[SERIES] Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 10

Title                 : [SERIES] Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 10

Length             : Series

Rating             : PG

Genre              : Medical, Romance, Melodrama, Family

Author             : Shin Ra Rin [@EzraSari (on twitter)]

Cast                 : – Cho Kyuhyun, – Choi Sooyoung, – Choi Siwon, – Tiffany Hwang, and many more

 

Hi my readers~ We meet again for a long long time ago haha This is part 10, I wish you can enjoy this Fan Fiction and I hope you don’t forget to RCL too (Read, Comment, and Like).. Thanks before guys and Happy reading :^)

 

-Good Doctor (Kyuyoung version) Part 10 start-

 

Sooyoung memimpin operasi resmi pertamanya dengan Kyuhyun sebagai asisten pertamanya. Mereka akan mengoperasi fistula Shi On. Siwon juga berada di ruang operasi tapi hanya untuk mengawasi dan memberikan pertimbangan medis.

 

Sooyoung : “Aku akan menyingkirkan fistula tanpa harus memotong kelenjar tiroid-nya.” Kyuhyun mengerti. Ia mengamati Shi On dan berjanji dalam hati untuk tetap membantu Shi On meraih impiannya. Agar Shi On bisa tetap menyanyi untuk menyembuhkan hati orang-orang.

 

Kyuhyun berjanji dalam hati : “Hyung ini akan membantumu.” Kyuhyun bagai melihat dengan mata 3D-nya letak fistula Shi On. Sooyoung sudah menyelesaikan proses pertamanya. Siwon meminta Sooyoung berhati-hati, ia juga berkata ini akan sulit mempertahankan saraf kotak suaranya. Tiba-tiba Kyuhyun menghentikan mereka : “Tunggu sebentar.”

 

Sooyoung terkejut : “Kenapa?” Kyuhyun berkata : “Kita bisa membuat Shi On tetap menyanyi. Kita bisa membuat impian Shi On menjadi kenyataan.” Siwon menatap tajam Kyuhyun. Sooyoung minta Kyuhyun menjelaskan. Kyuhyun : “Ketika kita melihat hasil CT scan, sepertinya mustahil untuk mempertahankan saraf laringnya. Tapi kalau anda melihat ke arah mana fistulanya disingkirkan dan membandingkannya dengan hasil esophagography, masuk sedikit ke dekat pangkal tenggorokan dan bagian atas cabang batang tenggorokan…”

 

Siwon menyambung : “..jika kau memutar jakun (tyroid cartilage) berlawanan arah jarum jam maka kau bisa mempertahankan sarafnya sambil membuang fistulanya.” Sooyoung : “Jadi kita bisa menyingkirkan fistula dengan menghindari saraf itu.”

 

Kyuhyun membenarkan. Sooyoung berkata kalau Dr. Cho bahkan sudah menggambar saraf di bawah jaringan yang membengkak. Dr. Hong tanya : “Apa artinya Shi On bisa menyanyi lagi?” Sooyoung membenarkan : “Selama operasi ini bisa selesai tanpa kesalahan.” Kyuhyun menambahkan : “Kalau Shi On bisa pulih dengan baik pasca operasi tanpa infeksi di sekitar daerah yang dioperasi, maka dia pasti bisa menyanyi.”

 

Siwon minta semuanya fokus pada operasi dan pikirkan hasilnya nanti. Sooyoung mengerti : “Mulai sekarang kita harus fokus, tahan nafas kalian. Kita akan mulai menyingkirkan fistula dari belakang jakun.” Semua mengerti.

 

Tak lama kemudian Sooyoung telah menyelesaikan operasi dan mengumumkan mereka sudah berhasil menyingkirkan fistula dari tenggorokan Shi On. Kyuhyun dan Siwon kelihatan lega. Semua saling memuji dan Sooyoung memuji Kyuhyun : “Bagus, Dr. Cho. Terima kasih, Profesor.” Siwon mengangguk.

 

Siwon keluar dari ruangan operasi. Sooyoung minta Kyuhyun menyelesaikan menjahit Shi On dengan rapi. Kyuhyun mengerti. Sooyoung berjalan keluar untuk mengabarkan berita bagus pada orang tua Shi On.

 

Kyuhyun menjahit dengan hati-hati. Dr. Kim Sun Joo mengusap keringat Kyuhyun. Dr. Hong Gil Nam bahkan mengacungkan jempol untuk Kyuhyun. Donghae juga menyemangatinya. Hanya Woo Il Kyu yang masih kesal dengan Kyuhyun.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version)-

 

Sooyoung menghadap Siwon di ruangannya : “Kenapa anda tidak mengatakan apa-apa?” Siwon  berkata : “Tidak ada yang harus aku katakan.” Sooyoung menahan senyum : “Mana mungkin? Bukankah anda biasanya memarahi saya setelah operasi selesai?” Siwon tersenyum : “Karena hari ini tidak ada alasan untuk memarahimu.” Sooyoung berkata : “Ini berkat dr. Cho Kyuhyun.”

 

Sooyoung : “Saya mengerti keputusan anda atas spesialisasi Cho Kyuhyun, saya tidak akan ikut campur. Saya hanya ingin mengajukan satu permintaan. Tolong nilai Cho Kyuhyun apa adanya, sesuai dengan kemampuannya.”

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Kyuhyun jalan di lorong bagian anak dan sedikit terhuyung. Ia berpegangan pada pintu dan menghela nafas. Kyuhyun jalan keluar, ia membutuhkan oksigen. Kyuhyun kemudian duduk di bangku taman RS. Ia seperti akan pingsan. Pandangannya mulai kabur. Kyuhyun seperti kehabisan energi. Tiba-tiba ada seseorang mendekat : “Permisi. Uisa-nim..anda baik-baik saja?” Kyuhyun menoleh dan menjawab : “Ya, saya hanya sedikit pusing. Saya rasa saya sedikit gugup.”

 

Orang itu mengangguk dan duduk di samping Kyuhyun. Kejadian ini seperti bukan kejadian nyata, keduanya seperti dilingkupi kabut. Seperti mimpi. Pria itu tanya kenapa Kyuhyun merasa gugup. Kyuhyun mengaku : “Ini karena saya ikut berpartisipasi dalam operasi untuk pertama kalinya, padahal selama ini saya hanya melihat saja dari samping. Saya merasa sangat ketakutan. Saya takut, bagaimana kalau terjadi sesuatu pada pasien itu?”

 

Kyuhyun : “Saya merasa saya sangat pengecut. Seperti kelinci peliharaan saya.” Pria itu tanya : “Kenapa dengan kelincimu?” Kyuhyun diam saja. Pria itu berkata : “Anda tahu? kelinci sering dianggap sebagai binatang yang kecil dan penakut, tapi sebenarnya mereka cukup cepat, karena kelinci memiliki kaki belakang yang panjang. Lebih panjang 2 atau 3 kali dari kaki depannya. Sehingga ia bisa lari dengan kecepatan tinggi dan membuat pemangsanya kesulitan menangkapnya. Kelinci itu cerdas, ia tidak sampai kehilangan hatinya untuk kura-kura.” (Dongeng Kelinci dan Kura-kura)

 

Kyuhyun : “Kelinci bahkan memakan kotorannya sendiri.” Pria itu ketawa geli dan membenarkan. Ia minta Kyuhyun tidak memandang rendah dirinya sendiri tapi lari cepat seperti kelinci. Kyuhyun membungkuk : “Terima kasih.” Pria itu mengamati tangan Kyuhyun, ia komen : “Kuku jarimu kelihatan cantik untuk ukuran seorang pria. Bentuknya seperti bulan sabit.”

