[SERIES] Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11

Title                 : [SERIES] Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11

Length             : Series

Rating             : PG

Genre              : Medical, Romance, Melodrama, Family

Author             : Shin Ra Rin [@EzraSari (on twitter)]

Cast                 : – Cho Kyuhyun, – Choi Sooyoung, – Choi Siwon, – Tiffany Hwang, and many more

 

Hi my readers~ We meet again for a long long time ago haha This is part 11, I wish you can enjoy my Fan Fiction and I hope you don’t forget to RCL too (Read, Comment, and Like).. Thanks before guys and Happy reading :^)

 

-Good Doctor (Kyuyoung version) Part 11 start-

 

Kwon Yuri diseret paksa keluar RS oleh ibu mertuanya. Sooyoung, Siwon dan Kyuhyun berusaha menghalanginya. Kwon Yuri juga sudah memutuskan untuk melakukan pembedahan di RS ini. Tak mau kalah, Ibu mertuanya mengancam akan memaksa Yuri bercerai dengan putranya dan tidak akan mengurus Yuri maupun calon cucunya nanti. Yuri sangat terpukul awalnya, tapi ia lebih memilih untuk bercerai dan melahirkan sekaligus membesarkan anaknya sendiri.

 

Kyuhyun menyadari kalau Yuri dalam kondisi gawat. Dan benar saja, setelah mengatakan semua itu, Yuri jatuh pingsan di lengan Sooyoung. “Sepertinya jantungnya lemah ditambah kontraksi bayinya.” Ujar Sooyoung panik. Siwon langsung memeriksa Yuri dan minta laporan EKG serta minta dibawakan tocolytic (obat anti kontraksi dan mencegah kelahiran prematur.)

 

Para dokter dan perawat segera melarikan Yuri ke ruang UGD.

 

Prof Min berlari ke arah mereka : “Jangan memberinya epinephrine!” (Obat untuk melegakan pernafasan, memacu jantung, meningkatkan tekanan darah, mengurangi pembengkaan) Yuri mulai sadar dan menanyakan bayinya. Sooyoung menenangkannya : “Bayi anda baik-baik saja.” Mendengarnya Yuri mulai normal kembali. Para dokter mulai memeriksa laporan rekam jantung Yuri.

 

Prof Min heran dan tanya pada Siwon dan Sooyoung : “Apa yang terjadi?” Keduanya melirik ke arah ibu mertua dan Prof Min langsung mengerti kalau penyebab semua kekacauan ini adalah ibu mertua Yuri. Wanita itu langsung meninggalkan RS dengan wajah angkuhnya tanpa rasa bersalah sama sekali.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Direktur Park Jung Soo bertemu dengan ibu Kyuhyun di ruangannya. Ibu Kyuhyun meminta maaf pada Direktur Park. Direktur Park tidak mengerti : “Kemana saja anda selama ini. Saya sudah mencari selama 20 tahun.”

 

Direktur Park kesal kenapa ibu Kyuhyun tidak meneleponnya atau memberi kabar. Tapi ibu Kyuhyun tidak memberikan alasan jelas, ia hanya berkata memiliki masalah dan tidak bisa menghubungi Direktur Park. Direktur Park tanya apa Kyuhyun tidak tahu soal ibunya. Ny Oh membenarkan : “Meskipun ia melihat wajah saya, tapi ia tidak mengenali saya. Sampai ia bisa mengenali saya, saya akan berpura-pura tidak mengenalnya.”

 

Ny. Oh memohon agar Direktur Park juga bersikap pura-pura tidak mengenalnya. Direktur tanya : “Bagaimana kalau Kyuhyun benar-benar tidak mengenalimu, apa kau akan tetap bersikap seperti itu?” Ny. Oh merasa ia sangat bersalah pada putranya, dan bagaimana ia bisa muncul begitu saja dan mengaku kalau ia adalah ibunya. Ny. Oh menangis. Direktur Park hanya menghela nafas.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Siwon, Prof Min dan Sooyoung duduk membahas pasien Kwon Yuri dan bayinya. Sooyoung tanya apa yang akan mereka lakukan pada ibu mertua Yuri. Siwon berkata kalau ibu mertua itu bukan gangster atau semacamnya, tapi tetap minta Sooyoung menempatkan petugas keamanan di dekat kamar Yuri.

 

Sooyoung tanya pada Prof Min tentang kondisi bayi Yuri. Prof Min berkata kalau bayinya baik-baik saja. Gambar rekam jantung Yuri juga menunjukkan kondisinya stabil. Sooyoung tidak menduga kalau stres yang tiba-tiba bisa memicu cardiomyopathy (jantung gagal memompa darah karena otot-ototnya melemah, ini kadang terjadi pada ibu hamil yang bahkan tidak memiliki riwayat sakit jantung.)

 

Prof Min membenarkan : “Yuri memang tidak memiliki riwayat sakit jantung.” Sooyoung tanya  : “Apa kita tidak sebaiknya menunda operasi sampai kondisi Yuri stabil?” Prof Min setuju tapi Siwon berkata mereka hanya memiliki waktu yang sangat sempit karena kontraksi dan masalah jantung tadi.

 

Siwon : “Waktu yang kita miliki untuk melakukan operasi memberikan jalan nafas untuk janin akan semakin pendek. Bukan 30 menit lagi tapi 15 menit. Kita harus menyelesaikan semua operasi itu dalam 15 menit.”

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Kyuhyun berdiri diam di dekat tempat tidur Yuri sampai Yuri sadar. Yuri langsung menanyakan bayinya : “Bagaimana dengan bayi saya? Apa dia baik-baik saja?”

 

Kyuhyun menenangkan : “Dia baik-baik saja. Tolong jangan cemas. Karena ada pria seperti Batman diluar sehingga para pria yang seperti Joker itu tidak akan bisa membawa anda pergi lagi.” Yuri tersenyum lega : “Terima kasih dokter.” Kyuhyun : “Tidak, saya yang harus berterima kasih karena anda akan melahirkan dan membesarkan anak yang sehat itu.”

 

Yuri tersenyum sedih : “Itu seharusnya kata-kata yang dikatakan oleh seorang suami, tapi saya malah mendengarnya dari anda.” Kyuhyun segera minta maaf karena sudah bersikap tidak sopan. Yuri : “Tidak, meskipun kata-kata ini dari dokter, saya merasa bersemangat.” Kyuhyun mengangkat kepalan tangannya dan memberi semangat pada Yuri : “Calon ibu.. fighting!” Yuri tersenyum : “fighting!”

