bukan operasi Roux-en Y tidak dilakukan dengan benar atau mesentry-nya (lapisan ganda peritoneum) tidak dijahit dengan benar…”

 

Kyuhyun tiba-tiba bicara lewat microphone : “Level Amylase (enzim yang memecah zat pati menjadi gula) dan lipase-nya (enzim yang memecahkan lemak) normal sebelum operasi, tapi sekarang…” Siwon membentaknya dan minta Kyuhyun diam. Siwon mulai melakukan pembedahan pada Seong Ho. Mereka menemukan masalahnya.

 

Siwon : “Jahitan pada mesentry tidak benar sehingga usus kecilnya masuk ke dalam. Ini kesalahan yang masuk akal bagi orang yang tidak terlalu paham operasi roux-en y (operasi bypass lambung yang ditemukan oleh Cesar Roux)

 

Siwon serta timnya mulai memperbaiki kondisi perut dan usus Seong Ho.

 

Donghae : “Kalau mereka menunda operasinya maka kondisinya akan semakin parah. Saya rasa warna ususnya sudah mulai normal lagi.” Siwon diam saja.

 

Siwon : “Berikan terus larutan saline (larutan garam/seperti Ringer) dan cek kondisi usus kecilnya.” Siwon jalan ke arah kamar Eun Ji. Kang Hyun Tae merasa kagum. Tapi Kyuhyun mulai teriak.

 

Kyuhyun : “Darah..darah! cepat..cepat..”

 

Dr. Donghae teriak : “Darah menggenangi pankreas Seong Ho!”

 

Direktur Park : “Ada masalah apa?” Siwon kembali dan lapor.

 

Siwon : “Ada pendarahan sekitar pankreas, tapi belum tahu sumbernya.”

 

Dr. Park : “Apa ada masalah dengan jahitan dekat kandung kemih?” Dr. Sooyoung teriak dari sebelah.

 

Sooyoung : “Kami sudah selesai dengan operasi Eun Ji, tapi masih belum tahu apa tumor Eun Ji berkembang atau tidak.”

 

Siwon : “Biarkan, selesaikan yang bagian bawah dulu.” Sooyoung mengerti.

 

Siwon terus menyerap pendarahan di perut Seong Ho.

 

Siwon : “Untungnya usus kecilnya sudah pulih dan pankreasnya stabil, akan jadi masalah kalau kita hanya menyelesaikan operasi tanpa memeriksa. Tapi tetap saja, sumbernya belum diketahui.”

 

Kyuhyun teriak : “Order..! Order!” Siwon dan tim-nya menoleh ke arah Kyuhyun. Siwon sadar, pasti maksudnya perintah pemberian obat.

 

Siwon : “Apa obat yang disuntikkan untuk Seong Ho?”

 

Dr. Hong : “Generasi ke-3 Cepa dan Heta Vizen.” Siwon terkejut.

 

Siwon : “Apa katamu?”

 

Kyuhyun langsung teriak dan mengatakan komposisi Heta Vizen.

 

Kyuhyun : “Kalau Heta Vizen disuntikkan pada anak-anak, akan menyebabkan kolestasis (cairan empedu tidak bisa mengalir dari liver ke usus 12 jari) dan pendarahan. Saat ini sudah dilarang penggunaannya bagi anak-anak di AS. Tapi sejak bulan Maret digunakan di klinik di Korea.”

 

Kyuhyun ini seperti kamus berjalan dan ia masih terus bicara.

 

Kyuhyun : “Fasilitas kesehatan dalam negeri harus berhati-hati dengan penggunaannya, dan tidak boleh menyuntikkannya pada anak-anak. Dari artikel MediChild Weekly Edisi bulan April hal 16.”

 

Setelah mengerti masalahnya, Siwon mulai membereskan pendarahan dalam perut Seong Ho. (Ini karena Chief Go dan Executive Lee menerima sogokan dari pabrik obat untuk menggunakan obat yang berbahaya bagi anak-anak, kemakmuran dokter nomor satu dan nasib pasien nomor sekian. Yang penting bisa main golf di tempat elit, seminar di LN dan memiliki banyak fasilitas, pasien meninggal ..ya nasib).

 

Sooyoung teriak : “Saya sudah menyelesaikan bagian saya untuk Eun Ji.” Siwon mengerti dan akan segera ke kamar Eun Ji. Siwon minta Donghae menyelesaikan bagian Seong Ho. Ia harus kembali ke Eun Ji.

 

Beberapa saat kemudian, Siwon dan tim jalan keluar dari ruang operasi. Direktur Park, Kang Hyun Tae dan Kyuhyun menyambut mereka. Dr. Park memuji Siwon.

 

Dr. Park : “Kedua operasi berjalan lancar, kalian sudah bekerja keras.”

 

Kang Hyun Tae juga memuji dan berterima kasih pada Siwon. Mereka mengajak Siwon menemui para wali anak-anak itu.