 

Kyuhyun tertegun, itu kata-kata yang biasa diucapkan kakaknya. Kyuhyun menoleh ke arah pria itu. Pria itu berdiri : “Aku pergi dulu ya.” Ia membungkuk dan menegakkan bahu Kyuhyun : “Kau harus menarik bahumu kebelakang.” Pria itu melambai pada Kyuhyun sambil tersenyum, lalu jalan pergi. Kyuhyun menoleh ke arah pria itu. Kyuhyun seperti hampir menangis. Pria itu jalan dan berbalik sekali ke arah Kyuhyun sambil tersenyum. Lalu pergi lagi.

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Kyuhyun masuk ke dalam RS. Ia melihat ibu muda yang sedang mengandung itu lagi. Wanita itu duduk dan menangis sedih seperti kemarin. Kyuhyun memandanginya dan ingat dengan wanita itu. Kyuhyun mendekat dan diam-diam memberikan sapu tangan untuk wanita itu.

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Sooyoung menunggui Shi On sampai sadar. Akhirnya Shi On membuka matanya, Sooyoung minta Shi On tidak bicara dulu untuk sesaat. Sooyoung juga mengabarkan berita gembira : “Shi On-ah, kau akan tetap bisa menyanyi. Dr. Cho menemukan sebuah cara dan operasinya sukses. Sekarang kau bisa melakukan apa yang membuatmu bahagia. Ok?” Shi On tampak gembira. Ia menangis. Sooyoung menghapus air matanya : “Jangan menangis. Kalau kau menangis, kau akan membuat tenggorokanmu tegang dan kau akan kesakitan.”

 

Kyuhyun datang melihat Shi On. Kyuhyun : “Sekarang pengaruh anestesinya sudah hampir habis, kau pasti kesakitan ya kan? Kau hebat Shi On-ah.” Shi On mengangkat tangan dan Kyuhyun segera menyambut tangan Shi On.

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Sooyoung masih belum mengerti bagaimana cara Kyuhyun bisa melihat secara 3D dalam kepalanya. Kyuhyun menjelaskan panjang lebar soal 3D : “3D itu terdiri dari panjang, lebar, dan tinggi. Didefinisikan dengan koordinat x,y,z. Tapi 3D yang dilihat olehku bukan sesederhana itu. Aku bisa melihat obyek 3D dari segala arah.”

 

Sooyoung tanya apa maksudnya itu. Kyuhyun mencari sesuatu yang bisa ia jadikan contoh dan menemukan kaleng bekas minuman. Kyuhyun menunjukkan kaleng kosong itu : “Orang biasa hanya melihat benda itu dari sisi ini, tapi aku bisa melihat dari segala macam arah.” Kyuhyun memutar kaleng itu dan bisa menggambarnya di kepalanya. Sooyoung mulai mengerti, lalu tanya : “Bagaimana kau bisa tahan kalau kau merasa pusing setiap saat?” Kyuhyun menggeleng : “Tidak selamanya aku merasa pusing. Hanya kalau aku memaksakan diri untuk konsentrasi seperti itu.”

 

Sooyoung mengangguk lalu tanya : “Apa kemampuanmu itu juga sama seperti sinar X. Kau bisa melihat tembus pandang. Apa kau bisa?”

 

Kyuhyun minta Sooyoung berdiri di depannya. Lalu ia memejamkan mata dan membayangkan melihat tembus pandang ke arah Sooyoung. Kyuhyun tertawa sendiri. Sooyoung jadi terkejut : “Apa yang sebenarnya kau lihat dan kenapa kau ketawa?” Kyuhyun menutup mulutnya lalu membuka matanya dan Sooyoung sadar apa yang ada di dalam kepala Kyuhyun. Sooyoung langsung menutupi dadanya : “Apa yang kau lihat?!”

 

Kyuhyun hanya menjawab : “Siapa di dunia ini yang memiliki kemampuan seperti itu? Ada-ada saja.” Kyuhyun mengembalikan kaleng kosong ke boksnya dan jalan pergi. Haha..

 

Siwon mengamati surat rekomendasinya untuk memindahkan Kyuhyun ke bagian Lab Patologi. Ia ingat perkataan Kang Hyun Tae yang ingin mempublikasikan Kyuhyun dan perkataan Sooyoung untuk menghargai Kyuhyun sesuai dengan kemampuannya. Lalu Siwon memutuskan merobek surat itu.

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Sooyoung mentraktir rekan-rekannya makan siang untuk merayakan kesuksesan operasi resmi pertamanya. Semua senang dan mulai membagi-bagikan sandwich raksasa itu. Ternyata Kyuhyun tidak kebagian. Sun Joo : “Sepertinya pihak toko kue salah potong.” Sooyoung ingin membagi dua rotinya tapi Kyuhyun menolak. Hong Gil Nam tiba-tiba memberikan sandwichnya untuk Kyuhyun : “Perutku sedang tidak enak, kau makan saja punyaku” Sooyoung terkesan karena ini adalah Dr. Hong : “Woo~ manusia mesin Hong Gil Nam.. perutmu ini mana pernah merasa tidak enak. Hehe..” Kyuhyun berterima kasih atas kebaikan Gil Nam.

 

Siwon masuk dan mengumumkan : “Mulai besok, Cho Kyuhyun harus tugas jaga malam 24 jam. Hari ini adalah hari terakhir kau bisa pulang kerja cepat.” Sooyoung langsung terlihat gembira. Semua juga kelihatan senang mungkin kecuali Woo Il Kyu. Siwon juga meminta semua melakukan tugas mereka seperti biasa.

 

Setelah Siwon pergi, Hong Gil Nam langsung bersorak : “Akhirnya aku tidak jaga malam!” Sooyoung langsung minta rekan-rekannya memberi “sambutan” untuk dokter jaga baru. Mereka memaksa Kyuhyun membungkuk dan memukuli punggungnya. Sooyoung meninju Kyuhyun.

 

Kyuhyun kesakitan, semua ketawa geli. Ia tanya : “Siapa yang memukulku dengan tinju.” Sooyoung menunjukkan tangannya : “Aku…” Kyuhyun mengeluh : “Ah anda tega sekali.. sakit..” Sooyoung geli dan mengusap punggung Kyuhyun.

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Kang Hyun Tae : “Saya dengar  anda tetap mempertahankan Kyuhyun di bagian bedah anak?” Siwon membenarkan. Kang Hyun Tae tanya : “Apa ini karena rencana saya untuk Kyuhyun?” Siwon membenarkan : “Itu memang salah satu alasan saya, tapi alasan utama saya adalah karena keinginan Kyuhyun sendiri.” Kang Hyun Tae menyayangkan keputusan Siwon, ia menawarkan itu demi kebaikan. Siwon juga berkata akan menunda rencana mengambil dokter bedah anak dari RS lain dan rencana untuk mendapatkan pendanaan dari pihak lain. Siwon ingin meningkatkan kemampuan internal RS Seongwon. Ia ingin membuat tim terbaik dari dalam RS dulu. Kang Hyun Tae tanya berapa lama ia harus menunggu. Siwon berkata tidak tahu. Kang Hyun Tae berharap itu tidak akan lama, karena ia cenderung mencari-cari kesalahan orang yang membuatnya menunggu.