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Kyuhyun dan Sooyoung berjalan berdua di koridor RS seraya mengobrol. Kyuhyun mengaku pada Sooyoung, kalau ia sangat benci dengan ibu mertua Yuri karena mirip sekali dengan ibu tiri penyihir dalam cerita Snow White. Sooyoung tanya apa Kyuhyun sedang memaki Nyonya itu. Kyuhyun berkata ia mengerti sekarang kenapa orang memaki.

 

Sooyoung menggodanya : “Katanya kau benci memaki dan mendengar makian?” Kyuhyun : “Tidak, sekarang saya tahu bagaimana caranya memaki.” Sooyoung tertarik : “Benarkah? Cobalah… cobalah… ayo coba.”

 

Kyuhyun mencoba memaki, ia menarik nafas dalam-dalam lalu bicara dengan sangat cepat :  “Dasar kau.. aku akan menjepit jarimu ke pintu dan membuatmu mengunyah aluminium foil pembungkus kimbap dan memencet jerawatmu sambil menggaruk kepalamu!”

 

Sooyoung tampak kecewa : “Itu makian? Saat mendengarnya terdengar lucu, tapi itu bukan makian.” Kyuhyun heran : “Anda tidak merasa kesal?” Sooyoung : “Tidak sama sekali.”

 

Ibu Shi On mendekati keduanya : “Dokter.” Sooyoung dan Kyuhyun langsung bersikap sopan lagi : “ya Nyonya.” Ibu Shi On : “Saya ingin mengadopsi Eun Ok, meskipun awalnya kami ragu untuk mengambil anak lagi, tapi ini permintaan Shi On dan kami juga ingin melakukan sesuatu untuk Eun Ok. Tapi saya tidak yakin apa bisa membesarkan Eun Ok dengan baik.”

 

Kyuhyun dengan muka polosnya berkata : “Saya yakin anda bisa melakukannya, Ibu Shi On.. anda yang terbaik!” Kyuhyun mengacungkan jempolnya. Ibu Shi On tersenyum geli.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Siwon dan Tiffany mencoba berbicara lagi. Siwon minta maaf atas sikap kerasnya waktu itu, ia ingin berdamai dengan Tiffany. Siwon ingin Tiffany mempertimbangkan lagi rencananya untuk menyingkirkan Presdir Kim dan menguasai RS Seongwon.

 

Tiffany setuju untuk memikirkan permintaan Siwon, tapi jelas terlihat Tiffany tidak berniat mengubah rencananya. Siwon ingin mereka berpisah saja untuk sementara waktu. Siwon berkata kalau mereka sama-sama lelah dan sibuk, sehingga jadi sensitif. Tiffany tidak terlalu terpengaruh : “Lakukan saja apa yang oppa inginkan, aku akan selalu ada di tempat yang sama.” Sebelum Siwon pergi, Tiffany sempat mengucapkan selamat ulang tahun untuk Siwon.

 

Tiffany tersenyum : “Saengil Chukkaeyo Oppa” Siwon menoleh sejenak lalu melanjutkan langkahnya untuk pergi dari ruangan Tiffany.

 

Hari itu ternyata adalah ulang tahun Prof Choi Siwon. Bagian bedah anak sudah sibuk dengan kue dan pesta kejutan kecil-kecilan untuk Siwon. Siwon mau tidak mau tampak geli dan meniup lilin ulang tahunnya. Setelah itu, ia meminta mereka untuk kembali belajar.

 

Sun Joo menyerahkan kado. Siwon menerimanya, ia minta mereka tidak perlu merayakan ulang tahunnya lagi. Tetapi Sooyoung menganggap ini sebagai perintah untuk merayakan ulang tahun Siwon lagi tahun depan. Rekan-rekannya yang lain pun setuju dan apa daya Siwon tidak bisa melawan mereka..

 

Kyuhyun terlihat bingung karena belum menyumbang untuk membeli kado. Sooyoung menenangkannya : “Kau adalah yang paling akhir bergabung dalam tim, kau tidak perlu repot membayar kado.” Tapi Kyuhyun tetap pergi, untuk mencari kado untuk Siwon.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Jung Sooyeon, kakak Soojung telah melakukan test darah dan menemui Prof Kim Jae Joon. Ia yakin bisa mendapatkan uang untuk biaya operasi dan perawatan bulan depan. Sooyeon ingin Prof Kim segera melakukan operasi transplantasi untuk adiknya.

 

Prof Kim Jae Joon terlihat ragu : “Tapi Jung Sooyeon-ssi, apa anda tidak ingin mempertimbangkannya lagi? Seperti yang sudah sering saya katakan, kalau terjadi sesuatu dalam operasi ini, maka anda mungkin juga harus menerima infus gizi setiap saat seumur hidup anda seperti Soojung. Kedua, anda mungkin harus hidup dengan resiko terkena hepatitis.”

 

Sooyeon : “Saya.. tidak apa-apa. Selama masih ada kemungkinan untuk melakukan operasi transplantasi dengan aman.”

 

Sooyeon melanjutkan : “Saya minta tolong satu hal lagi, saya ingin semua ini dirahasiakan dari Soojung dan juga bagian bedah anak.”

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Kyuhyun pergi menemui Siwon di ruangannya dan memberikan kado khusus darinya. Siwon berkata ia sudah menerima kado tadi. Kyuhyun mengaku tidak ikut patungan, jadi ia memberikan kado secara terpisah. Kyuhyun juga mengucapkan terima kasih karena Siwon tidak membencinya.

 

Kyuhyun : “Karena anda tidak membenci saya lagi, saya tidak merasa anda menakutkan lagi. Sebelumnya, saya merasa anda sangat menakutkan. Meskipun saya masih sedikit takut, tapi itu sedikit…saya hanya sedikit takut.”

 

Kyuhyun menunjukkan kalau ketakutannya hanya seujung kuku dengan muka polosnya. Kyuhyun membungkuk dan mengucapkan selamat ulang tahun. Lalu ia keluar dari ruangan Siwon.

 

Siwon membuka kado dari Kyuhyun, isinya ternyata stetoskop mainan berwarna kuning dengan ujungnya berhias kepala panda yang lucu (?), Siwon tertawa geli. Ia jadi teringat kado dari mendiang adiknya dulu.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Perawat Jo tanya pada Soojung, kebetulan ada dr. Lee Donghae dan juga dr. Cho Kyuhyun : “Siapa diantara kami bertiga yang paling tampan?” Jawaban Soojung sudah pasti Dr. Cho Kyuhyun. Dr. Lee berseru : “Sebelum Dr. Cho datang, aku ini ranking satu.” Perawat Jo tidak mau kalah dan berkata : “Kalau begitu aku ranking 2.” Kepala Perawat Nam merasa itu tidak masuk akal. Perawat Jo mengeluh : “Apa pria tampan selalu memiliki pendapatan lebih besar dari yang biasa saja?”