 

Chief Go lari-lari ke ruang operasi dan terkejut melihat Direktur dan Asisten Direktur juga ada disini. Direktur Park dan Kang Hyun Tae hanya melihat dengan pandangan dingin pada Chief Go Choong Man lalu pergi.

 

Chief Go tanya pada Siwon : “Siapa yang memberimu izin melakukan operasi?”

 

Siwon tidak menanggapi, ia langsung menghantam wajah Kyuhyun. Dr. Donghae langsung menahan Siwon.

 

Donghae : “Prof!” Sementara Sooyoung langsung menolong Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum. Ini membuat Siwon semakin emosi.

 

Siwon : “Kau tersenyum?” Sooyoung menyuruh Kyuhyun segera minta maaf.

 

Siwon melepaskan diri dari Donghae.

 

Siwon : “Bagaimana ia bisa minta maaf kalau dia bahkan tidak tahu apa kesalahannya? Apa karena pasiennya baik-baik saja, maka semuanya bersorak? Ini jelas tidak baik-baik saja. Kita mungkin beruntung kedua anak itu masih hidup, tapi mungkin juga keduanya bisa mati. Dan itu karena kau! Orang yang lebih jelek dari dokter yang cuek adalah dokter yang tidak kompeten. Kelakuanmu yang tidak pakai pikiran itu akan membuat baik pasien dan dokternya mati!”

 

Sooyoung : “Saya janji akan bicara dengan Kyuhyun.”

 

Siwon : “Pastikan agar aku tidak perlu melihat wajahnya lagi.” Sooyoung mengajak Kyuhyun pergi.

 

Siwon masih marah, ia menendang peralatan yang ada di kamar operasi. Donghae minta Siwon untuk tenang.

 

Chief Go : “Apa yang terjadi?”

 

Siwon marah : “Apa anda tidak bisa melihatnya?” Chief Go tersinggung.

 

Chief Go : “Beraninya kau bicara seperti itu di depan senior…” Tiba-tiba ada sebuah bola golf yang jatuh dari saku Chief Go. Siwon menangkap bola golf itu dan mengembalikannya pada Chief Go dengan muka dingin.

 

Siwon menatap tajam Chief Go. Lalu jalan pergi.

 

Perawat Jo : “Jadi anda pergi ke seminar golf?!”

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Sooyoung mengobati wajah Kyuhyun.

 

Sooyoung : “Apa kau benar-benar tidak tahu kesalahanmu?” Kyuhyun tidak melihat Sooyoung.
Kyuhyun : “Na-bi..Na-bi (kupu-kupu).. yebbeu nabi..(kupu-kupu cantik).”

 

Sooyoung pusing : “Kau ini bicara apa? Apa kau benar-benar tidak tahu? Dengar baik-baik, dokter bedah adalah yang paling tahu kondisi pasiennya. Akan berbahaya kalau dokter bedah lain mengoperasi pasien itu dengan alasan darurat saja. Ini karena dokter bedah lain tidak tahu semua variabel dalam kondisi pasien itu, dan jika ada masalah, maka dokter bedah lain itu akan membuat kesalahan yang lebih besar. Itulah mengapa Profesor minta kau menunggu Chief Go, karena dia dokter bedahnya. Ok?”

 

Kyuhyun tidak merespon. Sooyoung menghela nafas.

 

Sooyoung : “Satu lagi. Fokus adalah segalanya bagi kami, tapi kau membuat kami tidak fokus hari ini. Kami semua panik hari ini. Apa kau tahu kesalahanmu sekarang?” Kyuhyun masih diam saja. Sooyoung minta Kyuhyun menjawab, tapi Kyuhyun tetap diam. Sooyoung mendapat panggilan dari UGD dan harus segera pergi.

 

Sooyoung : “Kau jangan kemana-mana, kau tunggu aku disini. Kau tidak boleh pergi sendirian.” Sooyoung kemudian pergi.

 

Perawat Jo datang, ia menyentuh bahu Kyuhyun. Lalu mengulurkan kepalan tangan, ingin mengajak toss. Kyuhyun mengira diajak main batu gunting kertas, ia mengulurkan telapak tangannya. Perawat Jo minta Kyuhyun mengepalkan tangannya. Kyuhyun melakukan dan keduanya toss kepalan tangan.

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Siwon menghadap Direktur Park.

 

Siwon : “Saya minta maaf karena dalam sekejap Saya kehilangan kesabaran karena Kyuhyun.”

 

Dr. Park : “Aku mengerti. Anak itu melakukan sesuatu yang membuatmu marah, aku juga minta maaf karena memberikan beban yang tidak perlu untukmu.” Siwon menjadi tidak enak.

 

Siwon : “Jangan berkata seperti itu pada saya. Kita seharusnya lebih memikirkan soal Heta Vizen daripada Kyuhyun.”

 

Dr. Park : “Iya aku setuju, itu adalah masalah yang harus kita selesaikan. Ada yang harus kau ketahui soal Kyuhyun.”

 

– (@Other Side) –

 

Siwon berada di atap RS dan teringat kata-kata gurunya tadi.