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Siwon bermain basket sendirian di lapangan basket RS. Dia terlihat keren, mau lempar dari jarak jauh maupun dekat semuanya masuk ke keranjang. Kyuhyun melihat Siwon dan ia memutuskan mendekat. Siwon men-dribble bola sambil tanya : “Mau bicara apa?” Kyuhyun : “Terima kasih karena Prof. tidak membenci saya. Saya janji akan kerja dengan keras.” Kyuhyun membungkuk dan ingin pergi. Siwon memanggilnya. Ia melempar bola ke arah Kyuhyun : “Masukkan bolanya!” Kyuhyun sekali lagi mencoba memasukkan bola. Ia sudah mengambil kuda-kuda dan kelihatannya bagus (bayangkan gerakan slowmotion). Kyuhyun memusatkan perhatian pada keranjang itu dan melempar…. tapi tidak masuk lagi. Kyuhyun langsung lari mengambil bola, ia mengembalikan bola itu pada Siwon.

 

Siwon melarang Kyuhyun pergi dan memerintahnya untuk melempar bola lagi. Kyuhyun mencobanya, kali ini lebih parah, bolanya justru terlempar ke belakang. Siwon tidak membiarkan Kyuhyun lolos. Siwon : “Lagi!” Kyuhyun sampai buka jas. Tapi tetap saja, bolanya terpelanting ke belakang, ke depan, ke belakang ring basket, dll. Siwon teriak : “Lagi! Lagi! Lagi!” Sampai akhirnya setelah entah berapa kali mencoba, Kyuhyun berhasil juga memasukkan bola ke keranjang. Hore..!

 

Siwon ternyata pernah mendengar kalau Kyuhyun telah mempermalukan diri di depan dokter-dokter bedah syaraf. Siwon mengancam Kyuhyun : “Kalau kau mempermalukan departemen kita lagi, aku akan membunuhmu. Mengerti?” Kyuhyun mengiyakan dengan takut-takut. Wkk..

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Ayah-Ibu Shi On berdiri di luar kamar Eun Ok sambil memandangi anak itu. Apa mereka akan mengadopsi anak itu? Menarik.

 

Kyuhyun juga mendapat sambutan hangat dari para perawat karena sudah menjadi dokter jaga resmi. Bahkan Perawat Jo langsung mencium pipi Kyuhyun.

 

Siwon dan Sooyoung mencuci tangan setelah sebuah operasi. Keduanya bertemu Prof Min dari bagian Ginekologi. Prof Min ingat ada sesuatu yang harus ia diskusikan dengan Siwon dan timnya.

 

Ketiganya mengamati foto USG seorang janin. Siwon langsung mengenali penyakitnya : “Ini Congenital Lymphangioma (limfangioma bawaan, tumor jinak yang biasanya terjadi pada bayi/janin, biasanya ada di kepala, leher, dan ketiak, tapi bisa juga di bagian perut atau paha. Penyebabnya bisa genetik, atau paparan tembakau, konsumsi alkohol, virus dan defisiensi makanan juga bisa menyebabkan limfangioma).”

 

Prof Min membenarkan : “Dan tumbuh di dekat kepala dan leher. Lumayan besar juga. Janin laki-laki ini berusia 32 minggu, dan tumor itu ditemukan sekitar minggu ke 24 dan semakin tumbuh besar. Aku takut bayinya tidak bisa bernafas saat dilahirkan.”

 

Siwon : “Aku rasa itu bukan masalah, kita bisa mengeluarkannya dengan prosedur EXIT (ex utero intrapartum treatment procedure, prosedur mengeluarkan janin khusus yang memiliki kesulikan bernafas. Jadi saat dilahirkan, hanya kepala dan bahu bayi yang keluar, lalu dokter bedah anak membuat jalan untuk nafas bayi, sementara bayi tetap menerima oksigen dari plasenta/ari-ari).”

 

Prof Min membenarkan : “Tapi masalahnya ada pada ibu sang bayi. Dia adalah istri dari putra tertua, anak tunggal seorang anggota Konggres. Ibu mertuanya ingin ia melahirkan di rumah.”

 

Siwon : “Alasannya?” Prof Min : “Begitu bayinya lahir, ibu mertuanya akan memberikan bayi itu untuk diadopsi.”

 

Sooyoung heran : “Kenapa harus diadopsi?” Prof Min berkata : “Kadang memang ada kondisi seperti itu. Saat mereka melihat ada ketidak-normalan pada bayi yang akan dilahirkan, pihak mertua tidak ingin menantunya memiliki bayi itu. Jadi dalam kasus ini, mereka akan memberikan bayi itu untuk adopsi.” Sooyoung : “Saya rasa ini konyol, ini bukan cacat tapi bisa diobati dengan pembedahan.” Prof Min membenarkan : “Tapi pihak ibu mertuanya tidak mau mendengar penjelasan itu. Mereka yakin, pasti akan terjadi sesuatu pada anak itu saat ia tumbuh nanti. Mereka tidak menginginkan ada sedikit noda pun pada keluarga sempurna mereka.” Sooyoung kesal : “Noda? Ibu mertua seperti apa yang seperti itu?!”

 

Siwon : “Kalau bayinya benar-benar cacat maka itu memang bisa menjadi masalah yang harus dipertimbangkan demi masa depan anak, tapi dalam kasus ini banyak yang aneh.” Prof Min : “Itu sebabnya ibu bayi memberanikan diri datang ke RS Seongwon untuk mendapatkan pembedahan. Tapi sekarang, ia merasa ragu lagi karena ibu mertuanya.” Siwon tersenyum : “Sepertinya dia sudah membuat keputusan hari ini. Buktinya ia menemuimu.” Prof Min tersenyum : “Ada yang berhasil meyakinkannya dengan baik.” Sooyoung heran : “Siapa?” Prof Min berkata : “Orang yang terkenal di RS kita, dokter residen dari departemenmu.” Siwon dan Sooyoung langsung tahu siapa yang dimaksud Prof Min.

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Cho Kyuhyun harus berdiri di depan Prof Choi dan Sooyoung. Siwon tanya : “Apa yang kau katakana pada ibu bayi itu?” Kyuhyun berkata : “Prof Choi Siwon dari bagian bedah anak akan melakukan operasinya.” Siwon dan Sooyoung langsung kelihatan kesal. Tapi Kyuhyun melanjutkan : “Bukan itu yang saya katakan… Saya hanya minta wanita itu untuk konsultasi pada bagian Ob/Gyn (Obtetri Ginekologi / Ahli penyakit kandungan) terlebih dulu. Itu saja” Sooyoung tersenyum : “Kau sudah mengikuti prosedurnya. Benar kan Profesor?”

 

Siwon tanya : “Apa yang kau lakukan sehingga bisa meyakinkan ibu muda itu?”