 

Kyuhyun membenarkan dan bahkan mengutip statistik : “Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Nasional Australia dan Universitas Melbourne, bahwa pria tampan memang memiliki penghasilan 36 ribu USD lebih besar per tahun daripada pria dengan tampang biasa-biasa saja.” Hahaha.. Dr. Lee langsung ketawa geli mendengarnya. Semua perawat dan Soojung juga geli. Membuat Perawat Jo semakin kesal. Soojung tampak prihatin : “Berarti setiap tahun, perawat Jo kehilangan 36 ribu dollar.” Kepala Perawat Nam menambahkan : “Ini benar-benar pemborosan, sayang sekali. Aigoo..” Perawat Jo tampak kesal memandang Kyuhyun : “Akhir-akhir ini Dr. Cho tidak lagi memihak saya.”

 

Sooyeon mendekati mereka dan membuat Donghae sedikit salah tingkah. Soojung kelihatan kesal dengan perubahan sikap Donghae. Kyuhyun justru menyadari plester di lengan Sooyeon : “Apa anda baru saja tes darah?” Sooyeon terkejut dan segera menutup plester itu dengan tangannya lalu berkata ia hanya sedikit terluka. Tapi Kyuhyun tidak bisa dibohongi, ia mengenali plester khas lab RS Seongwon.

 

Donghae dan Soojung tampak terkejut. Soojung membuka plester di lengan kakaknya : “Benar, ini memang test darah.” Sooyeon akhirnya berkata ia memang melakukannya karena merasa sedikit kelelahan. Soojung : “Sudah kubilang jangan terlalu berkerja keras.” Sooyeon tersenyum dan mengajak adiknya kembali ke kamar.

 

Donghae menemui Sooyeon secara pribadi. Donghae minta maaf karena ia sudah menyatakan perasaannya saat itu, tapi ia serius dengan perasaannya. Sooyeon mengerti, ia juga sudah mengenal Donghae sejak dulu. Tapi Sooyeon tidak bisa menerima perasaan Donghae saat ini. Sooyeon membungkuk dan jalan pergi. Donghae tampak sangat sedih dan kecewa.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Kyuhyun jalan lewat tangga dan menemukan Soojung menangis sendirian di tangga. Kyuhyun mendekat : “Kenapa kau menangis?” Soojung mengaku : “Aku merasa bersalah karena membuat kakakku harus bekerja banting tulang siang-malam demi menyembuhkan penyakitku. Kakakku harus mendapatkan uang untuk operasi transplantasi ususku.” Soojung melanjutkan : “Kalau saja ayah dan ibu masih ada, kakak tidak perlu seperti ini. Kalau saja kami bisa menemukan orang yang menabrakku. Paling tidak kami bisa menuntut tunjangan padanya.”

 

Kyuhyun terkejut, ia baru tahu kalau Soojung pernah kecelakaan. Kyuhyun minta maaf, ia janji akan mempelajari kasus Soojung lebih dalam. Soojung menggeleng : “Tidak perlu. Aku tidak apa-apa, aku justru merasa marah kalau ingat kasus tabrak lari itu yang membuatku kehilangan hampir sebagian besar ususku. Aku hanya ingin hidup dan membuat kakakku bisa menikmati kehidupannya sendiri.” Kyuhyun menghibur Soojung : “Kalau aku ada di posisimu, kakakku juga pasti akan bersikap seperti kakakmu.” Soojung menangis, ia tetap merasa bersalah. Kyuhyun perlahan mengulurkan tangannya dan merangkul sambil menepuk-nepuk bahu Soojung untuk menghiburnya.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Direktur Park Jung Soo menemui Presdir Kim Taeyeon, ia mengatakan bahwa kemungkinan besar RS Seongwon akan diubah menjadi RS Anak dan rumah sakit jenis ini akan sulit mendapatkan profit. Presdir Kim merasa tidak perlu mencemaskan itu. Direktur memperingatkan lagi, bahwa pihak manajemen sepertinya ingin menjadikan RS Seongwon sebagai RS yang mengutamakan profit.

 

Direktur Park merasa ada orang yang sedang menunggu perubahan dalam sistem pelayanan kesehatan untuk melegalkan RS yang mengutamakan profit. Ongkos untuk mendapatkan semua peralatan medis dan obat-obatan anak sangat besar, tapi para orang tua akan membayar berapapun demi kesehatan anak mereka. Ini artinya keuntungan besar untuk perusahaan asuransi swasta tapi juga akan membuat orang tua serta keluarga mereka menderita karena besarnya biaya kesehatan anak.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Malamnya, Sooyoung mengira Siwon akan merayakan ulang tahunnya dengan Tiffany. Ia terkejut saat Siwon justru mengajaknya pergi untuk makan. Di dalam mobil, Sooyoung penasaran dan ingin tahu apa Siwon sedang bertengkar dengan Tiffany. Siwon menyangkalnya, ini sering terjadi pada pasangan yang sedang pacaran, tapi Sooyoung tidak akan tahu rasanya karena belum pernah benar-benar pacaran.

 

Sooyoung kesal karena seperti dijadikan pengganti Tiffany, ia berjanji akan segera mencari pacar. Siwon geli : “Apa gunanya pacaran? Mereka semua pasti akan melarikan diri begitu minum denganmu.” Sooyoung membantahnya : “Saya tidak pernah menjadi kacau saat minum di depan pria yang saya sukai.”

 

Siwon mengingatkan Sooyoung : “Kau melakukannya padaku dulu, saat hari penyambutan dokter baru.” Sooyoung : “Apa?” Siwon : “Sunbaenim… sejak dulu saya su.. apa anda suka jorim?” Sooyoung terkejut : “Bagaimana anda bisa ingat hal itu.” Siwon bahkan tidak bisa melupakan bau makgulli-nya. Sooyoung terlihat malu sekali. Sooyoung membuka jendela kaca mobil dan teriak karena malu. Siwon tersenyum lebar.

 

Di sisi lain.. Kyuhyun berada di cafe RS. Ia membeli kue muffin dan kopi, Kyuhyun melihat Tiffany duduk sendiri. Kyuhyun mengambil tempat duduk di meja dekat Tiffany, tapi tidak menyapanya. Tiffany melihat Kyuhyun dan menyapa lebih dulu : “Annyeonghaseyo?” Kyuhyun membungkuk dan membalas salam Tiffany. Kyuhyun meminum kopinya dan kepanasan. Ia kebingungan sendiri dengan lidahnya.

