[SERIES] Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 4

Title                 : [SERIES] Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 4

Length             : Series

Rating             : PG

Genre              : Medical, Romance, Melodrama, Family

Author             : Shin Ra Rin [@EzraSari]

Cast                 : – Cho Kyuhyun, – Choi Sooyoung, – Choi Siwon, – Tiffany Hwang, and many more

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 4 Start-

 

Tim Prof Choi Siwon berjuang menyelamatkan nyawa bayi prematur di ruang NICU. Kondisi bayi itu sangat lemah. Orang tua bayi hanya bisa berdoa dan berharap. Saat operasi hampir selesai, Kyuhyun merasa ada yang salah di bagian bawah liver bayi itu. Siwon memutuskan memeriksanya dan semua shock, ada kebocoran di saluran empedu, yang menjadi tumor empedu.

 

Sooyoung ingin segera menyingkirkan tumor itu dengan prosedur cholangiojejunostomy. Tetapi Kyuhyun tidak setuju, karena itu akan menimbulkan infeksi. Sooyoung berkata hanya itu pilihan satu-satunya. Siwon setuju dengan Kyuhyun dan Siwon juga tidak memiliki alternatif lain. Kyuhyun mengingatkan, kalau mereka tidak boleh membiarkan bayi seperti ini terus, bayinya akan kelelahan.

 

Dr. Lee Donghae : “Kenapa empedunya bisa tiba-tiba merembes keluar?”

 

Siwon menjelaskan : “Ada batu empedu kecil yang menghambat saluran dan tekanannya membuat empedunya keluar.”

 

Sooyoung : “Mereka tidak bisa memberikan apapun untuk bayi ini karena kondisi perutnya masih sangat lemah. Itulah sebabnya terjadi batu empedu.” Siwon berpikir keras. Para direksi mulai resah.

 

Chief Go dengan sinis : “Inilah sebabnya mereka tidak boleh membedah bayi prematur dengan kondisi yang separah ini.”

 

Dr. Kim Jae Joon : “Tidak banyak waktu lagi, kenapa mereka tidak melakukan apapun dan hanya diam saja.”

 

Chief Go : “Aku senang karena dia (Siwon) pasti akan dipermalukan.”

 

Dr. Kim Jae Joon menegurnya : “Apa yang anda katakan? Pasien itu bisa meninggal.” Chief Go terdiam.

 

Kang Hyun Tae : “Apa ada alternatif lain?”

 

Dr. Kim Jae Joon menggeleng : “Tidak ada. Meskipun mereka mengangkat tumor empedunya dan menutupnya, itu tidak akan berhasil kalau mereka tidak mengatasi kebocorannya. Selain itu Intestinal fistula (jalan keluar untuk feces) akan menyebabkan komplikasi besar.”

 

Di dalam ruang NICU, kondisi vital bayi semakin menurun. Mereka kesulitan menahan selang intubasinya/selang untuk oksigen karena terlalu kecil. Suhu tubuhnya juga turun dibawah 36 derajat. Ini tidak baik. Kyuhyun mengamati bayi itu dengan tajam, ia bagaikan menembus perut bayi itu dan melihat sesuatu.

 

Kyuhyun langsung berseru : “D.. drainage tube (penyerapan).”

 

Sooyoung : “Saya tidak setuju, kalau kita mengeringkan bagian itu, itu hanya akan mengeluarkan empedunya saja. Itu tidak akan berhasil!”

 

Siwon diluar dugaan setuju lagi dengan Kyuhyun : “Aku akan melakukan drainase. Setelah jahitan pertama. Arahkan selang drainase di dekat saluran empedu dan kita akan menyelesaikan operasi ini.” Siwon minta Il Kyu mengambil selang drainase yang paling kecil.

 

Sooyoung masih mencoba berdebat : “Kalau kita melakukan ini, bisa menyebabkan infeksi.”

 

Siwon : “Aku yakin, meskipun kita tidak bisa menjahit kebocorannya, kita masih bisa mengeringkannya dengan selang. Kita bisa mencegah Peritonitis (peradangan pada peritoneum/jaringan tipis dalam bagian dalam perut).”

 

Kyuhyun melanjutkan : “Dan kita bisa menunggu penutupan kebocoran secara alamiah setelah operasi.”

 

Siwon : “Jahitan PDS 6-0 (Jahitan dengan benang 6-0, benang yang sangat tipis. Semakin besar angka, semakin tipis benang)

 

Siwon menjelaskan : “Bagian yang kelihatannya seperti kesalahan dalam sonogram, adalah batu empedu kecil yang diakibatkan karena kebocoran pada saluran empedu. Itulah sebabnya ada sedikit kebocoran empedu disekitar daerah itu. Penilaian Cho Kyuhyun benar.”

 

Sooyoung : “Saluran empedunya terlalu kecil, apa tidak akan menjadi semakin sempit setelah jahitan ini?”

 

Siwon : “Aku hanya akan membuat beberapa jahitan saja agar tidak mempersulit kesembuhan alamiah.” Il Kyu masuk membawa selang drainase paling kecil. Siwon segera menyelesaikan proses drainase dan akhirnya operasi selesai. Kang Hyun Tae melonggarkan dasinya karena tegang.

 

Kang Hyun Tae : “Fiuh.. ini bukan operasi yang sederhana. Direktur, apa operasinya berhasil?”

 

Direktur Park : “Ya, saya rasa berhasil.” Dr. Kim Jae Joon sepertinya tampak sedikit lega, tapi Chief Go justru terlihat semakin kesal.

 

Siwon keluar : “Terima kasih Direktur karena anda sudah mengijinkan kami melakukan operasi diluar ruang Operasi.” Siwon membungkuk pada gurunya.

 

Direktur Park : “Saya juga berterima kasih karena bisa melihat operasi yang luar biasa seperti ini.” Direktur Park menepuk bahu Siwon. Kang Hyun Tae juga membungkuk pada Siwon. Sementara dua dokter menyebalkan itu hanya jalan pergi tanpa mengatakan apapun. Siwon menoleh ke dalam NICU. Sooyoung dan Kyuhyun masih terus memonitor bayi prematur itu. Siwon menghela nafas.

 

Siwon dan Sooyoung menemui orang tua bayi.

 

Ibu bayi : “Terima kasih meskipun belum tahu hasilnya, tetap kami berterima kasih karena dokter tidak menyerah sampai akhir.”

 

Siwon : “Masih ada beberapa faktor yang menimbulkan resiko, jadi kami tetap harus memantau kondisi bayi. Jika sang bayi tetap kuat maka semuanya akan bisa diselesaikan bersama waktu.”