 

#Flashback

 

Kyuhyun tidak hanya memberikan sapu tangan untuk ibu muda itu, tapi ia juga cerita : “Saya adalah seorang anak autis. Tapi dengan bantuan banyak orang saya bisa melewati semuanya dan meskipun belum pulih benar, saya semakin membaik dan sekarang dalam perjalanan menjadi seorang dokter.” Ibu muda itu menatap Kyuhyun. Kyuhyun melanjutkan : “Tapi bayi anda, kita hanya perlu membuang kistanya saja dan itu bukan cacat bawaan yang sulit disembuhkan. Jika operasinya berjalan lancar maka bayinya akan mampu tumbuh sehat.” Ibu muda itu menangis keras setelah mendengar perkataan Kyuhyun.

 

#FlashbackEnd

 

Kyuhyun berkata pada Siwon : “Saya hanya mengatakan itu saja. Ibu itu, bisa dioperasi kan?” Sooyoung berkata : “Ibu mertua wanita itu akan datang besok jadi kita masih harus menunggu.” Siwon minta Sooyoung menyiapkan bahan agar mereka bisa bicara dengan wali ibu muda itu.

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Setelah itu, Sooyoung ingin mengajak Kyuhyun makan. Sooyoung : “Karena ini adalah hari terakhirmu bisa bebas pulang ke rumah…” Reaksi pertama Kyuhyun adalah kelihatan ketakutan : “Apa anda akan memasak lagi?” Sooyoung kesal : “Kenapa wajahmu seperti itu?” Setelah yakin Sooyoung tidak akan masak, Kyuhyun menghembuskan nafas lega. Hahaha.. Sooyoung mengajak Kyuhyun makan makanan tradisional Korea. Kyuhyun senang dan tanya ada berapa hidangan. Sooyoung heran. Kyuhyun : “5 banchan untuk warga biasa, 7 banchan untuk bangsawan dan 12 untuk Raja. Saya ingin makan 7 banchan.” (Banchan : hidangan)

 

Sooyoung : “Baik, 7 hidangan sama dengan 7 pukulan.” Mendengar itu Kyuhyun langsung cepat-cepat berkata : “Ah tidak.. tidak… Saya akan makan 5 hidangan saja kalau begitu.” Sooyoung geli, ia menambahkan : “Akan ada seseorang yang ikut makan bersama kita.”

 

Tentu saja ini adalah kesempatan Sooyoung mempertemukan Kyuhyun dengan ibunya. Ny. Oh menunggu dengan gelisah di restoran. Ny. Oh tampak gembira melihat mereka sudah datang. Kyuhyun membungkuk dalam-dalam. Ketiganya duduk dan mulai menikmati makanan. Kyuhyun makan dengan lahap seperti biasa.

 

Sooyoung berkata : “Saat ini Dr. Cho sudah resmi menjadi dokter residen. Ia sudah mendapat pengakuan dari orang-orang di sekitarnya. Senior dan juniornya sering dibuat terkejut dengan pengetahuan Dr. Cho. Beberapa tahun lagi, ia pasti bisa menjadi dokter yang hebat.”

 

Ny. Oh terharu mendengarnya, ia berkata : “Orang tua dr. Cho pasti akan sangat bangga.” Sooyoung diam saja. Ibu Kyuhyun terlihat menahan kesedihannya. Ibu Kyuhyun memberikan makanan untuk Kyuhyun : “Makanlah yang banyak Dr. Cho.” Kyuhyun tertegun. Sooyoung heran : “Kenapa Dr. Cho?” Kyuhyun menggeleng : “Tidak apa-apa.”

 

Ibu Kyuhyun meminta Kyuhyun untuk terus mematuhi Dr. Choi sebagai senior dan menjadi dokter yang baik. Kyuhyun mengangguk : “Saya janji akan mematuhi perintah Dr. Sooyoung dengan baik dan menjadi dokter yang baik, seperti janji saya pada Hyung.” Ibu Kyuhyun tidak tahan lagi untuk menahan air matanya dan minta ijin keluar ruangan untuk menangis diluar.

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Tiffany sudah menunggu di apartemen Siwon. Tiffany : “Aku tidak mengerti kenapa Oppa menerima Dr. Cho Kyuhyun lagi? Kenapa Oppa harus memikul beban yang tidak seharusnya dipikul?” Siwon meminta Tiffany untuk tidak membahas masalah ini dulu. Tiffany kesal : “Kenapa Oppa tidak pernah memikirkanku sedikitpun? Apa oppa tahu apa yang kulakukan demi kepentinganmu?”

 

Siwon terkejut dan mendekat : “Apa yang sudah kau lakukan?” Tiffany mengaku, dia adalah orang dibalik pengunduran diri dua penyandang dana besar RS Seongwon demi menyingkirkan ibu tirinya. Ia ingin menjadi Presdir dan Siwon akan menjadi Direkturnya, dengan begitu tidak akan ada yang berani melawan Siwon lagi.

 

Siwon tidak percaya semua yang dilakukan Tiffany : “Fany-ah, bagaimana kau bisa berpikir bahwa Presdir Kim adalah musuhmu?” Tiffany : “Aku tidak peduli, aku yakin Oppa akan memahaminya nanti.” Siwon minta Tiffany menghentikan semua ini tapi Tiffany tetap teguh dengan rencananya. Tiffany : “Oppa selalu mengatakan agar aku tidak ikut campur dalam pekerjaanmu. Ini adalah urusanku, jangan ikut campur.”

 

Siwon marah : “Baik. Tapi jika kau terus seperti ini, jangan berpikir kau akan bisa bertemu denganku lagi.” Siwon mengancam untuk putus. Tiffany sedikit terkejut, tapi sepertinya ia sudah membulatkan tekadnya.

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Sooyoung dan Kyuhyun jalan pulang, ia tanya kenapa Kyuhyun terlihat ragu saat Ny.Oh memberikan makanan untuknya. Kyuhyun merasakan sesuatu yang pernah ia mimpikan sebelumnya. Sooyoung : “Apa seperti Deja Vu?” Kyuhyun tidak tahu cara menjelaskannya. Sooyoung minta Kyuhyun memikirkan baik-baik yang terjadi hari ini. Sooyoung tanya satu hal lagi sebelum Kyuhyun memulai tugas sebagai residen besok : “Apa arti menjadi dokter bagimu?” Pertanyaan yang sama, tapi jawaban Kyuhyun berbeda dari yang dulu.

 

Kyuhyun : “Menjadi harapan terakhir seseorang. Sudah menjadi tugas dokter untuk merawat pasien sampai akhir meskipun semua orang telah menyerah. Yang harus bertanggung jawab adalah dokter pasien itu.” Sooyoung mengagguk : “Lalu apa artinya pasien itu?” Kyuhyun : “Seorang teman yang harus berpisah denganmu. Pasien adalah seseorang yang harus kau perlakukan sebagai teman. Seseorang yang harus kau rawat sampai mereka sembuh bahkan setelah mereka pergi, sehingga mereka tidak harus mencarimu lagi.” Sooyoung tersenyum, merasa senang dan bangga dengan kemajuan Kyuhyun. Ia memukul punggung Kyuhyun. Sampai Kyuhyun kesakitan.

 

Sooyoung menggenggam kedua tangan Kyuhyun : “Perubahan yang terjadi pada dirimu, bukan karena orang lain tapi karena dirimu sendiri. Jadi kau harus lebih mempercayai dirimu.” Kyuhyun tidak cegukan kali ini. Sooyoung mengacak rambut Kyuhyun.