 

Tiffany tanya apa Kyuhyun baik-baik saja? Kyuhyun menjawab : “Rasanya saya seperti memasukkan kentang panas ke dalam mulut saya.” Tiffany tersenyum geli. Tiffany juga tanya apa jawaban Kyuhyun soal permintaannya dulu, untuk tidak menyusahkan Prof Choi Siwon.

 

Kyuhyun : “Saya sudah memikirkannya, pertama, saya tidak melanggar perintahnya. Jika Profesor melarang saya melakukan sesuatu, saya tidak boleh melakukannya.” Tiffany tersenyum geli. Kyuhyun menambahkan : “dan juga.. menemaninya saat ia sendirian.”

 

Tiffany tertegun : “Apa Profesor sering sendirian?” Kyuhyun membenarkan : “Profesor bermain basket sendiri, dan makan sendirian juga. Dan juga dia jarang tersenyum. Itu sama seperti saya. Orang yang tersenyum membutuhkan 17 otot, tapi Profesor tidak pernah menggunakan otot-otot itu.” Tiffany tersenyum tipis. Kyuhyun langsung memakan muffin-nya dengan lahap. Tiffany mengamati Kyuhyun dan tersenyum geli sendiri. Tiffany merenung dan memikirkan kata-kata Kyuhyun tadi.

 

Di sisi lain, Siwon dan Sooyoung pergi bermain bowling. Sooyoung lebih jago main bowling daripada Siwon dan Sooyoung jelas-jelas menyindir Siwon : “Tangan emas anda di ruang operasi ternyata biasa-biasa saja di arena bowling. Ha!” Siwon : “Kau ini bukan anak kecil lagi, kenapa masih suka permainan seperti ini?” Sooyoung mengingatkan Siwon : “Andalah yang membawa tim kita kesini musim semi 2008.” Siwon tidak percaya : “aku?” Sooyoung membenarkan : “Waktu itu kami semua bau alkohol, anda menyuruh kami main dengan cara sehat lalu pergi.”

 

Siwon ingat sekarang : “ah ya. Bukankah itu saat kau menyatakan perasaanmu padaku? Atau sebelumnya? haha” Sooyoung tidak percaya karena Siwon membahas masalah itu lagi. Siwon heran : “Kenapa kau tidak pernah mengatakan kalau kau menyukaiku lagi setelah hari itu?”

 

Sooyoung sudah mengubah perasaannya terhadap Siwon. Siwon heran lagi : “Kalau memang ingin menyerah, kenapa kau pernah ingin mengakuinya?” Sooyoung mengaku : “Biasanya saya bukan orang yang akan menyerah begitu saja. Tapi saya merasa bukan tandingan General Manager Hwang Tiffany. Tiffany sangat cantik, bahkan di mata sesama wanita.” Siwon berkata Sooyoung juga cantik.

 

Sooyoung tidak percaya : “Saya? Saya selalu mabuk dan jalan kesana kesini dengan baju kotor, apa itu cantik?” Siwon : “Kalau aku bilang cantik, ya artinya cantik. Kenapa kau selalu menentang kata-kataku?” Siwon menjitak Sooyoung. Sooyoung kesal : “Saya akan menahan semuanya karena hari ini adalah ulang tahun anda.”

 

Di lain tempat… Kyuhyun mimpi buruk lagi, ia bermimpi melihat Dr. Park Jung Soo yang berusaha menyelamatkan kakaknya di dalam tambang tapi gagal. Kyuhyun lalu terbangun dan duduk di tempat tidurnya.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Direktur Park Jung Soo juga teringat saat memberikan terapi pada Kyuhyun pasca kejadian di tambang. Ia mengajari Kyuhyun memberi salam dan Kyuhyun berhasil melakukannya dengan baik meskipun terbata-bata. Dr. Park tersenyum senang dan membelai pipi Kyuhyun : “Bagus.” Dr. Park menoleh ke arah ibu Kyuhyun yang terduduk di luar kamar sambil memandang kosong ke arah luar. Dr. Park menghela nafas.

 

Kembali ke masa kini, Kyuhyun menemui Direktur Park. Wajahnya terlihat murung. Direktur tersenyum dan tanya kenapa Kyuhyun menemuinya : “Apa terjadi sesuatu?” Kyuhyun masih diam saja. Direktur memanggilnya : “Kyuhyun-ah.”

 

Kyuhyun : “Selama beberapa waktu ini, saya terus bermimpi. Mimpi saat kejadian dalam bekas tambang, saat kakak pergi ke surga. Saya tidak bisa mengingatnya dengan baik saat itu, tapi saya terus mendapatkan mimpi dan saya mulai ingat sedikit demi sedikit. Sekarang saya ingat semuanya. Tapi kenapa anda menyelamatkan saya?” Direktur Park terlihat shock, ia tidak mengharapkan pertanyaan ini. “Kyuhyun-ah.”

 

Kyuhyun : “Kenapa anda tidak menyelamatkan kakak saya tapi justru menyelamatkan saya? Kakak saya lebih kuat dan pintar daripada saya, jika anda menyelamatkan kakak saya, orang-orang akan merasa lebih bahagia. Meskipun saya tidak bisa mengingatnya, tapi ibu dan ayah juga pasti akan merasa senang.”

 

Direktur Park berusaha menghibur dan mengubah cara berpikir Kyuhyun : “Bukan seperti itu.” Kyuhyun : “Tidak, Saya tahu anda menyelamatkan saya karena saya memiliki kemampuan istimewa dan anda ingin saya menjadi dokter seperti anda.” Direktur Park : “Sudah kubilang bukan seperti itu.”

 

Kyuhyun merasa bersalah dan berkata : “Seharusnya saya yang pergi ke surga saat itu. Kakak seharusnya tetap hidup.” Direktur Park akhirnya mengatakan alasannya : “Alasan kenapa aku menyelamatkanmu.. apa kau benar-benar ingin tahu? Karena kesempatan hidupmu lebih tinggi dibanding kakakmu. Dari nafas dan denyut jantungmu, kau memiliki kesempatan hidup lebih tinggi. Kalau kakakmu memiliki kesempatan hidup lebih tinggi, aku pasti akan menyelamatkan kakakmu. Karena.. aku seorang dokter.”