 

Dr. Park : “Aku ingin menjelaskan ini agar kau tidak salah paham. Alasan kenapa Kyuhyun tersenyum waktu kau memukulnya adalah karena ia masih memiliki kecenderungan autistik. Rasa takutnya keluar dengan bentuk yang berlawanan. Karena masalah itu, dia (Kyuhyun) sering dipukuli teman-temannya sejak kecil. Karena ia tetap tersenyum meskipun dipukul.”

 

Siwon hanya menghela nafasnya.

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Kyuhyun duduk di samping tempat tidur Seong Ho. Kyuhyun mengucapkan terima kasih pada Seong Ho. Kyuhyun keluar dan membungkuk pada Ibu Seong Ho.

 

Ibu Seong Ho : “Terima kasih, dokter ..terima kasih. Berkat anda, Seong Ho hidup lagi. Saya akan mengatakan pada Seong Ho untuk hidup dengan sepenuh-penuhnya. Dan saya akan mengatakan kepadanya untuk menjadi orang hebat seperti anda. Terima kasih, terima kasih.” Ibu Seong Ho menangis dan berulang kali membungkuk pada Kyuhyun, Kyuhyun juga balas membungkuk.

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Kyuhyun duduk di taman RS sambil mengamati kupu-kupu, ia terkesima melihat kupu-kupu itu. Sooyoung mencari Kyuhyun kemana-mana, dan akhirnya ia melihat Kyuhyun duduk sambil mengamati kupu-kupu. Sooyoung kemudian menghampiri dan menegur Kyuhyun.

 

Sooyoung : “Aku kan tadi memintamu untuk tidak kemana-mana, kau benar-benar tidak mendengarkanku.” Sooyoung duduk di samping Kyuhyun, ia memberikan roti untuk Kyuhyun.

 

Sooyoung : “Kau belum makan siang kan? Ini makanlah.” Kyuhyun tidak mau makan. Sooyoung heran.

 

Sooyoung : “Kenapa tidak mau makan? Meskipun sedang kesal, kau tetap harus makan.” Kyuhyun tetap tidak mau. Sooyoung membuka plastik roti dan menyuapkan roti ke mulut Kyuhyun.

 

Sooyoung : “Ayo makan. Buka mulutmu, Aaa.. Ayo makanlah.” Kyuhyun menutup mulutnya dan memalingkan wajah, tapi Sooyoung terus memaksanya. Siwon melihat keduanya dan menghela nafas. Prof Kim Jae Joon memanggil Siwon.

 

Prof Kim : “Kudengar kau mendapat banyak masalah karena anak yang tidak jelas itu. Kau seharusnya tidak menerimanya. Kau seharusnya ada di departemenku, tapi kenapa kau mencari masalah sendiri dan minta dipindah ke bagian Anak?”

 

Siwon : “Saya tidak memiliki masalah, dan setiap bagian juga memiliki masalah.”

 

Prof Kim : “Tapi bagianmu memiliki banyak masalah dan juga Choi Sooyoung.”

 

Siwon tidak mengerti : “Choi Sooyoung?”

 

Kim Jae Joon : “Kami memiliki pasien anak dengan Hepatoblastoma (Pertumbuhan sel-sel ganas di dalam liver yang akhirnya membentuk tumor), dua hari lalu ia ingin memindahkan anak itu. Hanya karena ia yang pertama di kelas, apa dia meremehkan teman-teman sekelasnya? Chief Go mungkin sibuk mengurusnya, tapi itu.. bukan perintahmu kan?”

 

Siwon : “Bukan, saya akan mengoreksinya.” Kim Jae Joon tampak puas.

 

Kim Jae Joon : “Kau hanya perlu mengikuti aturan dan jangan bersikap arogan. Ah .. dan juga.. kau harus bersikap baik pada Kepala Bagianmu, dia adalah temanku, kau benar-benar tidak tahu rasa hormat.” Kim Jae Joon pergi bersama rombongannya. Siwon hanya bisa memandang kesal kearah Sooyoung dan Kyuhyun.

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Sekarang giliran Perawat Jo yang harus menghadapi kemarahan Kepala Perawat Nam.

 

Kepala Perawat Nam marah : “Kau bukan perawat bedah, meskipun dulu pernah jadi perawat bedah. Bukan berarti kau bisa meninggalkan tanggung jawabmu dan melanggar aturan RS. Lagipula kau berani mengabaikan perintahku..”

 

Perawat Jo : “Ya, bukannya saya melanggar aturan RS atau apa..”

 

Kepala Perawat Nam : “Jadi kau merasa benar?”

 

Perawat Jo : “Bukan begitu, tapi… Seong Ho hidup kan?”

 

Chief Nam : “Aku tahu itu, tapi saat kau meninggalkan bangsal ini, bagaimana kalau terjadi peristiwa darurat lain?”

 

Perawat Jo : “Saya minta maaf, saya memang salah.” Perawat Jo menunduk.

 

Chief Nam : “Aku minta kau mengajukan surat pernyataan maaf secara resmi dan pemotongan gaji.”