 

Orang tua bayi menangis lega : “Terima kasih dokter, terima kasih banyak.”

 

Sooyoung : “Kami yang seharusnya berterima kasih pada bayi itu karena dia tetap bertahan dengan kuatnya. Jangan cemas, saya rasa ibu bayi belum mendapat perawatan pasca kelahiran yang baik. Anda harus istirahat.” Chief Go mendekat dan berterima kasih untuk usaha Dr. Choi. Lalu mengingatkan Siwon untuk menghadap komite RS bersama Dr. Cho Kyuhyun.

 

Siwon dan Kyuhyun jalan ke ruang meeting.

 

Siwon : “Kau pergilah, aku yang akan menanggung semuanya.”

 

Kyuhyun menolak : “Tidak Prof, saya juga harus pergi dan menerima hukuman.”

 

Siwon : “Kubilang pergi. Cepat pergi.” Kyuhyun jalan pergi. Tapi baru beberapa langkah, ia berbalik dan mengikuti Siwon lagi.

 

Siwon berbalik : “Kubilang pergi!” Kyuhyun terpaksa pergi. Siwon hanya menghela nafas.

 

-(@Ruang Meeting)-

 

Kang Hyun Tae memutuskan untuk mengurangi hukuman Choi Siwon. Kim Jae Joon dan Chief Go terkejut.

 

Kang Hyun Tae : “Saya memiliki alasan sendiri, kalau keberhasilan operasi ini diketahui publik, maka akan banyak sekali pasien yang datang untuk konsultasi dan jika Dr. Choi Siwon harus di-skors sebulan, itu adalah kerugian yang sangat besar.”

 

Dr. Kim Jae Joon ngotot : “Meskipun demikian, yang harus dihukum tetap harus dihukum.”

 

Kang Hyun Tae : “Saya tidak setuju karena itu berhubungan langsung dengan keuntungan RS. Dan untuk Cho Kyuhyun, sebaiknya kita biarkan saja.”

 

Chief Go langsung melotot : “Bagaimana kita bisa melepasnya begitu saja, padahal dia yang membuat masalah ini?”

 

Kang Hyun Tae menekannya : “Cho Kyuhyun hanya mengikuti perintah Prof. Choi Siwon dan Choi Siwon sendiri yang mengatakannya.”

 

Chief Go : “Dimana Cho Kyuhyun?”

 

Siwon : “Saya yang akan bertanggung jawab untuk semuanya. Jika Cho Kyuhyun harus dihukum, Saya yang akan menyampaikan pada Kyuhyun. Silahkan lanjutkan, Direktur.”

 

Direktur Park yang sejak tadi hanya diam, akhirnya mengatakan hukuman Choi Siwon.

 

Direktur Park : “Meskipun pembedahannya sukses, tapi Prof Choi Siwon sudah melanggar aturan internal RS dan ini tidak bisa dibiarkan. Jadi Prof Choi Siwon, anda diskors selama satu minggu dan potong gaji sebulan. Skorsing akan dimulai setelah semua perawatan untuk para pasien minggu ini selesai. Skorsing akan dimulai Hari Senin, minggu depan.”

 

Siwon menyetujuinya tanpa membantah. Dan Dr. Cho Kyuhyun hanya akan diminta membuat laporan untuk kasus ini.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Dr. Hong menemui rekan-rekannya dan mengatakan hukuman yang diterima Prof Choi Siwon.

 

Semua dokter bedah anak merasa ini tidak adil.

 

Dr. Hong : “Ini bukan malpraktek melainkan justru operasi yang berhasil dengan sukses, kenapa Prof harus dihukum? Ini tidak adil.”

 

Il Kyu : “Bagaimana dengan Cho Kyuhyun?”

 

Dr. Hong : “Cho Kyuhyun tidak dihukum, hanya diharuskan membuat laporan, itu saja.” Il Kyu tampak kesal. Cho Kyuhyun masuk ke ruangan staf. Il Kyu tidak bisa menahan marah dan melempar Kyuhyun ke lantai.

 

Dr. Woo Il Kyu : “Dasar brengsek. Bagaimana kau bisa muncul di depan kami sekarang?”

 

Dr. Lee Donghae marah pada Woo Il Kyu: “Apa yang kau lakukan di depan para senior?”

 

Dr. Woo Il Kyu membela diri : “Apa anda tidak kesal senior, siapa yang sebenarnya bertanggung jawab untuk semua ini?”

 

Dr. Hong setuju : “Apa salah Profesor sampai harus mendapat hukuman itu?”

 

Woo Il Kyu kesal karena Kyuhyun sama sekali tidak berkata “aku minta maaf”, “Aku membuat kesalahan besar” atau semacamnya. Kyuhyun kemudian berdiri.

 

Woo Il Kyu masih mengejeknya : “Kau tidak bisa mengatakan itu karena kemampuan kognitifmu hanya sekitar tingkat anak SD, benar kan?”

 

Donghae : “Il kyu, Jaga lidahmu!”

 

Il Kyu : “Kalian juga tahu, kalau orang ini tidak akan mendengar kecuali kita berkata keras kepadanya.”

 

Sooyoung membentak mereka : “Diam kalian semua! kalau Profesor datang, kalian harus bersikap normal. Jika kalian keterlaluan, mati kalian.”

 

Sooyoung menarik tangan Kyuhyun keluar dari situ.

 

Sooyoung menjelaskan : “Selama tugas residensi, seorang dokter bisa saja tanpa sengaja membuat kesalahan. Aku juga melakukannya. Masalahnya bukan kesalahan itu, melainkan sikap kita, itu yang penting. Kau benar-benar.. tidak merasa bersalah?”

 

Kyuhyun menjawab tanpa melihat ke arah Sooyoung : “Sekarang bayinya bisa hidup. Ini sungguh melegakan..”

 

Sooyoung mulai marah : “Aku tidak membicarakan soal bayi tapi tentang dirimu dan tim kita! Nanti, kalau kau terus bersikap seperti ini.. tidak peduli insiden apa yang kau buat, aku tidak akan bisa melindungimu lagi! Aku merasa percuma melindungi anggota staf yang tidak mengerti kerjasama dalam tim.” Kyuhyun tidak bereaksi. Sooyoung kesal dan pergi.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Sooyoung pergi menemui Siwon.

 

Siwon : “Kau jangan bertanya apa aku baik-baik saja atau tidak.”