 

Kyuhyun berjalan pulang dan minum soju sendirian di depan toko. Sudah beberapa botol tapi Kyuhyun tidak kelihatan mabuk. Di lain sisi, Direktur Park juga tampak tertekan di kantornya, ia menenggelamkan wajahnya di tangannya lalu menangis.

 

Siwon mengantar Sooyoung pulang dan berterima kasih karena mau menemaninya hari ini. Sooyoung bercanda dan berkata : “Saya harus selalu tampil baik di depan boss.” Tapi Siwon serius : “Aku benar-benar berterima kasih karena kau selalu ada di sisiku.” Sooyoung mengangguk lalu tersenyum. Siwon juga tersenyum lalu berjalan untuk pulang.

 

Sooyoung jalan ke apartemennya dan tak sengaja melihat Kyuhyun duduk terpuruk di depan pintu pagar. Sooyoung : “Cho Kyuhyun? Apa kau minum lagi?” Beberapa saat kemudian, Sooyoung sudah mendengar cerita Kyuhyun dan ia menghiburnya : “Jangan terlalu stress memikirkannya, Direktur telah membuat keputusan yang tepat saat itu.”

 

Kyuhyun tahu kalau Direktur tidak memiliki pilihan lain. Tapi ia merasa semakin sedih untuk kakaknya. Kyuhyun : “Hyung masuk ke dalam tambang karenaku. Dia tidak bisa mengenakan respirator/alat bantu pernafasan juga karenaku.”

 

Sooyoung merangkul Kyuhyun : “Kau jangan berpikir seperti itu lagi. Di dunia ini ada banyak hal yang tidak bisa kita kendalikan, kita ini dokter kan? Nanti kau akan mengalami hal-hal seperti ini lagi. Kau ingat pengalamanku saat kehilangan Min Hee di meja operasi kan? Kyuhyun-ah, kau hanya perlu melakukan yang terbaik untuk membayarnya dan bekerja sekeras mungkin agar kau bisa tetap hidup. Jika kau baik dan menyembuhkan anak-anak, maka itu cukup untuk membayarnya.”

 

Kyuhyun menangis : “Tetap saja, itu tidak mengubah kenyataan kalau kakak benar-benar bernasib malang. Sepertinya akan lebih baik kalau saya tidak pernah dilahirkan di dunia ini. Sehingga Direktur tidak perlu mengalami banyak masalah, dan kakak tidak perlu pergi ke surga. Ini semua memang karenaku.”

 

Sooyoung memegang kedua pipi Kyuhyun dan menghadapkan wajah Kyuhyun ke arahnya : “Siapa yang bilang kalau kau ini seperti anak-anak? Penyesalanmu ini adalah hal yang tidak bisa dilakukan anak-anak.” Sooyoung menghapus air mata Kyuhyun : “Kau menyalahkan diri sendiri karena kau menyayangi mereka, bahkan orang dewasa juga jarang melakukannya.” Kyuhyun menangis lagi. Kyuhyun : “Saya.. yang terburuk.” Sooyoung : “Tidak, itu jelas tidak benar.”

 

Sooyoung juga menangis, lalu menarik Kyuhyun agar menyandarkan kepalanya ke bahu Sooyoung : “Kau.. adalah orang yang sangat baik.” Kyuhyun menangis sesenggukan. Sooyoung bahkan terus di samping Kyuhyun sampai Kyuhyun tertidur. Sooyoung membelai rambut Kyuhyun.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Direktur Park bertemu dengan Siwon. Ia mengatakan rencana Kang Hyun Tae untuk mengubah RS Seongwon menjadi RS khusus anak yang mengutamakan keuntungan. Kang Hyun Tae itu seperti perwakilan dari pihak yang ingin mengambil alih RS. Kang Hyun Tae juga minta Direktur Park untuk tetap ada di RS setelah perubahan status RS Seongwon. Ini adalah rencana untuk mempertahankan Siwon sebagai Direktur pusat bedah anak. Pihak yang ingin mengambil alih RS ini membutuhkan dokter yang memiliki pengaruh secara moral dan juga keahlian akademis tinggi.

 

Siwon baru mengerti rencana Kang Hyun Tae secara utuh. Siwon tampak menyesal : “saya tidak tahu itu dan saya..” Direktur Park : “Kenapa? Apa dia juga memberikan penawaran kepadamu?” Siwon menjelaskan : “Dia tidak memberikan seluruh rencananya dan saya menerima permintaan untuk mencari sebanyak mungkin dokter bedah anak yang terkenal dan bagus di seluruh negeri ini.”

 

Direktur Park mengerti : “Kang Hyun Tae pasti akan membangun database, sehingga membutuhkan bantuanmu.” Siwon mengaku : “Saya menerima tawarannya karena awalnya saya berpikir ini akan berguna untuk pengembangan bagian bedah anak. Tapi ada sesuatu yang membuatnya ragu, jadi saya berhenti.”

 

Direktur Park tanya : “Apa yang membuatmu ragu?” Siwon menjelaskan rencana Kang Hyun Tae yang ingin mempertahankan Cho Kyuhyun di RS ini dan memanfaatkannya untuk daya tarik publik. Sebagai seorang dokter spesialis anak yang sudah mengalahkan kekurangannya. Direktur Park mengerti : “Jadi itu sebabnya dia berpura-pura sangat peduli pada Kyuhyun. Dia bukan orang yang baik. Aku memutuskan untuk menunggu, karena aku belum melihat ada pergerakan.”

 

Siwon tanya apa Presdir Kim Taeyeon sudah tahu. Direktur Park membenarkan dan minta Siwon mengatakan hal ini pada Tiffany. Siwon diam saja. Direktur Park berterima kasih karena akhirnya Siwon bersedia menerima Kyuhyun secara resmi. Direktur : “Dia bukan lagi muridku, tapi muridmu. Ajari dia dengan caramu.”

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Ayah-Ibu Shi On memutuskan untuk mengadopsi Eun Ok. Eun Ok dan Shi On juga sudah semakin sehat dan sudah waktunya pulang. Terlihat Kyuhyun dan semuanya melepas mereka. Kyuhyun meminta Eun Ok untuk patuh pada orang tua angkatnya. Eun Ok menangis, ia menyentuh pipi Kyuhyun, dan berkata dengan terbata : “Dok..ter..saya menyayangimu.” Kyuhyun tersenyum membalasnya : “Aku juga menyayangi Eun Ok.” Kyuhyun menghapus air mata Eun Ok dengan jarinya.