 

Perawat Jo protes : “Saya akan mengajukan 100 lembar surat pernyataan maaf, tapi jangan potong gaji. Karena biaya sewa rumahnya tinggi dan juga… jatah makan saya sangat banyak.” Tiba-tiba anak-anak menerobos masuk ke kantor mereka.

 

Dong Jin (Pasien anak) memberikan pasir satu kantong penuh pada Perawat Jo.

 

Dong Jin : “Ini..pakai ini untuk dilempar ke mata Chief Nam.” Astaga… Perawat Nam langsung melotot marah ke Perawat Jo.

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

-(@Kang Hyun Tae’s room)-

 

Kang Hyun Tae berbicara dengan seseorang di telp.

 

Kang Hyun Tae : “Saya sudah membuat perubahan, dengan strategi yang biasa tidak akan berhasil. Saya akan menjelaskan detilnya nanti. Kita mungkin bisa berada dalam satu perahu.”

 

Tiffany menemui Kang Hyun Tae. Tiffany memberikan proposal. Kang Hyun Tae membaca sambil komen.

 

Kang Hyun Tae : “Presdir Kim sepertinya marah kemarin?”

 

Tiffany membenarkan : “Ibu tiriku selalu sensitif kalau menyangkut soal manajemen HRD.”

 

Kang Hyun Tae : “Saya minta maaf karena tidak bisa mengajukan rencana manajemen yang lebih baik.” Tiffany justru memuji Hyun Tae.

 

Tiffany : “Kemampuan anda terlalu bagus untuk RS kami.”

 

Hyun Tae berterima kasih atas pujian Tiffany. Tiffany merasa penasaran.

 

Tiffany : “Kenapa orang sehebat anda bersedia datang untuk menyelamatkan RS biasa seperti ini?”

 

Kang Hyun Tae : “Apa maksudnya dengan biasa? RS Seongwon adalah yang terbaik di negeri ini. Nilainya tidak kalah dengan perusahaan besar.”

 

Tiffany tersenyum dan minta Kang Hyun Tae mengajarinya.

 

Kang Hyun Tae : “Baiklah, meskipun kantor Tiffany adalah perpanjangan departemen saya, saya hanya pengamat saja, anda yang harus memimpin RS ini kelak.” Tiffany pun hanya tersenyum.

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Sooyoung mengajak Kyuhyun masuk ke ruang dokter.

 

Dr. Woo Il Kyu protes : “Bukankah kata Prof Choi, bilang jangan membuatnya melihat Kyuhyun?” Sooyoung membungkamnya.

 

Sooyoung : “Diam, aku yang akan mengurusnya.” Siwon masuk ruang dokter dan memanggil Sooyoung untuk ke ruangannya. Siwon langsung marah.

 

Siwon : “Kenapa kau mengusik bagian bedah Hati-Pankreas? Ini bukan orang lain, ini pasien Kepala Bagian Kim, orang pertama di departemen Bedah Hati-Pankreas! Tidak ada masalah pada pasiennya, tapi kau dengan sembarangan berani memindahkannya?”

 

Sooyoung mencoba membela diri : “Mereka belum tahu, tapi…”

 

Siwon membentaknya : “DIAM!” Siwon tampak pusing.

 

Siwon melanjutkan : “Jangan pernah menyentuh pasien Chief Kim lagi. Mengerti?” Sooyoung terpaksa mengiyakan.

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Seorang gadis remaja berjalan sambil lompat-lompat ke arah counter perawat anak. Gadis itu memberi salam dengan ceria.

 

Soo Jung : “Hei.. Ratu kecantikan resmi dari bagian Anak.. Soo Jung kembali…!”

 

Para perawat menyambut Soo Jung dengan gembira tapi juga sedikit sedih.

 

Perawat Hye Jin : “Kenapa kau masuk kesini lagi? Kukira kau sudah sehat selama ini karena tidak pernah kesini lagi.”

 

Soo Jung cerita : “Aku pergi ke sekolah lagi setelah absen lama, tapi aku jatuh lagi.”

 

Perawat Hye Jin : “Apa kau baru saja dari UGD?”

 

Soo Jung membenarkan : “Aku sebenarnya merasa baik-baik saja, tapi mereka ingin aku rawat inap lagi. Aku bosan.”

 

Beberapa saat kemudian Dr. Cho Kyuhyun datang untuk memberikan laporan, Soo Jung langsung terpesona.

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Siwon minta Kyuhyun pulang jam 6 hari ini. Semua dokter terkejut.

 

Sooyoung : “Dokter, mana yang bisa pulang secepat itu?” Kyuhyun juga ingin tetap berada di RS. Tapi Siwon tidak bisa dilawan.

 

Siwon : “Jangan membuatku mengulanginya!” Kyuhyun cemberut.

 

Sooyoung mengejar Siwon.

 

Sooyoung : “Saya mengerti jika anda masih marah pada Kyuhyun pagi tadi, tapi dengan memintanya pulang cepat itu sayang sekali, dia memiliki kemampuan.”