 

Sooyoung mengerti : “Saya mengaku sudah beberapa kali salah melakukan penilaian medis. Operasi bayi prematur hari ini, kesalahanku dalam melihat batu empedu dan mengira itu hanya kesalahan sonogram, lalu dalam kasus Seong Woo juga. Tapi Cho Kyuhyun akurat dalam semuanya. Seperti yang anda katakan Profesor, soal keahlian medis Cho Kyuhyun memang 3 sampai 4 langkah di depan saya. Saya mengakuinya.”

 

Siwon tersenyum geli : “Apa sebenarnya yang ingin kau katakan?”

 

Sooyoung : “Bukan karena saya iri atau merasa minder, tapi saya sedikit bingung. Jika kita melihat keahliannya saja, kita harus mempertahankannya di bagian bedah anak, tapi masalahnya lain, saya tidak bisa memberi penilaian diluar itu.”

 

Siwon menjawab dengan pertanyaan : “Ada dua pilihan, pertama, dokter berbakat luar biasa tanpa nalar. Kedua, seorang dokter biasa dengan nalar. Mana yang akan kau pilih?” Sooyoung terdiam.

 

Siwon : “Seorang jenius dengan kekurangan yang menjadi pahlawan hanya ada dalam cerita komik. Daripada pahlawan komik, aku lebih menginginkan partner yang bisa kuajak berkomunikasi. Jika itu demi kebaikan pasien.”

 

Sooyoung : “Apa keputusan mempertahankan Cho Kyuhyun hanya karena Direktur?”

 

Siwon tidak menjawab, ia minta Sooyoung pergi kalau sudah selesai bicara.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Tiffany menemui Kang Hyun Tae dan mempertanyakan keputusan para atasan, dan akhirnya hanya seperti ini.

 

Kang Hyun Tae : “Saya minta maaf, akan selalu seperti ini dalam lingkungan organisasional. Saya berharap anda bisa mengerti.”

 

Tiffany : “Apa Cho Kyuhyun saja tidak cukup? Saya rasa hanya Direktur dan Cho Kyuhyun yang berdiri berlawanan. Tapi, saya menyadari kalau Prof Choi Siwon juga terjepit di tengah-tengah.”

 

Kang Hyun Tae : “Sepertinya anda salah paham.”

 

Tiffany menegaskan : “Saya tidak akan diam saja jika Prof Choi Siwon menjadi korban dalam pertempuran konyol ini.”

 

Kang Hyun Tae menenangkan Tiffany : “Selama saya ada di posisi ini, saya tidak akan membiarkan siapapun menjadi korban.”

 

Kyuhyun jalan ke satu tempat membawa kotak kue dan minuman.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Dr. Donghae memeriksa Soo Jung (Krystal). Ada kakak Soo Jung disitu. Soo Jung sadar kalau Donghae naksir kakaknya, jadi Soo Jung mengajak Perawat Jo keluar.

 

Soo Jung : “Ada yang harus kubahas dengan Perawat Jo.” Tinggallah Dr. Donghae dan Jung Soo Yeon (Jessica) berdua saja. Donghae tampak salah tingkah.

 

Donghae : “Kau… tampak semakin kurus.”

 

Soo Yeon : “Ini karena beban pekerjaanku.”

 

Donghae : “Jagalah kesehatanmu, kalau merasa tidak sehat, kau bisa mengatakannya padaku.”

 

Soo Yeon tampak kikuk : “Ah, gwaenchanayo.” Keduanya diam lagi.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Soo Jung memukul Perawat Jo : “Kau ini benar-benar tidak sensitif.”

 

Perawat Jo baru sadar : “Oh~ Dr. Lee.., pantas saja, mata Dr. Lee berubah saat melihat kakakmu.”

 

Soo Jung : “Aish, aku merasa Perawat Jo tidak mengerti soal itu, karena saat masih di kampus, pasti tidak ada yang menjodohmu dengan seseorang.”

 

Perawat Jo : “Hei siapa bilang, Aku ini sangat populer dulu. Aku sering kencan.”

 

Soo Jung tidak percaya. Dr. Sooyoung dan Chief Nam datang.

 

Chief Nam tidak percaya : “Ya benar. Seorang pria yang sama sekali tidak pernah pulang meskipun hari libur dan terus berada di RS, bisa pergi berkencan?”

 

Sooyoung : “Apa ada yang disukai Perawat Jo di RS ini?”

 

Chief Nam : “Kalau ia menyukai seseorang, lalu kenapa? Siapa yang menyukai monster seperti ini?” Chief Nam masih marah dengan pemberontakan Perawat Jo.

 

Perawat Jo kesal sekali : “Aigoo.. saat muda, aku ini dikenal dengan sebutan Jo-gak (Patung, karena begitu tampan.)

 

Seorang perawat memanggil Sooyoung ke kamar Seo Joon. Sooyoung bergegas kesana. Sooyoung melihat Kyuhyun di dalam kamar itu, ia kena marah ibu Seo Joon dan ada kue yang berantakan di lantai. Sooyoung mencoba tanya apa yang terjadi.

 

Ibu Seo Joon marah : “Dokter ini membawa makanan seperti ini untuk Seo Joon, padahal anak ini tidak boleh makan makanan yang mengandung tepung terigu.”

 

Kyuhyun : “Ini bukan tepung terigu, tapi tepung beras, coklat dan gula. Seo Joon tidak apa-apa makan gula..”

 

Ibu Seo Joon masih marah : “Meskipun begitu, bagaimana kau bisa memberinya makanan seperti itu? Bukankah kau sebagai dokter seharusnya memiliki nalar atau apa?”

 

Kyuhyun masih berkeras : “Seo Joon tidak apa-apa memakan itu. Baginya, mengkonsumsi karbohidrat dan gula…” Sooyoung tidak tahan dan minta Kyuhyun diam.

 

Sooyoung : “Cukup. Pergilah, Dr. Cho Kyuhyun.” Kyuhyun lalu keluar. Sooyoung minta maaf pada Ibu Seo Joon dan memastikan hal seperti ini tidak akan terjadi lagi.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Kyuhyun menjelaskan : “Secara teknis kondisi dan kebutuhan makanan Seo Joon. Jika Seo Joon tidak mengkonsumsi makanan dan cairan, aktivitas otaknya akan menjadi tidak stabil dan akan menimbulkan stres serta kesulitan tidur.”

 

Sooyoung menghela nafas : “Jadi karena kau merasa cemas dengan kondisi Seo Joon, itu sebabnya kau membawa makanan itu?”

 

Kyuhyun : “Agar Seo Joon bisa beraktivitas dan tidur dengan nyenyak..”