 

Sooyoung mengucapkan terima kasih pada ibu Shi On, tapi ibu Shi On berkata, ia yang justru belajar banyak hal dari kejadian ini. Shi On juga mengucapkan terima kasih pada kedua dokter, wajahnya terlihat ceria dan sehat. Kyuhyun berkata kalau ia ingin mendengar nyanyian Shi On lagi setelah suaranya pulih. Shi On setuju. Orang tua Shi On membungkuk pada semuanya untuk berpamitan. Sampai-sampai Perawat Jo meneteskan air matanya karena terharu.

 

Mereka berjalan kearah lift. Sooyoung dan Kyuhyun melepas keluarga baru itu. Kyuhyun melambai dengan senyumannya pada kedua anak itu.

 

Begitu pintu lift tertutup, Sooyoung langsung mengalungkan tangannya di leher Kyuhyun sambil bercanda : “Aigoo, kau sudah membuat pencapaian besar, Dr. Cho Kyuhyun.” Kyuhyun terlihat gugup luar biasa, jantungnya mulai “berdisko” lagi. Kyuhyun langsung berusaha melepaskan diri dari Sooyoung dan kemudian lari menjauh.

 

Kyuhyun bersembunyi di sudut favoritnya sambil menenangkan diri. “Jantungku… jantungku..”

 

Soojung melihatnya dan langsung mengejutkan Kyuhyun. Soojung sadar, kalau Kyuhyun berdebar-debar lagi : “Apa dokter sudah mengatakan perasaan dokter pada gadis itu? Dokter sudah memujinya secara tidak langsung dan ia tidak bereaksi?” Kyuhyun membenarkan. Soojung akhirnya memberi saran : “Apapun yang terjadi, dokter harus mengakui perasaan dokter pada gadis itu. Pakailah baju yang rapi dan bagus, bawakan juga dia setangkai mawar.”

 

Kyuhyun ragu : “Tidak mau, aku takut. Bagaimana kalau aku ditolak?” Soojung tetap minta Kyuhyun melakukannya : “Jangan ditahan. Setidaknya itu akan membuat dokter merasa lebih lega. Kalau dokter tidak mau, dokter bisa mati karena sakit cinta.” Kyuhyun berkata dengan polosnya : “Sakit cinta itu bukan penyakit sebenarnya. Tidak ada nama penyakit seperti itu” Soojung : “Bukan itu maksudku. Tapi siapa gadis itu?” Tapi Kyuhyun tidak mau mengatakannya pada Soojung.

 

Soojung mencoba membujuk Kyuhyun, kalau ia tidak mengatakan namanya, maka Soojung tidak mau memberikan nasihat untuk Kyuhyun lagi soal cinta. Kyuhyun akhirnya setuju menulis nama “gadis” itu di kertas. Kyuhyun memunggungi Soojung dan menulis sesuatu, lalu memberikan kertas itu sebelum Kyuhyun lari. Soojung membukanya, ternyata isinya : “Aku tidak akan mengatakannya padamu!”

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Siwon menemui Kang Hyun Tae. Ia sudah tahu niat Kang dan minta Kang Hyun Tae meninggalkan RS ini. Siwon : “Kami yakin RS ini tidak akan apa-apa, meskipun anda meninggalkan kami begitu saja.” Kang Hyun Tae tampak santai menanggapinya : “Anda mengatakan ini seolah saya sudah melakukan dosa besar Profesor.”

 

Siwon berkata : “RS Seongwon tidak akan berubah.” Kang Hyun Tae : “Sayang sekali, padahal saya ingin memberikan bantuan untuk Direktur dan anda.” Siwon merasa itu tidak perlu dan tidak berharap bertemu dengan Kang Hyun Tae lagi. Siwon tanya satu hal lagi : “Apa GM Hwang Tiffany mengetahui rencana ini?” Kang Hyun Tae : “GM Hwang?” Siwon sadar kalau Tiffany pasti sudah tahu. Ia memaksakan senyumannya dan berkata : “Lupakan saja.” Siwon membungkuk lalu keluar dari kantor Kang Hyun Tae.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Di koridor RS, Siwon bertemu Kyuhyun. Ia minta Kyuhyun ikut dengannya. Siwon memberikan file berisi dokumen-dokumen untuk setiap tesis yang diajukan pada Akademi Bedah Anak sejak tahun 1985. Siwon minta Kyuhyun mempelajari dan menghafalnya secepat mungkin.

 

Kyuhyun terkejut : “uh.. apa?” Siwon : “Setelah mengingatnya dengan seksama, datanglah untuk ku uji per-bab. Metode ujiannya tidak sesederhana seperti mengingat saja, tapi kau harus menjawab pertanyaanku berdasarkan fakta-fakta ini. Tingkat kesulitannya, tentu saja paling tinggi. Kalau kau gagal menjawab pertanyaan, kau akan kena hukuman.” Kyuhyun terbata-bata : “Hu-hukuman, kata anda?”

 

Siwon : “Kau dilarang masuk ke ruang operasi meskipun hanya mengamati atau mencuci tangan.” Kyuhyun : “P-Pr-Profesor, saya yakin soal mengingat, tapi jika anda membuat Jjambong (mie seafood campur, tapi maksudnya jika Siwon mencampur semua materi dan mengetes Kyuhyun. Hehe)” Siwon menahan senyumnya : “Kau bagus soal Jjambong. Menyerah saja kalau kau tidak sanggup.” Siwon ingin mengambil file-filenya lagi, tapi Kyuhyun menahannya : “Saya.. saya akan melakukannya.” Siwon : “Ambillah.” Kyuhyun membungkuk lalu berjalan keluar. Siwon tersenyum geli, ia sukses mengerjai Kyuhyun yang polos. Wkwk

 

Kyuhyun meletakkan tumpukan hardisk itu di depan rekan-rekannya dan memandangnya dengan tatapan sedih. Semua geleng kepala : “ini benar-benar tidak manusiawi. Ada berapa terabyte isi semua ini? Ini terlihat sulit bahkan untuk asisten profesor.” Il Kyu setengah menyindir : “Tapi itu bukan masalah untuk manusia super Cho Kyuhyun.” Sun Joo berkata : “Aku ingin muntah hanya dengan memikirkannya saja.” Kyuhyun juga berkata sama : “Aku juga merasa akan muntah. Ini seperti lari cepat 100 m, setelah makan 3 gulung kimbap.”

 

Donghae geli mendengarnya dan menepuk bahu Kyuhyun : “hei, ayolah. Kau tahu kau bisa melakukannya.” Sun Joo juga memberi semangat : “Kami akan mendukungmu senior. fighting!”