 

Siwon : “Kemampuannya adalah masalahnya. Cho Kyuhyun memiliki pengetahuan medis yang luar biasa dan kemampuan diagnosa. Dia sudah 3 atau 4 langkah di depan kalian. Bukan, mungkin lebih jauh lagi di depan. Tapi Cho Kyuhyun hanya berpikir tentang menyembuhkan pasien.”

 

Sooyoung : “Itu sebenarnya tidak salah.”

 

Siwon : “Salah, ini bukan membuat keputusan sebagai seorang dokter, melainkan reaksi mekanik seperti robot yang telah terlatih. Cho Kyuhyun yang kulihat selama 2 hari ini adalah robot. Orang yang hanya ingin menyelamatkan pasien apapun yang terjadi.”

 

Sooyoung : “Saya merasa perbandingan itu terlalu kasar, Cho Kyuhyun juga memiliki perasaan.”

 

Siwon membenarkan : “Tapi yang kumaksudkan adalah pola pikir sebagai seorang dokter. Kyuhyun tidak memiliki pola pikir itu. Savant syndrome? Jenius? Bukan. Itu adalah disfungsi otak dan efek sampingnya. Ini manifestasi lain dari autisme.”

 

Sooyoung masih berusaha membantah : “Alasan kenapa ia terlihat seperti robot mungkin karena ia tidak bisa mengekspresikan dirinya dengan baik.”

 

Siwon : “Ekspresi diri itu bukan masalah, tapi untuk seorang dokter, mentalitasnya jadi masalah. Kau juga melihatnya sendiri kan. Dalam situasi yang sangat menegangkan, dia menunjukkan gerakan kompulsif yang merupakan pola autisme. Perilaku aneh yang berulang dan bicara dalam nada tinggi. Itu adalah tendensi awal autis. Jika ia terus seperti itu, pasti akan terjadi kecelakaan cepat atau lambat.”

 

Sooyoung : “Itu benar, tapi itu juga mungkin karena ia belum 100% sembuh. Profesor, jika anda bisa lebih mempertimbangkannya sampai ia menjadi lebih baik lagi..”

 

Siwon marah : “Choi Sooyoung, yang harus kau perhatikan adalah pasien. Bukan Cho Kyuhyun. Kalau kau mengabaikan tugasmu karena masalah yang tidak penting, kau juga harus keluar. Ingat itu.”

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Kyuhyun pulang menggunakan bis. Sooyoung mengejarnya. Ia tersenyum lebar melihat Kyuhyun. Sooyoung melambai pada Kyuhyun dan Kyuhyun balas membungkuk.

 

Sooyoung : “Kukira aku akan ‘muntah darah’ (istilah yang dipakai untuk tersengal-sengal/kehabisan nafas) karena mengejarmu.”

 

Kyuhyun : “Kurasa itu kerusakan pada esofagus dan lambung.” Sooyoung geli mendengarnya.

 

Sooyoung : “Bukan.. bukan itu. Maksudku susah sekali mengejarmu sampai kupikir aku akan mati.”

 

Kyuhyun mengangguk : “Ah..ya.”

 

Sooyoung menghibur Kyuhyun : “Kau akan berangkat dan pulang kerja sesuai jadwal untuk sementara, nanti kau pasti akan tugas 24 jam.” Kyuhyun diam saja.

 

Sooyoung : “Apa kau benar-benar marah?”

 

Kyuhyun menggeleng : “Tidak.”

 

Tiba-tiba perut Kyuhyun bunyi keras sekali. Sooyoung tertawa.

 

Sooyoung : “Kenapa bunyi perutmu lebih keras dari mesin bis? Apa kau makan dengan benar?”

 

Kyuhyun : “Dari toko serba ada, aku makan Jeonju bibimbap, kimbap, atau American salad sandwich. Rasanya enak sekali.” Sooyoung tidak percaya.

 

Sooyoung : “Bagaimana kau bisa makan itu setiap hari?”

 

Kyuhyun : “Saya tidak bosan meskipun makan itu setiap hari.” Sooyoung mengajak Kyuhyun turun.

 

Kyuhyun protes : “Tapi masih ada 8 kali stop lagi.” Tapi Sooyoung tetap memaksa dan akhirnya Kyuhyun menurut dengan Sooyoung.

 

Sooyoung mengajak Kyuhyun belanja.

 

Sooyoung : “Aku akan masak untukmu setiap hari, katakan apa yang ingin kau makan.”

 

Kyuhyun : “Kalbijjim – iga kukus”

 

Sooyoung : “Itu sulit, yang lain?”

 

Kyuhyun : “Bulgogi.”

 

Sooyoung : “Aku tidak suka karena terlalu manis. Yang lain?”

 

Kyuhyun : “Dak Kalbi dan sup sayuran.”

 

Sooyoung : “Itu terlalu merepotkan, yang lain?”

 

Kyuhyun agak kesal : “Aku makan kimbap saja.”