 

Sooyoung memotongnya : “Aku mengerti. Aku akan menganggapnya sebagai hal yang baik, tapi aku juga ingin memperingatkanmu, jangan sembarangan mengubah diet pasien sesukamu sendiri.” Kyuhyun mengangguk. Sooyoung pergi, wajahnya terlihat kesal.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Lee Hyuk Pil marah-marah karena mendengar tindakan Kang Hyun Tae.

 

Lee Hyuk Pil : “Kau cepatlah melakukan sesuatu, kalau direktur Park dan Presdir Kim tidak ditendang keluar, bagaimana aku bisa menjadi Presdir? Aku ingin kau merencanakan sesuatu diluar sepengetahuan Asisten Direktur.”

 

Chief Go terkejut : “Bagaimana saya bisa?”

 

Lee Hyuk Pil : “Gunakan kepalamu, apa kepalamu itu cuma hiasan saja?”

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Woo Il Kyu dan Hong melihat Kyuhyun belajar di perpustakaan.

 

Woo Il Kyu mengejeknya : “Apa kau benar-benar bisa mengingat semuanya?” Kyuhyun mengiyakan dengan polos. Il Kyu memukul kepala Kyuhyun dengan buku.

 

Dr. Hong menahannya : “Jangan memukul kepalanya.”

 

Woo Il Kyu : “Lepaskan aku, aku tidak akan memukulnya. Aku kira kau pantas ikut acara reality show atau apa, acara yang menunjukkan kalau kau pandai menghafal sesuatu, “Cho Kyuhyun, Raja mengingat” atau semacamnya. Itu cocok untukmu.”

 

Dr. Hong menarik Il Kyu pergi : “Sudahlah jangan mengganggunya.” Kyuhyun sama sekali tidak terpengaruh dengan mereka dan terus menghafal.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Siwon makan malam bersama Tiffany.

 

Tiffany : “Aku ingin Oppa menganggap hukuman skorsing ini sebagai waktu istirahat dan bagaimana kalau kita pergi wisata ke pulau Ahnmyeon.”

 

Siwon : “Lalu pekerjaanmu bagaimana?”

 

Tiffany : “Tidak akan ada yang bisa protes kalau aku berkata ingin istirahat.”

 

Siwon tersenyum : “Baiklah.”

 

Tiffany : “Oppa lebih baik kau keluar saja dari bagian anak dan kembali ke bedah pankreas. Oppa bisa menjadi Kepala bagian itu dan menendang Chief Kim Jae Joon dari sana. Aku akan mengurusnya, aku yakin Presdir Kim bisa melakukan itu untukmu. Aku tidak ingin Oppa terjebak diantara Direktur Park dan Cho Kyuhyun. Kau tidak perlu berada dalam permainan politik ini.”

 

Siwon berhenti makan sebentar lalu berkata : “Aku bukan politisi tapi dokter bedah. Jangan mencemaskan hal-hal yang tidak perlu.”

 

Tiffany : “Oppa, kau adalah tunanganku, bagaimana aku bisa tidak mencemaskanmu?”

 

Siwon : “Jangan mengatur soal pekerjaanku lagi, aku tidak berniat meninggalkan bagian bedah anak.”

 

Tiffany : “Aku ingin tahu alasannya, apa karena Direktur?”

 

Siwon : “Tidak.”

 

Tiffany : “Lalu mengapa?” Siwon menghentikan percakapan mereka. Tiffany terus mendesaknya, karena Siwon tidak pernah mengatakan alasan kenapa selalu ingin berada di bagian bedah anak.

 

Siwon meletakkan peralatan makannya : “Kalau kau sudah selesai makan, kita pergi saja. Aku sedikit lelah hari ini.”

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Kyuhyun makan kimbap sambil menonton TV. Setelah itu ia mencoba tidur sambil menghitung capung/jamjari.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Siwon berbicara dengan ibunya di telepon.

 

Ibu Siwon : “Apa kau pergi ke rumah abu Jiwon? Ibu kesana dan melihat bunga disana.”

 

Siwon menyangkalnya : “Tidak.”

 

Ibu Siwon : “Ibu mengira kau pergi mengunjungi Jiwon. Baiklah, makan yang benar dan kalau ada waktu pulanglah ke rumah.” Siwon mengiyakan.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Paginya, Sooyoung berangkat ke RS dan bertemu Kyuhyun di depan apartemen. Keduanya saling memberi salam dengan kaku. Keduanya berangkat dengan bis yang sama. Sooyoung melihat Kyuhyun melukis sesuatu. Tapi saat Sooyoung menoleh, Kyuhyun bergeser, ia melihat Sooyoung dengan sedikit takut.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Siwon dan Sooyoung selesai melakukan pembedahan.

 

Sooyoung : “Sepertinya anda tidak begitu sehat, anda jangan pingsan, nanti siapa yang akan membedah para pasien?”

 

Siwon : “Apa kau ingin aku terus bekerja? Kau seharusnya mulai membedah mereka.”

 

Sooyoung langsung bersemangat : “Apa saya sudah boleh melakukannya?”

 

Siwon : “Aku sudah mulai membedah di tahun pertamaku, sedangkan kau sudah masuk tahun ke-2.”

 

Sooyoung langsung minta tugas : “Pilihkan sebuah kasus dan perintahkan saya melakukannya.”

 

Siwon : “Kalau ada kasus Esophageal Atresia (gangguan sistem pencernaan karena esofagus anak tidak berkembang dengan baik.) Kau boleh mengambil alih pembedahan.”

 

Sooyoung senang sekali : “Baik. Saya mengerti.” Wajahnya berbinar-binar. Siwon tersenyum geli.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Kyuhyun melihat beberapa anak lari ke satu tempat. Kyuhyun tampak ingin tahu dan mulai mengikuti mereka.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Sooyoung mengecek kondisi Seo Joon dan senang karena sudah semakin membaik. Tapi Seo Joon belum bisa pulang sampai sekitar 4 hari lagi. Seo Joon kecewa.

 

Sooyoung menggodanya : “Bukankah kau senang kalau bisa bertemu dokter cantik ini lebih lama lagi?”

 

Seo Joon cemberut : “Dokter selalu memuji diri sendiri.” Para ibu masuk ke kamar Seo Joon, mereka ingin bicara dengan Sooyoung. Sooyoung tampak sedikit cemas, ada apa lagi ini.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Kyuhyun mengikuti anak-anak itu ke gudang RS. Mereka sedang membuka macam-macam snack.

 

Kyuhyun : “Apa yang kalian lakukan disini?”