 

Paginya, Kyuhyun bekerja dengan sungguh-sungguh. Ia selalu melaporkan kondisi pasien pada Sooyoung dan tidak begitu saja membuat keputusan. Saat jadwal visitee dokter anak, Kyuhyun juga mengikuti rombongan Prof Choi. Kyuhyun bahkan mencatat setiap instruksi Siwon. Donghae geli : “Kenapa kau harus mencatat segala?”

 

Kyuhyun berkata : “Saya mencatat agar bisa mengingat kondisi pasien secara mendetil.” Semua geli mendengarnya. Siwon juga tersenyum.

 

Kyuhyun kemudian mengecek bayi Dong Soo di NICU lalu bertemu dengan Tiffany di lorong RS. Kyuhyun membungkuk pada Tiffany. Tiffany tersenyum : “Apa kabar, kau tahu siapa aku kan?” Kyuhyun : “Ya, anda adalah General Manager Hwang Tiffany dari Bagian Perencanaan Bisnis.” Tiffany tersenyum : “Apa kau senang karena tetap berada di bagian bedah anak?” Kyuhyun membenarkan : “Rasanya sangat menyenangkan seperti saat saya bisa membeli robot setelah menabung begitu lama.”

 

Tiffany : “Saya minta anda tidak membuat masalah mulai saat ini, paling tidak demi Prof Choi Siwon yang mengijinkanmu tinggal.” Kyuhyun terdiam. Tiffany tanya : “Apa saya membuat anda tersinggung?” Kyuhyun menggeleng : “Tidak, saya hanya tidak mengerti. Apa maksud melakukan sesuatu “untuk” seseorang? Saya ingin anda mengajari saya.” Kyuhyun membungkuk lalu jalan pergi. Tiffany menoleh dan ia kelihatan sedikit geli.

 

Sooyoung melihat Siwon merenung dan berkata : “Anda terlihat sangat kecapekan hari ini.” Siwon menyangkalnya. Sooyoung berkata : “Anda jelas kelihatan lelah.” Siwon : “Choi Sooyoung, menurutmu apa artinya melakukan sesuatu untuk orang lain?”

 

Sooyoung berkata : “Itu pertanyaan yang tidak jelas, antara pria dan wanita atau rekan kerja?” Siwon menjawab : “Antara pria dan wanita.” Sooyoung ketawa : “Apa anda merasa bersalah karena tidak memberi perhatian cukup untuk General Manager Hwang Tiffany? Saya belum pernah pacaran jadi tidak bisa memberi masukan berdasar pengalaman. Tapi melakukan sesuatu untuk orang lain adalah jika kau terus memperhatikan orang itu. Tidak cuek atau mengabaikan orang itu, tapi hanya memperhatikan mereka. Itu adalah hal tersulit yang dilakukan, tapi itu akan membuat hubungan bisa bertahan sampai sangat lama.”

 

Siwon tiba-tiba bertanya : “Apa kau memperhatikanku?” Sooyoung terkejut dan tampak gugup sesaat. Siwon menambahkan : “Sebagai rekan kerja maksudku.” Sooyoung ketawa : “Anda tahu kalau saya selalu merepotkan anda meskipun saya sudah ada di tahun kedua. Tapi anda selalu benar, jadi saya selalu kalah.” Siwon tersenyum : “Terima kasih, karena bersedia mengalah.”

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Direktur Park Jung Soo memberikan surat pengunduran diri pada Presdir Kim Taeyeon. Direktur Park meyakinkan Presdir Kim kalau ia tetap seorang dokter dan akan tetap ada di dekat Presdir Kim. Presdir Kim merasa ini tidak perlu karena semua orang yang mengganggu Direktur Park sudah pergi. Tapi menurut Direktur, pengunduran dirinya tidak ada hubungannya dengan itu.

 

Direktur Park juga tidak akan pergi dalam waktu dekat ini karena ia harus menyelesaikan sesuatu di RS Seongwon dan memastikan Kang Hyun Tae keluar dari RS ini. Presdir Kim menyerahkan soal Kang Hyun Tae pada Direktur Park.

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Para dokter anak sedang istirahat sambil mempelajari kasus di ruang jaga mereka. Sun Joo mendekati Il Kyu dan tanya apa bedanya antara gastroshisis dan omphalocele. Il Kyu tidak tahu jawabannya dan mengelak dengan berkata : “Sun Joo-ah, kau bisa mempelajarinya nanti karena kau masih seorang intern.” (Dokter yang masih dalam masa training) Sun Joo : “Aku bahkan belum memilih departemenku. Aku hanya ingin tahu karena di NICU ada dua orang bayi yang didiagnosis itu.”

 

Il Kyu berkata : “Kau bisa mempelajarinya nanti kalau sudah resmi jadi residen (Dokter yang sudah menyelesaikan masa training.)” Il Kyu yang membuktikan bahwa nilainya memang hasil manipulasi justru meninggalkan ruangan karena tidak ingin ditanya-tanya lagi. Sun Joo akhirnya tanya pada Kyuhyun : “Senior.. apa anda tahu jawabannya?”

 

Kyuhyun secepat kilat berdiri di depan Sun Joo dan menjelaskan dengan detil apa arti kedua penyakit itu. Sun Joo terkejut : “Wow..” Sampai Sun Joo bengong karenanya. Sun Joo meminta Kyuhyun tidak perlu bicara dengan formal dengannya karena ia adalah junior Kyuhyun. Kyuhyun menjawab : “Mungkin karena ini pertama kalinya aku berbicara denganmu.” Keduanya akhirnya bicara dengan lebih santai.

 

Sooyoung dan Donghae tersenyum melihat keduanya. Donghae komen : “Kyuhyun sudah berubah banyak dalam satu atau dua hari terakhir ini.” Sooyoung berkata : “Bukannya Kyuhyun berubah, tapi sepertinya ia kembali ke kondisi saat Kyuhyun datang pertama kali ke RS ini.”

 

Sooyoung : “Ini adalah pendapat pribadiku. Tapi sebelum ia datang pertama kali ke RS ini, dia ada di dalam kondisi tahu caranya mengendalikan dirinya sendiri. Saat ia menyelamatkan anak di stasiun kereta itu dan saat ia menyelamatkan Seong Ho. Tapi tidak ada yang bisa dilakukan Kyuhyun di RS kita yang sangat ketat dan terkenal ini. Dia selalu dihentikan untuk melakukan sesuatu karena kita menganggap rendah dirinya dan curiga dengan keahliannya. Jadi secara alamiah, Kyuhyun menarik diri.”

 

Donghae merasa Sooyoung benar. Sooyoung mengangguk : “Tapi kali ini, setelah operasi Shi On, kurasa ia bisa mengatasi kondisinya. Dia mulai percaya diri lagi dan mendapat pengakuan juga.”

 

Sesuatu terjadi pada Chief Go. Anak buah Prof Kim Jae Joon sama sekali tidak mengacuhkannya saat berpapasan dengan Chief Go. Sampai Chief Go teriak : “Hei kalian! Kenapa kalian tidak memberi hormat secara pantas padaku?!” Kedua dokter itu menoleh lalu membungkuk setengah hati pada Chief Go. Lalu pergi sambil bergosip. Chief Go berbalik dengan kesal lalu berpapasan dengan Kyuhyun. Kyuhyun membungkuk sampai 90 derajat. Chief Go juga kesal dan teriak : “Hei kau! Kenapa kau berlebihan saat menghormat?”