 

Terlihat Sooyoung dan Siwon baru saja menyelesaikan sebuah operasi, Sooyoung juga sudah mendengar tugas mustahil yang diberikan Siwon pada Kyuhyun, bahkan ia juga tidak pernah menerima tugas seperti itu. Siwon tersenyum dan berkata ia juga tidak sanggup jika mendapat tugas seperti ini. Sooyoung tersenyum lebar : “Berarti anda percaya pada kemampuan Cho Kyuhyun kan? Seperti yang sudah kuduga, anda memang pria hebat.” Siwon : “Ini baru permulaan saja.”

 

Ibu mertua Yuri ternyata serius dengan ancamannya. Ia mengirim pengacara untuk mengurus perceraian Yuri dengan putranya. Sooyoung dan Prof Min terlihat stress menghadapi kegilaan ini. Tapi Yuri sendiri terlihat tenang. Ia tidak akan membahasnya lagi dengan ibu mertuanya, karena pasti tidak akan didengar.

 

Para dokter juga minta Yuri berdiskusi dengan suaminya dulu. Tapi Yuri juga merasa itu akan percuma, komunikasinya dengan suaminya juga sudah berakhir. Yuri membubuhkan stempelnya di surat cerai itu. Pengacara itu menerimanya lalu pergi. Yuri hanya minta kedua dokter segera menjadwalkan operasinya.

 

Para dokter memeriksa kondisi jantung Yuri dan sepakat kalau kondisinya semakin baik. Paling tidak untuk saat ini. Siwon tanya pendapat Prof Min. Prof Min setuju dan mereka harus segera mengoperasi Yuri. Kalau tidak mereka tidak tahu kondisi yang sebenarnya, ia memutuskan untuk melakukan operasi besok pagi. Siwon juga setuju, ia minta Sooyoung menyiapkannya. Sooyoung mengerti dan segera pergi.

 

Kyuhyun duduk belajar sendirian di ruangan dokter jaga. Kyuhyun teringat dengan semua perhatian Sooyoung kepadanya, terutama saat Sooyoung memeluknya. Kyuhyun menghela nafas.

 

Sooyoung muncul di dekat Kyuhyun. Sooyoung ingin melihat apa yang dipelajari Kyuhyun dan tampak kagum dengan tingkat kesulitan tesis itu. Kyuhyun jelas kelihatan tidak nyaman dengan kondisi itu.. haha

 

Sooyoung tanya : “Apa kau yakin bisa menguasai materi tesis ini?” Kyuhyun terlihat grogi sekali, sampai tidak bisa menjawab pertanyaan Sooyoung. Sooyoung bermain-main dan menirukan gaya Kyuhyun : “Ppali-ppali jawab aku!” Kyuhyun : “Ss..saya yakin bisa menguasainya.”

 

Sooyoung geli dan merangkul leher Kyuhyun, membuat Kyuhyun semakin grogi. Sooyoung tampak gembira dan berkata : “Prof Choi Siwon sudah menganggapmu sebagai muridnya, jadi kau harus percaya diri dan jangan mudah ditekan, ok?” Kyuhyun diam saja. Sooyoung tersenyum sambil mengacak rambut Kyuhyun. Sooyoung akan pulang lebih dulu, ia minta Kyuhyun untuk mempelajari materi operasi untuk Kwon Yuri dan bayinya besok. Sooyoung : “Kerjakan tugasmu, ok?” Sooyoung lalu beranjak pergi.

 

Kyuhyun duduk menenangkan diri di tempat favoritnya. Ia mengeluarkan stetoskop dan memeriksa jantungnya sendiri. Kyuhyun teringat kata-kata Soojung dan menghela nafas. Wow..  Sepertinya Kyuhyun akan melakukan pengakuan!

 

Malamnya, Sooyoung terlihat sedang sibuk mempelajari kasus operasi untuk Yuri dan bayinya. Sementara Kyuhyun sibuk menyeterika setelan sambil berlatih mengungkapkan perasaannya. Kyuhyun memandang lukisan kakaknya : “Hyung-ah tolong bantu aku.”

 

Tak lama setelah itu kini kita lihat Kyuhyun sudah berdiri di depan apartemen Sooyoung. Sooyoung bengong melihat Kyuhyun yang rapi dan salah satu tangannya disembunyikan di balik punggung. Sooyoung : “Kau mau pergi ke pesta? kenapa kau berpakaian rapi sekali malam-malam seperti ini?” Kyuhyun bingung menjawabnya. Sooyoung mengajak Kyuhyun masuk : “Ayo ..masuk saja.”

 

Sooyoung berbalik ke dalam, ia tidak melihat saat Kyuhyun mengeluarkan bunga mawar dari balik puggungnya. Tapi Kyuhyun kelihatan gugup sekali dan menyembunyikan bunganya lagi. Tapi akhirnya ia memberikan bunga itu pada Sooyoung. Sooyoung terkejut, tapi ia tersenyum dan mengambil bunganya : “Hei, kau ingin minta sesuatu padaku ya?”

 

Kyuhyun tidak bisa menjawab. Sooyoung memotongnya dan berkata akan memberikan semua permintaan Kyuhyun : “Ayo katakan saja.” Kyuhyun : “Dok..dokter..” Sooyoung : “Ini benar-benar membuatku frustasi, ayo cepat katakan saja.” Kyuhyun : “Apa anda sudah makan malam?” Sooyoung : “Sudah.” Kyuhyun langsung cemberut. Kyuhyun tidak tahu mau omong apa lagi, ia malah komen soal wallpaper dan selimut Sooyoung. Sooyoung makin bingung : “Kau ini kenapa? katakan padaku.”

 

Kyuhyun garuk-garuk kepala, ia terlihat bingung. Sooyoung menggoncang bahu Kyuhyun dengan geli setengah tidak sabar : “Ada apa denganmu?” Kyuhyun : “Tidak ada, saya hanya mampir. Anda tahu saya tidak bisa berbohong. Hehehe..” Sooyoung masih belum percaya, ia mengetok kepala Kyuhyun : “Lalu kenapa mengenakan baju serapi ini?” Kyuhyun bohong : “Kadang di hari Senin malam, saya berdandan seperti ini. Ini hobi saya(?).” Sooyoung : “Hobimu lumayan istimewa.” Kyuhyun tidak tahan, lalu cepat-cepat berpamitan dan kabur. Sooyoung berusaha mencegah tapi Kyuhyun tetap pergi. Kyuhyun pulang dan langsung duduk di tempat tidurnya. Kyuhyun menenggelamkan wajahnya ke dalam bantal.