 

Anak-anak itu terkejut, lalu minta Kyuhyun merahasiakan ini dari ibu mereka. Sudah lama sekali mereka tidak makan snack. Kyuhyun setuju, tapi ia minta diijinkan main bersama mereka. Anak-anak mengajukan syarat untuk Kyuhyun. Kyuhyun tertegun, ia teringat kata-kata anak lelaki yang minta syarat diambilkan sekrup dalam tambang, yang akhirnya membuatnya serta kakaknya terkurung dalam tambang. Ingatan itu membuat Kyuhyun pusing dan tanpa sadar ia menjatuhkan barang-barang di dalam gudang, padahal banyak bahan kimia, botol-botol pun ada di gudang itu. Anak-anak mulai panik ketakutan.

 

Para ibu ingin pindah dokter jaga, mereka ketakutan setelah kasus Seo Joon kemarin. “Bagaimana kalau Dr. Cho Kyuhyun salah membuat resep atau memasang infus?”

 

Sooyoung menenangkan mereka : “Itu tidak akan terjadi.”

 

Belum selesai bicara, terdengar suara tangis dari arah gudang. Sooyoung dan para ibu terkejut, mereka segera lari kesana. Apa yang dilihat Sooyoung adalah kekacauan besar. Anak-anak menangis dengan kaki terluka dan berdarah karena pecahan kaca. Kyuhyun berdiri dengan kaku di dekat rak. Ibu-ibu panik. “Seng Jin-ah!” “Ye Eun-ah!”

 

Sooyoung bingung melihat mereka : “Apa yang terjadi? kenapa kalian menangis? Kenapa bisa berdarah?”

 

Ye Eun menunjuk Kyuhyun : “Dokter itu yang melakukannya. Dia menjatuhkan barang-barang dari rak itu.”

 

Ibu Ye Eun : “Kenapa dokter melakukan ini?!”

 

Anak lain menjawab : “Karena kami tidak mau main dengannya.”

 

Perawat Jo dan yang lain menggelengkan kepala : “Apa?”

 

Para ibu marah sekali : “Dokter! Apa yang kau lakukan?”

 

Kyuhyun bingung : “Tidak.. tidak seperti itu.”

 

Para ibu histeris : “Aku tahu.. aku tahu pasti akan terjadi hal seperti ini. Aku tahu dia pasti akan menimbulkan masalah!”

 

Sooyoung minta maaf lalu menyuruh para perawat memindahkan anak-anak ke ruang perawatan. Sooyoung pusing sekali. Sooyoung melotot marah pada Kyuhyun.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Sooyoung membanting buku-buku kedokteran di depan Kyuhyun.

 

Kyuhyun : “Apa gunanya kau bisa mengingat semuanya ini? Apa bagusnya keahlianmu itu? Kalau tidak ada seorangpun yang ingin kau menjadi dokternya!”

 

Kyuhyun : “Tapi.. tapi saya harus menjadi dokter.”

 

Sooyoung mendekat : “Apa yang kau inginkan sebagai dokter? Apa kau pikir semuanya akan baik-baik saja kalau kau menyelesaikan pembedahan dengan sukses? Aku merasa marah dan muak karena dikecewakan olehmu setiap hari, Cho Kyuhyun. Aku tahu aku tidak seharusnya marah, tapi aku tidak bisa!”

 

Sooyoung pergi mencari minuman dan menyalurkan kekesalannya pada mesin minuman itu. Ia memukul mesin itu berkali-kali tapi minumannya tidak juga keluar. Sampai akhirnya ada seorang anak mengulurkan minuman untuk Sooyoung, membuat kemarahannya sirna.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Chief Go : “Aku ingin memanfaatkan insiden ini untuk menendang keluar Cho Kyuhyun dan Direktur Park.”

 

Kang Hyun Tae : “Kejadian itu murni kecelakaan.” Chief Go tersinggung dan pergi menemui para ibu.

 

Chief Go : “Saya tidak bisa melakukan apapun dengan insiden ini, tapi kalau anda semua ingin membawa masalah ini ke Yayasan, kalian bisa mulai mengumpulkan tanda tangan.”

 

Para ibu : “Kami merasa itu ide yang bagus, kita bisa melakukannya.” Kang Hyun Tae juga mendengar soal gerakan Chief Go dari seseorang, Kang Hyun Tae mengerti dan minta orang itu mengontaknya jika ada masalah.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Jung Soo Jung bicara dengan anak-anak yang terluka tadi.

 

Soo Jung : “Jadi Dr. Cho yang sengaja melakukannya?” Anak-anak itu menggeleng.

 

Ye Eun : “Sengaja? kurasa tidak. Dia menjatuhkan barang-barang tanpa sengaja.”

 

Soo Jung heran : “Lalu waktu itu kenapa kalian berkata kalau itu perbuatan Dr. Cho?”

 

Ye Eun : “Karena waktu itu kami takut kena marah ibu kami kalau cerita yang sebenarnya.”

 

Soo Jung : “Dr. Cho hanya ingin dekat saja dengan kalian.” Anak-anak tidak mau, mereka merasa Dr. Cho Kyuhyun itu aneh. Soo Jung sangat kesal mendengarnya.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Chief Go minta Siwon memindahkan semua pasien yang ditangani Dr. Cho Kyuhyun.

 

Siwon : “Saya tidak setuju, ini akan menambah beban dokter lain.”

 

Chief Go : “Ini bukan keinginanku tapi keinginan wali pasien, jika dia terus seperti itu, ia bisa membunuh pasiennya.”

 

Sooyoung : “Saya merasa anda berlebihan, saya juga melihat bahwa Dr. Cho tidak sengaja melukai anak-anak itu.”

 

Chief Go berkeras : “Pada akhirnya, anak-anak itu tetap terluka. Si brengsek itu, sejak awal kita seharusnya tidak menerimanya.” Chief Go pergi.

 

Sooyoung kesal : “Orang itu keterlaluan.”

 

Siwon minta Sooyoung melakukan saja perintah Chief Go, untuk memindahkan semua pasien Cho Kyuhyun.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Pasien anak Ye eun merasa perutnya sakit. Ibu Ye eun bingung. Soo Jung berinisiatif menarik Cho Kyuhyun untuk memeriksa Ye Eun. Tapi Ibu Ye eun langsung menolaknya.

 

Ibu Ye Eun : “Jangan mendekat. Apa kau ingin melukai anakku lagi?” Soo Jung minta Ibu Ye Eun tidak seperti itu, tapi Ibu Ye Eun tidak mau tahu dan mengusir Kyuhyun.

 

Ibu Ye Eun : “Jangan mendekati anak-anak kami lagi.”

 

Kyuhyun membungkuk dan terpaksa jalan keluar dengan wajah sedih. Soo Jung juga terlihat sedih.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Siwon akan liburan (kena skors) satu minggu.