 

Sooyoung : “Apa kau tidak mempedulikan kebaikanku? Baiklah, kita makan telur gulung, rumput laut dan kimchi. Bagaimana?”

 

Kyuhyun terpaksa mengiyakan. Lalu menghembuskan nafas kesal saat Sooyoung pergi.

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Direktur Executive Lee minum bersama Chief Go dan Kang Hyun Tae. Lee Hyuk Pil marah pada Chief Go karena tidak berhasil menyingkirkan Direktur Park tapi justru mendapat malu karena menggunakan obat yang terlarang. Itu akan memberi mereka alasan untuk mengeluarkan Kyuhyun. Padahal hari ini adalah kesempatan yang bagus. Chief Go hanya bisa minta maaf.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Sooyoung jalan pulang bersama Kyuhyun. Sooyoung menggoda Kyuhyun.

 

Sooyoung : “Kau benar-benar genit. Kemarin, tanpa sengaja aku membuka kunci apartemenmu, masuk dan tidur. Seharusnya kau membangunkanku dan menyuruhku pergi. Apa kau membangunkanku?” Kyuhyun menoleh sekilas, tanpa menjawab.

 

Sooyoung : “Aigoo.. Coba lihat.. kenapa kau tidak membangunkanku?”

 

Kyuhyun : “Kau tidur nyenyak.”

 

Sooyoung geli : “Ya benar.. ini pasti karena kau ingin melihatku setengah tidak mengenakan baju kan?” Kyuhyun tidak bisa menjawab.

 

Sooyoung menunjuk Kyuhyun : “Oh lihat.. coba lihat dirimu, kau ini genit sekali.” Kyuhyun diam saja.

 

Sooyoung memujinya : “Paling tidak kau punya penilaian yang bagus. Yah, memang benar kalau panggilanku di fakultas kedokteran dulu adalah Godiva (kepanjangan dari tubuh Dewi).”

 

Kyuhyun : “Dewi seperti apa…”

 

Sooyoung membentaknya : “Aku juga tidak tahu Dewi apa! Dasar genit.”

 

Kyuhyun : “Aku tidak melihat tubuhmu, aku melihat wajahmu.”

 

Sooyoung heran : “Kenapa kau melihat wajah orang asing?”

 

Kyuhyun menjawab jujur : “Karena cantik.” Sooyoung tertegun.

 

Kyuhyun : “Karena wajahmu sangat cantik dibawah sinar bulan.” Sooyoung kelihatan sedikit malu, lalu menggoda Kyuhyun lagi.

 

Sooyoung : “Hei, kau bisa bertahan di masyarakat ini. Kau lumayan juga.” Sooyoung jalan ke rumah sambil senyum-senyum sendiri.

 

Keduanya pulang ke apartemen Kyuhyun. Sooyoung lupa beli minyak canola, ia minta Kyuhyun membelinya ke toko.

 

Sooyoung : “Belinya jangan toko serba ada karena mahal, mengerti?” Sooyoung memberikan uang pada Kyuhyun. Kyuhyun mengerti dan pergi. Sooyoung mulai membereskan belanjaan mereka. Ia menyadari piring berisi biskuit cokelat milik Kyuhyun.

 

Sooyoung : “Sejak kapan biskuit cokelat ini?” Sooyoung membuang biskuit itu dan tanpa sengaja ia juga membuang scalpel hijau Kyuhyun.

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Siwon dan Tiffany pergi bersama ke bar bertema RS.

 

Pemilik bar : “Sudah lama sekali.” Siwon memanggilnya Hyung dan minta minuman seperti biasa.

 

Tiffany mengingatkan Siwon : “Ini adalah tempat dimana aku mengajak Oppa kencan saat aku mabuk. Oppa.. apa yang kau pikirkan akhir-akhir ini, selain aku?”

 

Siwon tersenyum : “Rumah sakit dan pasien. Itu saja.”

 

Tiffany mengangguk : “Sudah kuduga. Oppa, aku bercanda, tapi seharusnya kau selingkuh sekali saja. Istilah medisnya, Oppa ini sedang dalam kondisi koma secara emosional. Kurasa Oppa perlu sesuatu untuk memicumu. Keluar dan hiruplah udara segar lalu kembalilah padaku.”

 

Siwon geli : “Jangan mengatakan hal yang bodoh.”

 

Tiffany : “ Aku merasa itu suatu cara yang akan berhasil.”

 

Siwon menghiburnya : “Dokter memang seperti ini, kadang mereka lelah dan bosan dengan gaya hidupnya, tapi mereka akan segera segar kembali. Ada waktunya aku bisa menikmati hidup ini sepenuhnya.”

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Sooyoung mencoba membuat telur gulung, tapi telurnya tidak mau menggulung juga. Sementara itu Kyuhyun sibuk mencari sesuatu. Ia membongkar semua barang. Sooyoung minta Kyuhyun menyiapkan nasi.

 

Kyuhyun : “Apa kau melihat barang-barang yang ada di meja?”

 

Sooyoung heran : “Barang apa?”