 

Kyuhyun mendekat : “Saya tidak berlebihan. Ini karena anda adalah supervisor yang pantas dihormati. Setelah saya melihat tangan anda, saya memutuskan untuk menghormati anda.” Kyuhyun membungkuk lagi sebelum pergi. Chief Go sampai kehabisan kata-kata : “Anak ini.. kenapa ia selalu bicara soal tanganku?”

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Choi Siwon, Sooyoung dan Prof Min akhirnya bertemu dengan ibu mertua Kwon Yuri, wanita yang hamil tua itu. Siwon berusaha menjelaskan kondisi bayi dalam kandungan Yuri. Setelah pembedahan. Ibu mertua tanya : “Jadi meskipun sudah dibedah, kepala bayi itu masih bisa berubah saat ia tumbuh besar, ya kan?” Siwon : “Seperti yang saya katakan, perubahannya bukannya tanpa bentuk dan tidak akan menimbulkan masalah pada pertumbuhan dan tingkat kecerdasan anak itu kelak.”

 

Ibu mertua : “Bagaimana anda bisa menjamin itu? Ada yang namanya “seandainya” dokter.” Prof Min berkata : “Kalau selalu memikirkan tentang masalah “seandainya” maka kemungkinannya tidak akan habis. Ini juga sama dengan penyakit lainnya.” Ibu mertua tetap tidak mau mendengar : “Menantuku akan melahirkan di rumah, dokter keluarga kami bisa menolongnya.”

 

Sooyoung kelihatan kesal : “saya dengar anda akan memberikan anak itu untuk diadopsi. Tapi itu artinya anda akan melepaskan anak itu.” Ibu mertua melirik ke arah Yuri. Yuri hanya menunduk. Prof Min : “Calon ibu berharap untuk melahirkan dan membesarkan bayi itu, benar kan Ny. Kwon Yuri?” Yuri terdiam, ia kelihatan ketakutan pada ibu mertuanya.

 

Ibu mertua minta mereka tidak ikut campur. Sooyoung meninggikan suaranya, ia mulai emosi : “itu hanya tumor jinak bukan cacat. Dan meskipun bayi itu cacat, anda tidak berhak memutuskan apa yang harus dilakukan pada bayi itu.” Siwon memperingatkan Sooyoung : “Dr. Choi!” Ibu mertua marah pada Sooyoung dan langsung meninggalkan ruang dokter sambil menarik menantunya. Yuri terpaksa mengikuti ibu mertuanya. Meskipun Sooyoung berusaha menahannya.

 

Keduanya bertemu Kyuhyun diluar. Kyuhyun memberi salam pada Yuri : “Apa anda memutuskan untuk dioperasi?” Yuri tidak bisa menjawab. Ibu mertua terlihat jengkel melihat Kyuhyun dan menarik Yuri pergi. Kyuhyun panik : “Dia harus segera dioperasi, cepat.. cepat!” Ibu mertua Yuri sadar bahwa Kyuhyun terlihat tidak normal dan merendahkannya. Yuri terlihat bersalah dan minta maaf pada Kyuhyun dan mengikuti ibu mertuanya. Ia menangis. Kyuhyun melihatnya.

 

Kyuhyun mengikuti mereka sampai ke mobil. Kyuhyun : “Yuri-ssi, sebaiknya anda tidak menangis. Jika anda menangis, akan banyak orang yang merasa sedih. Tapi jika seorang bayi yang baru lahir menangis, banyak orang yang akan bahagia.”

 

Ibu mertua dengan dingin menyuruh Yuri segera masuk mobil. Yuri tersenyum dan berterima kasih pada Kyuhyun sebelum masuk mobil.

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Malamnya, Kyuhyun masuk ke ruang tidur dokter. Ia duduk di tempat tidur tingkat sambil mencoba per-nya, dia terlihat senang sekali. Dr. Hong yang tidur di bagian atas terbangun : “Jangan goyang-goyang.” Kyuhyun minta maaf. Tiba-tiba pintu terbuka dan wajah Soo Jung muncul. Kyuhyun terkejut : “Bagaimana kau tahu aku ada disini?”

 

Soo Jung : “Hei, aku sudah lama dirawat di RS ini, mana mungkin aku tidak tahu ruang tidur dokter. Aku senang dokter sudah tugas jaga 24 jam, ini seperti kita hidup bersama dalam satu rumah.” Kyuhyun tersenyum tipis. Dr. Hong terganggu : “itu Soo Jung kan? Apa yang kau lakukan disini?” Soo Jung komen : “Kenapa Dr. Hong sudah tidur di jam seperti ini?” Ia menggoda Dr. Hong : “celana dalam Dokter kelihatan. Astaga.” Dr. Hong cuek dan menarik celananya begitu saja. Mereka berdua tertawa geli.

 

Kyuhyun mengambil kesempatan untuk curhat lagi dengan dewi cinta Soo Jung. Soo Jung tanya : “Apa dokter masih cegukan jika melihat “wanita” itu?” Kyuhyun menggeleng, ia tidak cegukan lagi. Soo Jung menebak : “Apa jantung dokter berdebar kencang?” Kyuhyun mengiyakan.

 

Soo Jung memberikan diagnosanya : “berarti dokter masuk ke Tahap ke-dua gejala sakit cinta.” Kyuhyun bingung, ia baru mendengar tentang jenis penyakit itu. Soo Jung berkata : “Kalau melihat gejalanya, berarti penyakit dokter sudah semakin parah. Apa dokter tidak akan menyatakan perasaan cinta padanya? seperti mengatakan “Aku menyukaimu” atau “Aku mencintaimu”.”

 

Kyuhyun tidak mengerti arti perkataan-perkataan itu. Soo Jung heran : “Bagaimana bisa tidak tahu padahal dokter sedang merasakannya? Apa begini saja, coba dokter mengungkapkan dengan cara lain, seperti memberikan pujian, katakan : Kau cantik atau kau manis.” Kyuhyun : “Aku sudah mengatakan itu padamu.” Soo Jung : “Tapi itu berbeda kalau dokter mengatakannya pada wanita itu. Aku ingin dokter mengungkapkannya. Pokoknya dokter harus mengungkapkannya. Argh.. Ini benar-benar membuatku frustrasi.”

 

Soo Jung mengaku : “Aku sebenarnya iri pada wanita itu, siapapun dia. Keajaiban paling mengagumkan adalah membuat hati orang yang kau cintai berdebar.”

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

Paginya, Kyuhyun melihat Sooyoung di ruang NICU. Sooyoung mengamati bayi Dong Soo. Kyuhyun mendekat dan berkata : “Dong Soo sudah semakin sehat.” Sooyoung membenarkan : “Dia hampir normal.” Tapi Sooyoung terlihat tidak bersemangat. Kyuhyun heran : “Kenapa kau menghela nafas padahal Dong Soo sehat?”

 

Sooyoung : “Ini masalah Ny.Kwon Yuri. Aku terus memikirkannya. Kita tidak bisa melakukan apapun. Kita hanya bisa melakukan sesuatu kalau ia masuk ke RS kita dan kita baru bisa merawatnya. Kita tidak bisa pergi keluar RS dan membujuk pasien.”