 

Siwon : “Aku akan liburan sebentar dan kalian semuanya harus kerja keras, segera panggil aku jika ada keadaan darurat.”

 

Sooyoung : “Kami akan melakukan semuanya sendiri dan Profesor tidak perlu cemas.”

 

Siwon : “Aku justru merasa cemas kalau kalian bekerja sendiri, kalian harus mendengarkan Dr. Sooyoung.” Semuanya mengerti. Siwon minta Sooyoung menemui keluarga bayi prematur itu.

 

Siwon keluar dan bertemu Kyuhyun.

 

Siwon : “Aku minta kau tidak melakukan apapun kecuali, makan, tidur dan bernafas selama aku tidak ada di RS ini. Ya, kau tidak ingin orang-orang menderita kan?”

 

Kyuhyun : “Tidak. Saya tidak menyukainya, saya benar-benar tidak menyukainya.”

 

Siwon : “Kalau begitu pikirkan baik-baik, jika kau melakukan sesuatu sesukamu, maka kau akan membuat rekan-rekanmu terluka dan menderita.” Siwon pergi. Kyuhyun hanya diam saja.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Kyuhyun duduk di taman RS sambil melihat para dokter main basket. Bolanya terlempar ke dekat kaki Kyuhyun. Seorang dokter mendekat.

 

Dokter NS : “Apa kau dari bagian anak?” Kyuhyun membenarkan.

 

Dokter NS : “Ah, mau ikut bermain bersama? Kami dari bagian NS (Neurosurgery/Bedah syaraf).”

 

Kyuhyun ikut main basket, tapi ia hanya berdiri saja dan lambat merespon bola. Tiba-tiba Kyuhyun mendapatkan bola. Kyuhyun melompat dengan gaya yang keren untuk melempar bola. Bolanya melambung tinggi….. dan ternyata hanya jatuh di depan ring. Para dokter NS hanya menghela nafas.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Sooyoung menemui orang tua bayi prematur dan tanya kondisi mereka. Ibu bayi berterima kasih pada Sooyoung.

 

Sooyoung : “Bayi anda masih lemah tapi dia tidak apa-apa.” Sooyoung melihat lukisan diatas tempat tidur ibu bayi.

 

Sooyoung heran : “Siapa yang melukis itu? Lukisannya bagus sekali.” Ada lukisan ibu yang sedang memeluk anaknya yang sangat bagus.

 

Ayah bayi : “Itu pemberian Dr. Cho Kyuhyun.” Sooyoung tertegun.

 

Lalu terdengar suara Kyuhyun : “Aku memberinya nama. Dong, artinya bergerak dan Soo yang berarti tangan. Agar ia bisa menggerakkan tangannya dengan baik. Dong Soo, akan tumbuh besar seperti kakakku. Dia akan pintar main basket, voli, dan baseball.”

 

Kyuhyun membuat gambar itu saat di bis.

 

Ibu bayi : “Kami akan menamakan putra kami Dong Soo, Lee Dong Soo. Karena nama itu adalah pemberian dari penyelamatnya, anak itu pasti akan panjang umur.” Sooyoung tersenyum.

 

 

Sooyoung menjenguk Dong Soo, ia terharu melihat bayi itu. Bayi prematur itu menggenggam jari Sooyoung.

 

Sooyoung menangis : “Bagus.. jangan keras-keras, nanti kau akan kehabisan energi.”

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Seo Joon tidak mau makan dan susah tidur. Kyuhyun pergi ke kamar Seo Joon. Para perawat merasa cemas, tapi Sooyoung membiarkan Kyuhyun pergi. Seo Joon awalnya galak pada Kyuhyun, tapi Kyuhyun tidak peduli, ia langsung duduk dan tanya apa Seo Joon tidak bisa tidur.

 

Seo Joon membenarkan : “Padahal aku sudah menghitung domba.”

 

Kyuhyun : “Apa Seo Joon bisa bahasa Inggris?”

 

Seo Joon : “Yes, I’m the best in my classroom.”

 

Kyuhyun : “Lalu apa bahasa Inggris untuk domba?”

 

Seo Joon : “Sheep.”

 

Kyuhyun menjelaskan : “Orang barat menggunakan kata domba agar cepat tidur karena kata domba dan tidur mirip dalam bahasa Inggris, sheep dan sleep. Sedangkan dalam bahasa Korea, domba adalah yang sementara tidur adalah jahm. Jadi kau harus mencari hewan dengan kata jahm.” Seo Joon berpikir.

 

Kyuhyun : “Jamjari (Capung).”

 

Seo Joon mengerti : “Benar! Jamjari.” Akhirnya Seo Joon menghitung, jamjari sampai tertidur.

 

Sooyoung mengamati keduanya dari luar, ia tersenyum.

 

Kang Hyun Tae menerima telp dari orang misterius yang ia panggil Presdir. Hyun Tae bergegas pergi menemui orang itu.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Soo Yeon datang mengurus baju-baju Soo Jung.

 

Soo Jung : “Sebenarnya eonnie kerja part-time dimana malam-malam seperti ini?”

 

Soo Yeon sedikit gugup dan berkata : “Eonnie hanya kerja di salah satu toko. Kau konsentrasi saja dengan pengobatanmu.” Soo Yeon pergi. Soo Jung segera sms Dr. Lee Donghae.

 

 

Donghae membaca pesan Soo Jung dan segera mencari Soo Yeon. Donghae memberanikan diri untuk mengajak Soo Yeon pergi menonton pertunjukan musikal. Tapi Soo Yeon merasa kikuk sebagai wali pasien dan menolak tawaran Donghae. Donghae tampak kecewa.

 

Perawat Jo dan Soo Jung hanya menghela nafas melihat kegagalan Dr. Lee.

 

Perawat Jo : “Dia keren tapi bodoh.”

 

Soo Jung heran : “Apa semua dokter seperti itu? Kenapa dia tidak punya keahlian? (khususnya soal mendapatkan wanita)” Soo Jung geleng kepala. “Ia masih tidak bisa mendapatkannya padahal sudah dikasih kesempatan.”

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Kang Hyun Tae pergi ke lapangan baseball. Disana sudah ada seorang pria setengah baya yang asyik menonton latihan baseball. Kang Hyun Tae bersikap hormat tapi tetap santai.

 

Kang Hyun Tae : “Anda seharusnya istirahat, tapi kenapa anda meminta saya datang kesini?”

 

Pria itu : “Aku merasa sehat kalau melihat orang-orang sehat, benar kan?” Hyun Tae membenarkan.

 

Pria itu : “Berapa lama lagi waktu yang kau butuhkan?”