 

Kyuhyun : “Scalpel hijau.”

 

Sooyoung tidak tahu : “Tadi aku hanya membuang semua yang berantakan di atas meja, apa kau kehilangan sesuatu?”

 

Kyuhyun panik : “k-kemana kau membuangnya?”

 

Sooyoung menunjuk keluar : “ke tong sampah diluar.” Kyuhyun langsung lari keluar. Sooyoung mengejarnya. Kyuhyun mengacak-acak tong sampah.

 

Akhirnya Kyuhyun menemukan scalpel hijaunya.

 

Sooyoung heran : “Apa itu? Apa sesuatu yang penting?” Kyuhyun menoleh ke arah Sooyoung dengan pandangan marah. Kyuhyun langsung jalan cepat ke arah rumah. Sooyoung mengejarnya.

 

Sooyoung : “Aku hanya mencoba bersih-bersih dan tanpa sengaja membuangnya. Aku minta maaf.”

 

Kyuhyun marah : “Jangan datang ke rumahku lagi. Kau tidak perlu masak untukku, aku akan makan kimbap.” Kyuhyun masuk.

 

Sooyoung teriak-teriak : “Cho Kyuhyun! Cho Kyuhyun.” Sooyoung garuk-garuk kepalanya. Pusing menghadapi Kyuhyun.

 

– (@Other Side) –

 

Siwon jalan sendirian dan memikirkan kembali kata-kata kerasnya pada Sooyoung. Ia hanya menghela nafas.

 

 

Kyuhyun sibuk membersihkan scalpelnya. Ia melihat ponsel Sooyoung berdering, tas dan ponsel Sooyoung ketinggalan di apartemen Kyuhyun. Ada telp dari Prof Choi Siwon. Kyuhyun mengangkatnya.

 

Siwon heran : “Bukankah ini ponsel Choi Sooyoung?”

 

Kyuhyun menjawab : “Ini … Cho Kyuhyun.”

 

Siwon : “Cho Kyuhyun, kenapa kau yang menjawab telp Sooyoung?”

 

Kyuhyun : “Mohon tunggu sebentar.” Kyuhyun lari keluar, Sooyoung juga turun  untuk mengambil tas dan ponselnya. Kyuhyun menyerahkan barang-barang Sooyoung.

 

Kyuhyun : “Profesor meneleponmu.” Kyuhyun langsung pergi.

 

Siwon menyindir Sooyoung : “Apa sampai sekarang kau masih berperan sebagai wali Cho Kyuhyun?”

 

Sooyoung : “Nde? bukan seperti itu.. tapi kenapa anda telp?”

 

Siwon : “Aku hanya mengingatkan kau soal Eun Ji.” Lalu Siwon menutup telpnya.

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Kyuhyun tiduran sambil mengelap scalpel plastiknya dengan sapu tangan. Ia ingat waktu main dokter-dokteran dengan kakaknya. Kyuhyun pura-pura memeriksa dan membedah kakaknya. Kakak Kyuhyun geli, lalu mulai membalas menggelitik Kyuhyun, keduanya tampak ceria. Kyuhyun membayangkan kakaknya membelai kepalanya.

 

Kyuhyun : “Hyung..kau tahu, hari ini rasanya aku lari mengelilingi lapangan olahraga 10 kali” (itu artinya Kyuhyun lelah secara fisik dan mental). Kakak Kyuhyun menepuk bahu adiknya. Kyuhyun pun tertidur.

 

– (Keesokan Harinya) –

 

Paginya, Kyuhyun sibuk membaca buku di ruang dokter. Sooyoung minum kopi lalu mendekati Kyuhyun.

 

Sooyoung : “Apa kau masih marah? Jangan marah lagi, aku minta maaf.”

 

Kyuhyun tidak menjawab, ia semakin menunduk. Sooyoung duduk di meja.

 

Sooyoung : “Apa sebenarnya kesalahanku? Apa mungkin itu pemberian dari cinta pertamamu? benar kan?” Kyuhyun semakin menunduk sampai wajahnya menempel pada buku. Kyuhyun masih marah dan tidak ingin melihat Sooyoung. Dr. Lee memanggil Kyuhyun, ia mengajak Kyuhyun pergi ke NICU (Neo-Natal Intensive Care Unit). Kyuhyun langsung mengiyakan dan pergi.

 

Sooyoung kesal : “Anak ini..jual mahal sekali.”

 

– Good Doctor (Kyuyoung Version) –

 

Kang Hyun Tae bertemu dengan Direktur Park Jung Soo.

 

Direktur Park : “Aku ingin mengadakan rapat etika untuk masalah Chief Go. Chief Go pasti merasa ini tidak adil, tapi ini adalah masalah yang sangat serius.”

 

Kang Hyun Tae : “Saya usul, bagaimana kalau kali ini mereka menutupinya.” Direktur Park terkejut mendengarnya.

 

Kang Hyun Tae menjelaskan : “Ini akan membuat bagian anak menjadi sasaran kritik, ini tidak akan baik untuk bagian itu.”