 

Kyuhyun ingin Sooyoung membujuk Yuri. Sooyoung : “Tapi aku tidak bisa melakukannya, bagaimanapun ada yang namanya batas. Itu berbeda dengan peraturan maupun prinsip RS. Kita harus menghormati keputusan pasien, suka atau tidak. Baru kali ini sulit untuk menghormatinya.”

 

Kyuhyun : “Anda memiliki hati yang sangat cantik. Direktur panti asuhan tempat saya tinggal berkata, hati yang cantik seperti serbuk sari yang selalu terbang ke satu tempat dan membuat bunga berkembang.” Sooyoung : “Kuharap aku akan terbang jauh seperti yang dikatakan Direktur.” Sooyoung berjalan keluar. Kyuhyun berbicara sendiri : “Dia akan terbang, terbang jauh.”

 

Di sisi lain Kwon Yuri sedang berdoa di salah satu gereja Katholik. Yuri kembali mengingat kata-kata Kyuhyun dan Yuri memohon kekuatan untuk membuat keputusan.

 

-Good Doctor (Kyuyoung version)-

 

Paginya, Yuri pergi ke RS Seongwon dan menemui para dokter. Prof Min tanya : “Apa anda sudah mendapat ijin dari ibu mertua anda?” Yuri : “Saya belum mendapatkannya dan suami saya juga sedang ada di AS dan baru bisa kembali akhir tahun ini. Suami saya juga tidak bisa menentang ibunya. Tapi saya tidak membutuhkan ijin, ini adalah anak saya.” Siwon mengingatkan Yuri kalau ibu mertuanya pasti tidak akan berdiam diri saja jika ia tahu keputusan Yuri.

 

Yuri : “Tidak masalah, ini tidak akan mengubah keputusan saya.” Siwon : “Baiklah, kami akan menghormati keputusan anda. Bagaimana dengan anda, Prof Min?” Prof Min tentu saja setuju. Sooyoung apalagi.

 

Yuri tersenyum dan berkata : “Ini semua berkat dokter residen itu, jika bukan karena dia, saya tidak akan bisa bertindak dengan berani seperti ini. Saya benar-benar berterima kasih kepadanya.” Semua tahu siapa dokter yang dimaksud Yuri. Sooyoung kembali tersenyum.

 

Dokter residen istimewa itu berusaha menahan kantuk sambil makan mie instant. Yup itu benar si Kyuhyun. Sooyoung masuk dan geli melihat Kyuhyun : “Kau tidak bisa tidur?” Kyuhyun langsung berdiri, masih setengah melayang dan mengatakan : “Semua kasus yang harus saya tangani. Sejak malam sampai menjelang pagi, kecelakaan lalu lintas, pasien yang terjatuh dan pasien dengan kemungkinan hernia, semuanya datang bersamaan.”

 

Sooyoung : “Wow.. malam pertamamu lumayan berat.” Kyuhyun : “Untungnya, tidak ada kondisinya yang serius sehingga harus di operasi.” Sooyoung berkata : “Kau benar, soal serbuk sari itu.” Kyuhyun masih blank dan bingung : “Serbuk sari?”

 

Kyuhyun terkantuk-kantuk saat Prof Choi Siwon dan Prof Min memberikan penjelasan soal prosedur EXIT untuk Kwon Yuri dan bayinya. Sooyoung menepuk lengan Kyuhyun dan memintanya memperhatikan. Ia juga merapikan rambut Kyuhyun. (Ahh So Sweet :3)

 

Prof Min menunjukkan prosedur EXIT : “Pertama kita akan melakukan bedah caesar dan mengeluarkan bagian luar tubuh bayi.” Dr. Sungmin melanjutkan : “Kita akan segera memasukkan oksigen dengan intubasi. Lalu memotong ari-ari dan menyelesaikan persalinan.” Kyuhyun tertidur lagi.

 

Siwon berkata : “Semua prosedur ini harus selesai dalam 30 menit.” Prof Min menyebutkan : “Antibiotik yang digunakan untuk menekan kontraksi Rahim, durasinya tidak boleh melebihi 30 menit. Jika lebih maka sang ibu akan ada dalam bahaya, bisa terjadi pendarahan. Kalau ini terus berlanjut, sang ibu bisa meninggal karena shock hipovolemik.” (shock karena kekurangan cairan tubuh, berupa darah, plasma dan elektrolit.)

 

Siwon menambahkan : “Waktu 30 menit kelihatannya lama, padahal tidak. Intubasi untuk saluran nafas tidak akan mudah untuk bayi ini, dalam kasus sebelumnya waktunya lebih dari 30 menit.” Sooyoung tanya : “Jika mereka gagal membuat saluran nafas dengan intubasi, apa kita perlu melakukan tracheostomy?” (membuat lubang untuk pernafasan) Siwon membenarkan : “Iya, tapi harus cepat.”

 

Kyuhyun mengangkat tangan : “Saya ingin bertanya.” Semua mata melihat ke arah Kyuhyun. Kyuhyun melanjutkan : “Jika mereka gagal membuat saluran nafas dan harus melakukan tracheostomy, tapi karena tumor itu yang membuat jalan ke arah trachea menjadi sulit atau jika tiba-tiba terjadi pendarahan internal dalam tumor, dan membuat proses tracheostomy jadi sulit, apa yang harus kita lakukan?”

 

Siwon membenarkan : “Itu bisa saja terjadi tapi jika terlihat dari MRI kita sama sekali tidak melihat ada luka.” Kyuhyun masih bertanya : “Bagaimana jika tiba-tiba terjadi pendarahan yang mengakibatkan edema.. (edema, pembengkaan disebabkan oleh cairan dalam jaringan tubuh.)” Siwon memperingatkan Kyuhyun yang mulai kehilangan kendali : “Dr. Cho..”

 

Sooyoung memukul pelan pinggang Kyuhyun dan menariknya untuk duduk. Siwon menyimpulkan : “Begitu kita selesai membuat intubasi untuk pernafasan, kita harus segera menyingkirkan tumornya. Biasanya kita melakukan pembedahan setelah memastikan stabilitas bayi setelah dipindahkan ke NICU, tapi dalam kasus bayi ini, kita tidak bisa menundanya lagi.”

 

Kyuhyun memberanikan diri mengangkat tangan untuk bertanya lagi. Sooyoung sudah melotot ke arahnya tapi Kyuhyun tetap ingin tanya sesuatu. Membuat Siwon sedikit kesal. Kyuhyun : “Bagaimana jika, ini hanya misalkan, jika kita dihadapkan pada situasi untuk menyelamatkan satu orang saja diantara mereka, siapa yang harus kita selamatkan?”

 

Semua menunggu jawaban para profesor. Siwon menyerahkan jawaban pada Prof Min. Prof Min berkata : “Selama 25 tahun terakhir, tidak ada wanita hamil yang meninggal saat melahirkan di RS Seongwon. Tapi jika terjadi situasi seperti itu, prioritas kita adalah menyelamatkan sang ibu.” Kyuhyun terlihat sedih dengan jawabannya.