 

Kang Hyun Tae mulai tampak serius : “Saya janji akan menyelesaikannya dalam 3 bulan.”

 

Pria itu menyindir Hyun Tae : “Biasanya kau cepat sekali, kali ini pasti sedikit berbeda ya kan?”

 

Hyun Tae : “Saya minta maaf” Tapi pria itu mengerti. “Pasti ada alasannya.”

 

Hyun Tae : “Tapi kenapa anda tiba-tiba datang ke Korea?”

 

Pria itu menoleh lalu tertawa : “Aku datang untuk melihat wajahmu! Bahkan seekor angsa yang bisa menghasilkan telur emas, tidak akan bertelur kalau tidak diberi makan. Pastikan saja mereka tidak mati kelaparan. Tapi juga jangan terlalu banyak memberi mereka makan.”

 

Kang Hyun Tae mengerti : “Saya akan mengingatnya.” Pria itu mengamati latihan baseball sambil bersiul.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Tiffany memenuhi undangan makan dari Direktur Park dan ada ibu tirinya juga. Ia tersenyum ramah pada Direktur tapi tetap dingin pada Presdir Kim.

 

Direktur Park : “Sekarang sulit sekali bertemu denganmu meskipun sama-sama tinggal di Korea.”

 

Tiffany : “Bagian saya adalah bagian yang sibuk.”

 

Direktur Park : “Sekarang kau juga jarang berkunjung ke kantorku.”

 

Presdir Kim : “Dulu Tiffany sering berkunjung ke kantor Direktur Park untuk tanya ini dan itu.”

 

Tiffany memotongnya dengan dingin : “Itu saat Presdir Kim belum menjadi istri ayah saya.” Presdir Kim terdiam, situasinya jadi kaku. Direktur Park minta mereka makan saja.

 

Tiffany : “Saya tidak bisa makan dan tidak tenang melihat kalian santai-santai saja. Siwon oppa kena skors karena Dr. Cho Kyuhyun sementara Asisten Direktur dan Managing Direktur Lee ingin sekali menurunkan kalian, tapi kenapa kalian berdua terlihat santai saja.”

 

Presdir Kim : “Kau tidak perlu memikirkan itu, kami yang akan mengurusnya.”

 

Tiffany : “Tapi aku tidak bisa, RS dan Yayasan ini adalah hasil jerih payah, keringat dan darah ayahku.”

 

Presdir Kim tersinggung : “Apa kau harus mengatakan itu?”

 

Tiffany : “Ya, hanya dengan begitu anda akan lebih serius memikirkan masalah ini.”

 

Direktur Park berusaha mendinginkan situasi : “Benar.. ini semua adalah kesalahanku. Aku akan memastikan kau tidak perlu mencemaskan itu. Ayo sekarang makan dulu.”

 

Tiffany mengerti : “Aku sudah mengatakan apa yang ingin aku katakan dan sekarang aku mau makan.”

 

 

Siwon pergi ke bioskop untuk menonton film humor, tapi ia sama sekali tidak tertawa.

 

 

Cho Kyuhyun membersihkan kukunya sebelum tidur, ia ingat kata-kata kakaknya, bahwa kuku Kyuhyun mirip bulan sabit. Kyuhyun keluar melihat bulan, ia mengulurkan jempol sambil memicingkan mata untuk menyamakan bentuk bulan dengan kukunya.

 

 

Sooyoung mengerjakan tesisnya lalu mengamati foto-foto dan surat ucapan terima kasih dari pasien-pasiennya. Ia tersenyum. Sooyoung mengambil boneka rekaman, lalu menirukan gaya bicara Kyuhyun : “Kita harus segera melakukan operasi!”

 

Sooyoung menghela nafas : “Orang seperti apa sebenarnya kau ini, Cho Kyuhyun?” Sooyoung tidak bisa tidur, akhirnya ia mencoba metode Kyuhyun untuk menghitung jamjari. “Satu jamjari, dua jamjari..” Sooyoung merasa geli sendiri, tapi lama-lama ia tertidur.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Ada sebuah kasus darurat, seorang anak perempuan sakit parah. Kedua orang tuanya tampak panik dan pergi dari satu RS ke RS lain, tapi mereka menolak merawat anak itu karena mereka tidak memiliki bagian anak karena ini adalah kasus intususepsi.

 

 

Siwon dan Tiffany pergi liburan bersama. Tiffany tentu saja semangat dan gembira tapi jelas kelihatan Siwon sama sekali tidak bisa melepaskan pikirannya dari RS. Meskipun keduanya sudah ada di villa, tetap saja Siwon sibuk mengecek ponselnya, siapa tahu ada panggilan darurat dari RS. Benar-benar dokter berdedikasi tapi tidak akan membuat kekasihnya bahagia. Tiffany tidak terlalu senang melihatnya, ia meminta ponsel Siwon. Siwon terpaksa menyerahkan ponselnya, tapi tanpa sepengetahuan Siwon, Tiffany mematikan ponsel itu.

 

 

Anak perempuan dengan kasus intususepsi itu dibawa ke RS Seongwon. (Intususepsi = adalah gangguan yang serius di mana usus kecil ataupun usus besar terselip ke bagian lain dari usus. Kejadian ini seringkali membendung usus dan mencegah makanan atau cairan melewati usus. Intususepsi juga memotong suplai darah ke bagian usus yang terkena. Detik Health) Dr. Choi Sooyoung yang menangani anak itu, ia juga minta Kyuhyun ikut dengannya. Semua konsentrasi untuk segera menyelamatkan anak itu. Kondisi vitalnya tidak baik, suhu badan 39 derajat, tekanan darah 80/40, detak jantung 150 dan nafas tidak stabil. Kyuhyun langsung memberikan diagnosisnya kalau ini sejenis pnemonia.

 

Sooyoung mengecek foto sinar-X anak itu dan membenarkan dugaan Kyuhyun. Ini pnemonia aspirasi dan syok septik. (Pnemonia aspirasi = suatu kerusakan akut yang terjadi pada paru-paru sebagai akibat inhalasi bahan bahan material yang berasal dari lambung. ) Sooyoung minta mereka menyiapkan antibiotik dalam jumlah triple dan segera menyiapkan operasi.

 

Para dokter kasak-kusuk : “Kurasa kondisinya setelah operasi akan memburuk.”

 

Dr. Hong juga setuju : “Aku takut terjadi serangan jantung setelah operasi.” Sooyoung harus segera melakukan operasi dan ingin memanggil Siwon, tapi ia meralat dan minta Il Kyu memanggil Chief Go.