 

Direktur Park : “Aku tidak percaya, jadi..kita tutupi saja kesalahan Chief Go?”

 

Kang Hyun Tae menjelaskan : “Sebelum ini.. dewan telah berselisih dengan anda soal Cho Kyuhyun, yang meninggalkan kesan bahwa anda melakukan perubahan staf karena ingin membalas mereka.”

 

Direktur Park : “Itu tidak masuk akal.”

 

Kang Hyun Tae : “Tolong anda mempertimbangkannya lagi, ini demi Bagian Anak dan Cho Kyuhyun.”

 

 

Kyuhyun ikut Dr. Lee mengunjungi bayi-bayi. Kyuhyun tertarik dengan percakapan Chief Kim bersama orang tua seorang bayi.

 

Chief Kim : “Saya tidak bisa memaksakan operasi pada bayi anda karena sudah terjadi intestinal necrosis (kematian sel-sel dalam usus) dan berat bayi hanya 550 gram. Kondisi otaknya juga tidak baik. Jika kondisi seluruh tubuhnya seperti itu, tidak mungkin dilakukan operasi.”

 

Orang tua bayi itu memohon untuk tetap mencoba melakukan operasi.

 

Prof Kim : “Saya minta maaf, meskipun dipaksakan operasi, tingkat keberhasilannya akan rendah sekali.” Ibu bayi itu menangis.

 

Ibu bayi : “Kami sudah menunggu 7 tahun untuk mendapatkan bayi ini.”

 

Prof Kim : “Saya sekali lagi minta maaf, meskipun anda pergi ke RS lain, tanggapannya akan sama. Anda harus menyiapkan hati anda.”

 

 

Choi Siwon menemui Direktur Park.

Siwon : “Kenapa rapat komite dibatalkan? Ini berarti kita tidak jadi menghukum kesalahan Chief Go?”

 

Direktur Park : “Jika mereka mengoreksi kesalahan Chief Go, kalian bisa kena getahnya. Aku ingin menyelesaikan ini dengan peringatan keras.”

 

Siwon marah : “Ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan peringatan keras, ini menyangkut nyawa pasien.”

 

Dr. Park : “Aku tahu maksudmu, tapi bukankah Chief Go juga bagian keluarga kita?”

 

Siwon kesal : “Sejak kapan Chief Go jadi bagian dari keluarga kita?”

 

Dr. Park : “Bagaimanapun ia adalah Kepala Bagian Anak.”

 

Siwon masih marah : “Apa ini karena Cho Kyuhyun? Apa mereka minta anda menutupi masalah ini dan sebagai gantinya, membiarkan Cho Kyuhyun tetap bekerja?”

 

Direktur Park mencoba menyangkalnya.

 

Siwon : “Saya tidak bisa membiarkan Direktur mengorbankan diri hanya demi Cho Kyuhyun. Saya akan mengurus Cho Kyuhyun.”

 

Siwon jalan ke bagian Anak dan langsung menemui Kyuhyun. Kyuhyun berdiri dengan kaku di depan Siwon. Sooyoung tampak cemas.

 

Sooyoung : “Profesor.. ada masalah apa?” Siwon ingat permohonan gurunya, untuk membantu Kyuhyun. Lalu kata-kata Tiffany yang memperingatkannya bahwa dewan memang ingin menggunakan Kyuhyun untuk menyingkirkan Direktur Park. Siwon hanya menghela nafas di depan Kyuhyun. Ia jalan kembali ke kantornya.

 

Tiba-tiba terdengar teriakan.

 

Chief Kim Jae Joon : “Choi Si Won!!!” Siwon terkejut. Chief Kim Jae Joon masuk dan langsung mencengkeram baju Siwon.

 

Chief Kim : “Sudah kubilang jangan arogan.”

 

Siwon marah dan melepaskan tangan Chief Kim.

 

Chief Kim marah : “Kukira kau sudah mengerti, tapi kau mengambil pasienku begitu saja?”

 

Para dokter anak mulai masuk ke ruangan.

 

Sooyoung : “Ini pasti salah paham.”

 

Kim Jae Joon membentak Sooyoung : “Tutup mulutmu!”

 

Siwon tidak tahu apa yang terjadi, ia hanya menoleh ke arah Sooyoung dan Kyuhyun.

 

-TBC (Tuber Continue)-

 

Notes :

 

Jadi di RS Seongwon ini ada beberapa kubu.

 

Kubu 1 : Direktur Park Jung Soo, Presiden Kim Taeyeon (ibu tiri Tiffany), Choi Siwon.

 

Kubu 2 : Executive Direktur Lee Hyuk Pil, Chief Go Choong Man, Kim Jae Joon.

 

Silahkan tinggal komentar Readers :^) Thank you

4 thoughts on “[SERIES] Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 2

  1. Woaahh anda penulis yg keren, apa anda seorang dokter??
    Saya suka sekali ceritanya, dan mudah sekali dibyangkan,,
    Kyukyu fighting, thanks udah buat kyuyoung version

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s