 

Selesai meeting, Siwon mendekat ke Prof Min : “Saya minta maaf senior, maknae (paling junior/paling terakhir bergabung dalam tim. Kyuhyun) kami sedikit tidak sopan.” Prof Min justru tertarik : “Ini menarik, bagaimana residen tahun pertama bisa tahu begitu banyak tentang semua kemungkinan suatu penyakit. Dia lumayan istimewa.”

 

Siwon tampak lega : “Terima kasih kalau anda berpikir seperti itu.” Prof Min : “Latihlah dia baik-baik, kelak ia bisa menjadi Choi Siwon junior.” Prof Min tersenyum dan jalan keluar dari ruangan meeting.

 

Sooyoung memukul kepala Kyuhyun dengan kertas : “Kau ini. Meskipun kau ingin tanya, kau harus lihat situasinya. Kenapa di tempat meeting saat ada Prof lain yang hadir?” Kyuhyun : “saya bahkan memiliki pertanyaan lain, tapi saya menahan diri.”

 

Sooyoung kesal sekali : “Jantungku hampir meledak saat melihatmu (waktu mengajukan pertanyaan.) Kau menanyakan semua skenario terburuk.” Kyuhyun setengah mengantuk menjawab : “Saya tidak bertanya semua skenario terburuk, tapi situasi yang saya temukan dalam makalah riset.” Sooyoung minta jawaban Kyuhyun : “Kalau kau harus menyelamatkan salah satu dari keduanya, siapa yang akan kau selamatkan?”

 

Kyuhyun : “Yang harus saya selamatkan…” Kyuhyun tertidur lagi. Sooyoung kesal : “Dr. Cho!” Kyuhyun terkejut : “ya?” Sooyoung minta Kyuhyun pergi tidur untuk satu jam saja. Kyuhyun mengucapkan terima kasih dan cepat pergi tidur. Sooyoung tersenyum geli.

 

Kang Hyun Tae menelpon Presdir misterius itu dan berkata ini saatnya beliau muncul.

 

Direktur Park makan bersama rekan-rekannya di kantin RS. Ibu Kyuhyun melihatnya dan sepertinya memutuskan untuk menemui Direktur.

 

Kyuhyun tidur dan bermimpi, ia melihat Dr. Park Jung Soo berusaha menyelamatkan kakaknya dan berulang kali minta maaf. Kyuhyun terbangun : “Maaf?” Lalu ia berusaha kembali tidur sambil bergumam : “Maafkan aku.” Ponsel Kyuhyun tiba-tiba berdering, Siwon yang meneleponnya. Sepertinya sudah waktunya operasi.

 

Direktur Park kembali ke kantornya dan terkejut karena Ny. Oh sudah menunggunya.

 

Ibu mertua Yuri datang ke RS Seongwon bersama orang-orangnya. Dia kelihatan marah sekali.

 

Sooyoung sedang bersama Yuri dan menghiburnya : “Anda tidak perlu cemas karena tim bedah terbaik kami akan bekerja sama untuk operasi ini.” Yuri : “Saya tidak cemas sama sekali, saya mempercayai anda.” Sooyoung yakin : “Beberapa hari nanti anda tidak akan menangis sedih, tapi akan menangis bahagia.” Tiba-tiba ibu mertuanya masuk : “Apa yang sedang kau lakukan?” Yuri terkejut, ia tampak ketakutan. Sooyoung juga terkejut.

 

Siwon menunggu Kyuhyun di ruang pengamatan di atas ruang operasi. Kyuhyun membungkuk pada Siwon. Siwon : “Kau pasti tahu sebesar apa kekuranganmu itu.” Kyuhyun mengangguk : “Ya.” Siwon : “Untuk mengatasinya, tidak cukup hanya dengan bekerja dengan baik. Agar kau bisa mendapatkan pengakuan, ada sesuatu yang harus kau lakukan.”

 

Siwon menoleh dan menatap tajam Kyuhyun : “Kau harus mengungguliku. Karena kau hanya residen, maka aku mengerti kalau kau tidak bisa menjadi asisten, apalagi memimpin operasi. Tapi selain itu, kau harus melebihiku. Harus seperti itu, untuk memaksa orang tidak melihat kekuranganmu.”

 

Kyuhyun : “Tapi.. masih ada banyak hal yang tidak saya ketahui. Dan bagaimana saya bisa melebihi anda, Profesor?” Siwon berkata : “Hanya inilah satu-satunya cara agar kau bisa bertahan di RS ini.”

 

Kita kembali ke ibu mertua Yuri. Ibu mertua Yuri mengambil paksa menantunya dari RS. Sooyoung mengejar mereka, ia memaki dalam hati. Rombongan Yuri telah tiba di pintu masuk RS. Sooyoung berseru menghentikan mereka : “Bagaimana kalian bisa menyeret wanita hamil dengan paksa?” Sooyoung menepiskan tangan seorang pengawal : “Lepaskan dia!”

 

Pria itu mendorong Sooyoung sampai jatuh. Sooyoung marah, ia bangkit dan melepaskan tangan pria itu lagi dari Yuri : “Lepaskan dia!” Pengawal itu benar-benar pria yang tidak tahu kodratnya, ia justru ingin memukul Sooyoung. Untung Siwon dan Kyuhyun datang tepat waktu dan menahan tangan pengawal itu. Siwon : “Apa yang kau lakukan?!” Siwon marah : “Nyonya, apa begini cara anda menyelesaikan masalah?”

 

Ibu mertua : “Kalian tidak perlu ikut campur, Urus saja urusan kalian sendiri.”

 

Sooyoung merangkul Yuri : “Ini adalah urusan kami. Untuk melindungi pasien kami.”

 

Ibu mertua memerintah anak buah untuk membawa Yuri. Sooyoung masih berusaha mempertahankannya. Kyuhyun juga teriak : “Anda tidak boleh membawanya, dia harus di RS! Tidak boleh pergi, tidak boleh!”

 

Keamanan RS sudah mulai keluar untuk membantu Siwon dan dokter lainnya. Ibu mertua mengancam : “Apa kalian ingin kehilangan pekerjaan kalian?!” Sooyoung menantangnya : “Kalau anda bisa lakukan saja.”

 

Yuri akhirnya buka suara : “Saya.. tidak akan pergi bersama ibu. Saya akan melahirkan bayi saya disini dan akan dioperasi.” Ibu mertua : “Benarkah? Kalau begitu kau boleh operasi setelah bercerai.”

 

Yuri terkejut, ia menahan tangisnya. Ibu mertua mengancam : “Kalau kau tetap ingin melahirkan bayimu di RS ini, aku tidak akan mengurusmu maupun bayimu itu.” Yuri tidak peduli lagi : “Baiklah, saya akan bercerai. Saya juga tidak ingin membesarkan bayi dalam keluarga seperti ini.”

 

Kyuhyun tidak melepaskan pandangan dari Yuri, ia tampak panic : “Yuri-ssi.. dia.. dia dalam bahaya!”

 

Dan benar saja, setelah mengatakan semua itu, Yuri langsung pingsan di lengan Sooyoung. Sooyoung panik : “Ny. Kwon Yuri!”

 

Siwon langsung memeriksanya : “Segera bawa dia ke dalam, aku ingin laporan EKG-nya dan juga fotonya. Cepat!”

 

-Tuber Continue (TBC)-

 

Silahkan tinggalkan jejak yaa… Thanks :^)

5 thoughts on “[SERIES] Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 10

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s