 

Tiba-tiba Min Hee, nama pasien itu, terkena serangan jantung. Kyuhyun langsung memberi peringatan untuk mereka. Sooyoung langsung memasang masker oksigen untuk Min Hee dan Donghae mulai melakukan CPR. Sooyoung minta disiapkan infus dengan berbagai antibiotik serta peralatan intubasi.

 

Chief Go sibuk dengan kumpulan tanda tangan untuk menyingkirkan Cho Kyuhyun.

 

Il Kyu telp : “Chief, ada pasien Intususepsi dan Dr. Sooyoung ingin minta persetujuan anda Chief.” Chief Go mengerti dan menutup telp. Tapi segera sadar bahwa ini salah.

 

Chief Go teriak pada Sooyoung : “Apa kau sudah gila? Ini sudah terlambat. Begitu kau membedah perutnya, anak itu akan kena serangan jantung.”

 

Sooyoung : “Saya mengerti tapi kami juga tidak bisa mengirim anak itu ke RS lain.”

 

Chief Go berusaha menjelaskan : “Kalau terjadi kesalahan, kita akan disalahkan dan bahkan RS bisa dituntut.”

 

Sooyoung : “Jadi, apa kita harus menolak pasien karena takut dengan resiko itu?”

 

Chief Go  : “Ini demi bagian bedah anak dan demi RS ini. Apa kau tidak mengerti?”

 

Tapi Sooyoung berkeras ingin melakukan operasi.

 

Chief Go kesal sekali : “Kenapa tidak satupun dari kalian mendengarkan aku?”

 

Sooyoung : “Kami tidak mendengarkan anda, karena kata-kata anda tidak layak diucapkan seorang dokter.” Chief Go marah-marah dan tersinggung. Sooyoung tidak menggubris Chief Go dan berkata akan tetap melakukan operasi. Ia pergi tanpa mengindahkan teriakan atasannya.

 

Kyuhyun kelihatan sangat gelisah, sepertinya bisa merasakan kalau ini memang gawat. Sooyoung kembali ke UGD. Donghae sudah menyiapkan ruang operasi.

 

Donghae : “Siapa yang akan membedahnya?”

 

Sooyoung tampak marah : “Chief Go tidak berniat melakukannya.”

 

Donghae : “Apa sunbae yang akan melakukannya?”

 

Kyuhyun : “Kita bisa menyelamatkannya. Kita harus menyelamatkannya.” Sooyoung sepertinya jadi percaya diri karena Kyuhyun, ia memerintah rekannya untuk memindahkan Min Hee ke ruang operasi.

 

 

Siwon akhirnya bisa mengambil ponselnya, ia terkejut saat melihat puluhan panggilan darurat dari Sooyoung.

 

Siwon segera telp balik. Sooyoung sedang bersiap untuk melakukan operasi sendiri.

 

Siwon melarangnya : “Jangan aku yang akan melakukannya. Tolong kau pasang rekaman video secara langsung agar aku bisa membedah anak itu dari jarak jauh.”

 

Sooyoung : “Saya bisa melakukannya.”

 

Siwon membentaknya : “Dengarkan aku! Operasi pertamamu akan diputuskan olehku! Aku akan memberi petunjuk padamu. Aku segera kesana secepat mungkin.”  Siwon berkata akan ke RS sebentar dan minta Tiffany menunggunya. Tapi kemungkinan besar Siwon tidak akan kembali ke villa itu. Siwon bergegas kembali ke RS, ia tegang sekali. Siwon masih menerima telp dari Donghae tapi sayang ponsel Siwon mati sehingga tidak bisa mendengarkan kata-kata Donghae. Siwon kesal sekali dan membanting ponselnya.

 

 

Sooyoung dan tim sudah siap di meja operasi. Donghae kembali dan berkata kalau ia tidak bisa menghubungi Prof Choi lagi.

 

Chief Go berseru dari intercom : “Apa kalian tidak mau berhenti? Ini peringatan terakhirku. Hentikan operasi ini!”

 

Sooyoung menatap tajam Chief Go : “Dokter bedah Choi Sooyoung akan mulai melakukan operasi sekarang.” Sooyoung kesal dengan seruan Chief Go, ia minta Kyuhyun mematikan speakernya. Kyuhyun menurut. Chief Go marah karena Sooyoung benar-benar menentangnya.

 

Sooyoung menarik nafas dan minta scalpel, ia mulai melakukan irisan pertamanya. Siwon sudah tiba di Seoul dan memacu mobilnya ke RS. Tim Sooyoung mulai mempelajari kondisi Min Hee.

 

Donghae : “Usus kecilnya masuk terlalu jauh ke dalam usus besar, apa kita harus membuang usus besarnya?” Sooyoung tidak bisa membuang usus besarnya, ia harus mengembalikan posisi usus kecil secara manual. Sooyoung memulainya.

 

Kyuhyun kelihatan gelisah : “Hati-hati..hati-hati..hati-hati..hati-hati..”

 

Il Kyu merasa kesal : “Tutup mulutmu!”

 

Sooyoung melanjutkan operasi. Siwon tiba di depan RS, ia segera lari ke dalam.

 

Kyuhyun mengamati Min Hee lalu ia merasa gelisah dan tidak tenang.

 

Donghae heran : “Dr. Cho kau tidak apa-apa?”

 

Kyuhyun : “A-anak ini.. tidak bergerak sebagaimana mestinya.”

 

Il Kyu : “Karena dia dibius.. tentu saja ia tidak bergerak!”

 

Kyuhyun : “Bu-bukan itu maksud saya.” Sooyoung minta semuanya fokus pada operasi. Mereka hampir menyelesaikannya. Lalu mimpi buruk terjadi, Min Hee terkena serangan jantung. Semua panik. Sooyoung minta antibiotik dan Defibrillator. Sooyoung mencoba melakukan CPR. Min Hee bisa kembali meskipun lemah. Lalu alat pacu jantung tiba. Sooyoung memacu jantung Min Hee. Tidak terjadi reaksi apapun.

 

Sooyoung menaikkan energinya. Tetap tidak ada reaksi.  Sooyoung mulai putus asa dan melakukan CPR lagi, saat itulah Siwon masuk ke ruang operasi. Beberapa dokter menoleh : “Profesor..”

 

Sooyoung terus mencoba mengembalikan Min Hee.

 

Sooyoung setengah menangis : “Kumohon…” tapi yang terdengar adalah bunyi garis datar yang mengerikan itu.

 

-TBC (Tuber Continue)-

 

Silakan tinggalkan jejak dalam bentuk apapun.

4 thoughts on “[SERIES] Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 4

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s