 

Sooyoung memandang bunga mawarnya dan tersenyum.

 

-Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11-

 

Paginya, Kyuhyun mencoba menghindari Sooyoung. Sooyoung yang sadar kalau ia dihindari, lalu langsung mengejar Kyuhyun. Sooyoung : “Dr. Cho! Apa kau melakukan kesalahan padaku? Kau menghindariku terus. Aigoo.. Pria ini” Sooyoung mulai curiga : “Jelas terjadi sesuatu. Kau berbeda sejak semalam.” Kyuhyun gugup sekali, seperti anak kecil yang ketahuan berbuat salah.

 

Kyuhyun minum jusnya untuk menenangkan diri, ia menggeleng : “Tidak ada yang salah.” Sooyoung mengancam Kyuhyun : “Kalau nanti ketahuan, kau akan kena masalah dua kali lebih besar!” Kyuhyun : “Benar-benar bukan seperti itu.” Sooyoung : “Baiklah. Aku hanya ingin segera menyelesaikan operasi Kwon Yuri dan bayinya dengan baik, agar ibu dan anak selamat dan sehat semuanya. Mengerti?” Kyuhyun mengangguk : “Ya.” Sooyoung mengulurkan kepalan tangannya dan keduanya tos.

 

Siwon, Prof Min, Sooyoung dan Kyuhyun pergi menemui Yuri. Siwon meminta Yuri tidak perlu cemas : “Operasinya pasti akan berjalan lancar.” Yuri mulai menangis. Sooyoung menghiburnya : “Jangan menangis, sebentar lagi kau akan melihat bayimu yang cantik.” Yuri : “Saya minta satu hal, jika terjadi sesuatu padaku dan bayiku, anda harus janji untuk menyelamatkan bayi saya. Saya mohon.” Prof Min minta Yuri tidak berpikir seperti itu : “Tenangkan pikiranmu, ok?”

 

Siwon dan Prof Min mengumpulkan kedua tim mereka. Semuanya membahas kondisi Yuri dan bayinya. Prof Min : “Kalian semua sudah tahu kalau pembedahannya akan sangat sulit. Karena banyaknya hal-hal yang tidak kita ketahui. Kita hanya memiliki waktu kurang dari 15 menit. Jika kita melakukannya lebih dari 15 menit, maka nyawa ibu dan bayi ada dalam bahaya. Jadi tolong fokus.”

 

Siwon menggoda Prof Min untuk meredakan ketegangan : “Ini pertama kalinya saya melihat senior tegang sejak hari pernikahan anda.” Prof Min jadi tersenyum, semua dokter tersenyum dan suasana sedikit mencair. Para dokter lalu berjalan ke ruang operasi.

 

Siwon dan Prof Min masuk bersama tim mereka ke ruang operasi. Di bagian atas sudah menunggu Chief Go dan Chief bagian Ob/Gyn.  Prof Min minta scalpel : “Kita akan mengeluarkan bayinya.” Prof Min melakukan irisan pertama, lalu minta Dr. Jung menyiapkan intubasi untuk bayinya. Siwon : “Mulai penghitungan waktu!” Hong Gil Nam menyalakan timer digital untuk memberi petunjuk lama operasi. 15 menit.

 

Dr. Jung mulai bekerja membuat jalan nafas untuk bayi itu. Dr. Jung kesulitan membuat jalan nafas untuk bayi itu. Dr. Jung tampak tegang : “Sepertinya lehernya semakin membengkak dibandingkan dengan hasil sonogram kemarin. Berbeda sekali dengan hasil MRI yang kita ambil kemarin.”

 

Siwon maju untuk menanganinya. Sooyoung tampak heran : “Baru satu atau dua hari lalu, tidak mungkin bisa membengkak secepat itu.”

 

Kyuhyun : “Itu karena pendarahan di dalam. Ini karena pengaruh shock karena serangan jantung sang ibu, sehingga menyebabkan pendarahan di dalam lymphangioma/tumor yang menyebabkan ukurannya membesar.”

 

Siwon merasa Kyuhyun benar. Dr. Jung berkata ia tidak bisa melihat ke dalam karena rongga nafas bayi tertekan dan pipa intubasi tidak bisa masuk dengan baik.

 

Siwon ingin mencobanya : “Ambilkan stylet.” Siwon akan melakukannya di tengah waktu yang semakin menipis, kurang dari 7 menit. Prof Min ingin melakukan tracheotomy (membuat jalan nafas dari luar, dengan membuat irisan.) Perawat lapor : “Saya rasa sang ibu mulai pendarahan.” Prof Min tegang sekali : “Tolong cepat Prof Choi.” Siwon minta bantuan Sooyoung untuk menahan kepala bayi itu. Sooyoung dan Donghae beranjak ke sisi seberang meja operasi untuk mulai menahannya.

 

Siwon siap membuat irisan untuk jalan nafas. Tapi Kyuhyun memperingatkan : “Mungkin tumor di dalam itu menekan saluran nafas.” Chief Go dan dokter yang lain juga terlihat sangat tegang. Siwon mengecek leher bayi itu, ia merasa bengkaknya semakin besar, ini diluar perkiraannya. Sooyoung : “Lalu, tracheotomy-nya?” Kyuhyun : “Tidak bisa dilakukan. Anda tidak bisa melakukan tracheotomy.”

 

Kondisi Yuri dalam bahaya. Semua dokter panik. Pendarahan sang ibu semakin parah, sangat berbahaya kalau dilanjutkan. Perawat : “Denyut nadi 120, tekanan darah turun dari 90 ke 60. Pasien dalam bahaya!” Prof Min : “Kita tidak bisa menunda kontraksi rahim, cepat ambilkan RBC pack! (Red Blood Cell transfusion pack)

 

Sooyoung tanya apa mereka bisa melakukan tracheotomy dari sisi lain. Kyuhyun : “Tidak. Tidak bisa.” Siwon : “Tidak peduli dimanapun kau melakukan irisan, bayi ini bisa meninggal karena pendarahan yang berlebihan.”

 

Waktu tinggal 4 menit lagi, dan terus berdetak, 3:59..3:58..3:57..

 

Semua melihat ke arah Siwon. Siwon menatap bayi di tangannya dan Yuri. Siwon memejamkan mata. Prof Min memanggilnya : “Prof Choi Siwon!” Terlihat Siwon memeras otaknya.

 

-TBC (To be Continue)-

 

See you next part ^^ Don’t Forget to RCL guys.. Read, Coment and Like

2 thoughts on “[SERIES] Good Doctor (Kyuyoung Version) Part 11

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s